JAKARTA, Cobisnis.com – NCAA memastikan tidak akan mengubah hasil pertandingan kontroversial antara Michigan dan Western Michigan yang berlangsung akhir pekan lalu.
Keputusan itu muncul setelah Mid-American Conference (MAC) mengajukan banding resmi. MAC meminta NCAA mengakui Western Michigan sebagai pemenang pertandingan tersebut.
Namun, NCAA langsung menolak permintaan tersebut. Organisasi itu mengacu pada aturan resmi sepak bola perguruan tinggi yang menyatakan hasil pertandingan menjadi final setelah wasit menyatakan laga berakhir.
“Ketika wasit menyatakan pertandingan berakhir, skor bersifat final,” kata NCAA dalam pernyataannya kepada CNN.
Kontroversi bermula pada laga yang dimenangkan Michigan dengan skor 13-12. Wolverines meraih kemenangan lewat umpan Hail Mary pada detik terakhir dari quarterback Bryce Underwood kepada JJ Buchanan.
Sebelumnya, banyak pihak menilai pertandingan seharusnya sudah berakhir satu permainan lebih awal. Saat itu, Underwood melepaskan umpan panjang ke area end zone yang jatuh tidak sempurna.
Meski begitu, ofisial pertandingan mengembalikan satu detik ke papan waktu setelah meninjau tayangan ulang. Keputusan tersebut memberi Michigan satu kesempatan tambahan untuk menjalankan permainan terakhir.
Setelah itu, Michigan memanfaatkan peluang tersebut dengan mencetak touchdown penentu kemenangan. Keputusan itu langsung memicu perdebatan luas di kalangan penggemar dan pengamat sepak bola kampus.
Sementara itu, MAC menilai kru replay Big Ten tidak mengikuti protokol yang berlaku. Konferensi tersebut berargumen bahwa tambahan satu detik tidak seharusnya diberikan. Karena itu, MAC meminta NCAA dan College Football Playoff mempertimbangkan Western Michigan sebagai pemenang untuk kepentingan penilaian dan peringkat.
Namun, NCAA menegaskan aturan yang berlaku tidak menyediakan mekanisme untuk membatalkan hasil pertandingan yang sudah dinyatakan selesai. Dengan keputusan itu, kemenangan Michigan tetap tercatat secara resmi.













