• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Miris! Omset UMKM Terjun Bebas di Masa Pemilu, Ternyata Banyak Parpol Impor Atribut Kampanye

Saeful Imam by Saeful Imam
January 9, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Miris! Omset UMKM Terjun Bebas di Masa Pemilu, Ternyata Banyak Parpol Impor Atribut Kampanye

Ternyata banyak parpol yang order atribut ke luar negeri

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop-UKM) menyampaikan bahwa beberapa partai politik telah melakukan pembelian atribut kampanye seperti baliho, kaus, kemeja, jaket, dan topi dari luar negeri alias barang impor. Yulius, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, mengungkapkan bahwa pembelian atribut ini dilakukan melalui transaksi e-commerce.

“Pada pemilu sebelumnya, sekitar 5 atau 10 tahun lalu, terjadi banyak pembelian barang-barang dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, sekarang, permintaan itu beralih ke e-commerce. Barangnya berasal dari luar negeri dan dijual dengan harga yang rendah,” ungkapnya dalam jumpa pers di Jakarta pada hari Senin, tanggal 8 Januari 2024.

“Ibaratnya, pembelian dilakukan secara online, misalnya barang dari China, kemudian dicetak dengan gambar lambang Garuda,” tambahnya. Yulius menjelaskan bahwa atribut kampanye tersebut dijual dengan harga yang sangat murah di platform e-commerce. “Seperti kaus, misalnya, dihargai sekitar Rp 8.000. Hal ini sangat merugikan UMKM,” jelasnya.

Dampaknya, lanjut Yulius, menyebabkan penurunan omzet UMKM. Ia menjelaskan bahwa UMKM biasanya mengalami lonjakan penjualan yang signifikan dari atribut kampanye setiap kali ada momentum pemilu. Namun, pada Pemilu 2024 ini, meskipun terjadi peningkatan, namun tidak sebesar sebelumnya.

“Dalam periode Pemilu sebelumnya, seperti pada tahun 2019, penjualan terasa lebih baik daripada saat Pemilu kali ini. Meskipun ada permintaan, namun tidak sesibuk dan sebesar sebelumnya. Penjualan turun sekitar 40-90 persen,” ungkapnya.

Pengalaman serupa diakui oleh Dodi, seorang pedagang di Pasar Tanah Abang. Menurutnya, pada periode pemilu sebelumnya, ia bisa mendapatkan omzet sekitar Rp 20 juta per hari. Namun, pada momentum pemilu saat ini, omzetnya merosot menjadi hanya sekitar Rp 2 juta per hari. “Memang tergantung dari pesanan, biasanya kami menerima pesanan baliho, kaus, kemeja, jaket, topi. Namun saat ini sepinya, penurunan rata-rata mencapai 90 persen,” ungkap Dodi.

Tags: omset umkmomset umkm anjlokumkn alam cobaan berat

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Harga Batu Bara Naik, Ikuti Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan Energi

Harga Batu Bara Naik, Ikuti Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan Energi

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

April 6, 2026
Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

April 6, 2026
Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

April 7, 2026
Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved