• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, May 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Meningkatnya PHK Tunjukkan Ketidakstabilan Sektor Manufaktur dan Pertumbuhan Ekonomi

Saeful Imam by Saeful Imam
October 2, 2024
in Nasional
0
Meningkatnya PHK Tunjukkan Ketidakstabilan Sektor Manufaktur dan Pertumbuhan Ekonomi

Industri manufaktur menurun drastis

JAKARTA, COBISNIS.COM – Sejumlah pakar ekonomi berpendapat bahwa melonjaknya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) menjadi indikasi bahwa sektor manufaktur dan pertumbuhan ekonomi saat ini tidak berada dalam kondisi stabil.

Berdasarkan laporan yang sebelumnya dimuat oleh Kompas.com pada Senin (30/9/2024), data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menunjukkan bahwa sebanyak 52.933 pekerja terkena PHK sepanjang periode Januari hingga 26 September 2024.

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kemenaker, Indah Anggoro Putri, menyatakan bahwa jumlah ini mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Kasus PHK tertinggi terjadi di sektor pengolahan dengan total 24.013 kasus, diikuti oleh sektor jasa dengan 12.853 kasus, serta sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang mencatat 3.997 kasus.

Jawa Tengah tercatat sebagai provinsi dengan jumlah PHK terbanyak, mencapai 14.767 kasus, disusul oleh Banten dengan 9.114 kasus, dan DKI Jakarta dengan 7.469 kasus.

Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, mengungkapkan bahwa lonjakan angka PHK ini menjadi sinyal adanya proses deindustrialisasi, atau penurunan kontribusi sektor industri terhadap perekonomian Indonesia yang terus berlanjut. Ia menjelaskan bahwa industri manufaktur tengah menghadapi tekanan berat dari produk impor yang lebih murah, sementara permintaan dalam negeri justru menurun.

Fenomena ini terlihat dari penurunan harga barang dan jasa yang terjadi selama empat bulan berturut-turut, serta berkurangnya rata-rata tabungan masyarakat. Selain itu, banyak pengusaha yang mulai kehilangan harapan dan beralih menjadi pedagang produk asing, khususnya barang-barang dari China, karena dinilai lebih menguntungkan dan memiliki risiko lebih kecil. Wijayanto menekankan bahwa kondisi ini menandakan industri manufaktur Indonesia sedang berada dalam situasi yang kritis.

Dalam kesempatan lain, Direktur Digital Celios, Nailul Huda, mengonfirmasi bahwa kinerja sektor industri manufaktur saat ini memang tidak optimal. Ia menambahkan bahwa kontribusi sektor ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) terus menurun selama satu dekade terakhir.

Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
download samsung firmware
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: manufakturphk meningkat

Related Posts

Industri Dalam Negeri Mulai Tertekan, Efek Perang Timur Tengah Makin Terasa

Industri Dalam Negeri Mulai Tertekan, Efek Perang Timur Tengah Makin Terasa

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perang di Timur Tengah mulai menekan sektor industri Indonesia, tercermin dari penurunan aktivitas manufaktur pada Maret 2026....

Kemenperin Bawa IKM Komponen Alat Angkut Masuk Rantai Pasok Industri Otomotif

Manufaktur RI Anjlok Lagi, Kemenperin: Kebijakan Trump jadi Biang Kerok

by Farida Ratnawati
June 3, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) merespons data terbaru Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Mei 2025. Data yang...

RI Gabung BRICS, Ini Dampak bagi Industri Manufaktur

RI Gabung BRICS, Ini Dampak bagi Industri Manufaktur

by Farida Ratnawati
May 21, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menilai, bergabungnya RI di dalam ekonomi BRICS akan berdampak strategis terhadap...

Menperin Agus Gumiwang: Ada Peluang Beri Insentif Mobil Listrik yang Harganya di Bawah Rp800 Juta

Menperin: Industri Manufaktur RI Bisa Capai Net Zero Emission pada 2050

by Farida Ratnawati
September 20, 2024
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut, industri manufaktur ditargetkan bisa mencapai net zero emission (NZE) pada...

Kemenperin Bawa IKM Komponen Alat Angkut Masuk Rantai Pasok Industri Otomotif

Kemenperin Berharap Pilkada 2024 Kerek Permintaan Produk Manufaktur Dalam Negeri

by Farida Ratnawati
August 29, 2024
0

JAKARTA , Cobisnis.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berharap, momentum pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 dapat meningkatkan permintaan produk manufaktur...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Fenomena Flower Moon 2026: Ini Waktu Puncak dan Cara Terbaik Menyaksikannya

Fenomena Flower Moon 2026: Ini Waktu Puncak dan Cara Terbaik Menyaksikannya

May 1, 2026
Cedera Parah, Xavi Simons Dipastikan Absen Bela Tottenham

Kapan Idul Adha 2026? Ini Perkiraan dan Jadwal Liburnya

April 28, 2026
GoTo dan Grab Tanggapi Aturan Baru Prabowo soal Komisi Ojol 8% di 2026

GoTo dan Grab Tanggapi Aturan Baru Prabowo soal Komisi Ojol 8% di 2026

May 2, 2026
Panduan Lengkap Masuk Raudhah via Nusuk, Jemaah Wajib Tahu

Panduan Lengkap Masuk Raudhah via Nusuk, Jemaah Wajib Tahu

May 2, 2026
Puting Beliung dan Hujan Es Rusak Ratusan Rumah di Jatiasih Bekasi

Puting Beliung dan Hujan Es Rusak Ratusan Rumah di Jatiasih Bekasi

May 2, 2026
Ini Daftar Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Mei 2026

Ini Daftar Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Mei 2026

May 2, 2026
Panduan Lengkap Masuk Raudhah via Nusuk, Jemaah Wajib Tahu

Panduan Lengkap Masuk Raudhah via Nusuk, Jemaah Wajib Tahu

May 2, 2026
Insiden Beruntun di Bandara Kuala Lumpur, Dua Warga Asing Terjatuh

Insiden Beruntun di Bandara Kuala Lumpur, Dua Warga Asing Terjatuh

May 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved