• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, March 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Miris! Omset UMKM Terjun Bebas di Masa Pemilu, Ternyata Banyak Parpol Impor Atribut Kampanye

Saeful Imam by Saeful Imam
January 9, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Miris! Omset UMKM Terjun Bebas di Masa Pemilu, Ternyata Banyak Parpol Impor Atribut Kampanye

Ternyata banyak parpol yang order atribut ke luar negeri

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop-UKM) menyampaikan bahwa beberapa partai politik telah melakukan pembelian atribut kampanye seperti baliho, kaus, kemeja, jaket, dan topi dari luar negeri alias barang impor. Yulius, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, mengungkapkan bahwa pembelian atribut ini dilakukan melalui transaksi e-commerce.

“Pada pemilu sebelumnya, sekitar 5 atau 10 tahun lalu, terjadi banyak pembelian barang-barang dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, sekarang, permintaan itu beralih ke e-commerce. Barangnya berasal dari luar negeri dan dijual dengan harga yang rendah,” ungkapnya dalam jumpa pers di Jakarta pada hari Senin, tanggal 8 Januari 2024.

“Ibaratnya, pembelian dilakukan secara online, misalnya barang dari China, kemudian dicetak dengan gambar lambang Garuda,” tambahnya. Yulius menjelaskan bahwa atribut kampanye tersebut dijual dengan harga yang sangat murah di platform e-commerce. “Seperti kaus, misalnya, dihargai sekitar Rp 8.000. Hal ini sangat merugikan UMKM,” jelasnya.

Dampaknya, lanjut Yulius, menyebabkan penurunan omzet UMKM. Ia menjelaskan bahwa UMKM biasanya mengalami lonjakan penjualan yang signifikan dari atribut kampanye setiap kali ada momentum pemilu. Namun, pada Pemilu 2024 ini, meskipun terjadi peningkatan, namun tidak sebesar sebelumnya.

“Dalam periode Pemilu sebelumnya, seperti pada tahun 2019, penjualan terasa lebih baik daripada saat Pemilu kali ini. Meskipun ada permintaan, namun tidak sesibuk dan sebesar sebelumnya. Penjualan turun sekitar 40-90 persen,” ungkapnya.

Pengalaman serupa diakui oleh Dodi, seorang pedagang di Pasar Tanah Abang. Menurutnya, pada periode pemilu sebelumnya, ia bisa mendapatkan omzet sekitar Rp 20 juta per hari. Namun, pada momentum pemilu saat ini, omzetnya merosot menjadi hanya sekitar Rp 2 juta per hari. “Memang tergantung dari pesanan, biasanya kami menerima pesanan baliho, kaus, kemeja, jaket, topi. Namun saat ini sepinya, penurunan rata-rata mencapai 90 persen,” ungkap Dodi.

Tags: omset umkmomset umkm anjlokumkn alam cobaan berat

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Ilustrasi industri tekstil

KSPN Sesalkan Kerja Sama PSSI dengan Kelme, Soroti Nasib Industri Tekstil Nasional

March 14, 2026
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Kenapa Jakarta Terasa Lebih Panas? Ini Penjelasan BMKG

Kenapa Jakarta Terasa Lebih Panas? Ini Penjelasan BMKG

March 15, 2026
CEO Baru Disney Pimpin Transformasi Besar Taman Hiburan Global

CEO Baru Disney Pimpin Transformasi Besar Taman Hiburan Global

March 14, 2026
Pasangan Pengantin Terjebak di Maladewa Setelah Perang Pecah dan Gagal Pulang

Pasangan Pengantin Terjebak di Maladewa Setelah Perang Pecah dan Gagal Pulang

March 14, 2026
Pulau Kharg Jadi Titik Kritis Industri Minyak Iran di Tengah Konflik

Pulau Kharg Jadi Titik Kritis Industri Minyak Iran di Tengah Konflik

March 14, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved