• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, November 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Meningkatnya PHK Tunjukkan Ketidakstabilan Sektor Manufaktur dan Pertumbuhan Ekonomi

Saeful Imam by Saeful Imam
October 2, 2024
in Nasional
0
Meningkatnya PHK Tunjukkan Ketidakstabilan Sektor Manufaktur dan Pertumbuhan Ekonomi

Industri manufaktur menurun drastis

JAKARTA, COBISNIS.COM – Sejumlah pakar ekonomi berpendapat bahwa melonjaknya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) menjadi indikasi bahwa sektor manufaktur dan pertumbuhan ekonomi saat ini tidak berada dalam kondisi stabil.

Berdasarkan laporan yang sebelumnya dimuat oleh Kompas.com pada Senin (30/9/2024), data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menunjukkan bahwa sebanyak 52.933 pekerja terkena PHK sepanjang periode Januari hingga 26 September 2024.

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kemenaker, Indah Anggoro Putri, menyatakan bahwa jumlah ini mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Kasus PHK tertinggi terjadi di sektor pengolahan dengan total 24.013 kasus, diikuti oleh sektor jasa dengan 12.853 kasus, serta sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang mencatat 3.997 kasus.

Jawa Tengah tercatat sebagai provinsi dengan jumlah PHK terbanyak, mencapai 14.767 kasus, disusul oleh Banten dengan 9.114 kasus, dan DKI Jakarta dengan 7.469 kasus.

Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, mengungkapkan bahwa lonjakan angka PHK ini menjadi sinyal adanya proses deindustrialisasi, atau penurunan kontribusi sektor industri terhadap perekonomian Indonesia yang terus berlanjut. Ia menjelaskan bahwa industri manufaktur tengah menghadapi tekanan berat dari produk impor yang lebih murah, sementara permintaan dalam negeri justru menurun.

Fenomena ini terlihat dari penurunan harga barang dan jasa yang terjadi selama empat bulan berturut-turut, serta berkurangnya rata-rata tabungan masyarakat. Selain itu, banyak pengusaha yang mulai kehilangan harapan dan beralih menjadi pedagang produk asing, khususnya barang-barang dari China, karena dinilai lebih menguntungkan dan memiliki risiko lebih kecil. Wijayanto menekankan bahwa kondisi ini menandakan industri manufaktur Indonesia sedang berada dalam situasi yang kritis.

Dalam kesempatan lain, Direktur Digital Celios, Nailul Huda, mengonfirmasi bahwa kinerja sektor industri manufaktur saat ini memang tidak optimal. Ia menambahkan bahwa kontribusi sektor ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) terus menurun selama satu dekade terakhir.

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
download lenevo firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: manufakturphk meningkat

Related Posts

Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

by Weldon Darmawan
October 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menerima Penghargaan Primaniyarta 2026, kategori Eksportir Produk Industri Manufaktur dari Kementerian...

HKI Perkuat Kerja Sama dengan China, Kantor di Shenzhen Siap Tarik Investor ke RI

HKI Perkuat Kerja Sama dengan China, Kantor di Shenzhen Siap Tarik Investor ke RI

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Upaya menarik investasi manufaktur dari China terus diperkuat. Kali ini, Himpunan Kawasan Industri atau HKI membuka kantor...

Industri Dalam Negeri Mulai Tertekan, Efek Perang Timur Tengah Makin Terasa

Industri Dalam Negeri Mulai Tertekan, Efek Perang Timur Tengah Makin Terasa

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perang di Timur Tengah mulai menekan sektor industri Indonesia, tercermin dari penurunan aktivitas manufaktur pada Maret 2026....

Kemenperin Bawa IKM Komponen Alat Angkut Masuk Rantai Pasok Industri Otomotif

Manufaktur RI Anjlok Lagi, Kemenperin: Kebijakan Trump jadi Biang Kerok

by Farida Ratnawati
June 3, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) merespons data terbaru Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Mei 2025. Data yang...

RI Gabung BRICS, Ini Dampak bagi Industri Manufaktur

RI Gabung BRICS, Ini Dampak bagi Industri Manufaktur

by Farida Ratnawati
May 21, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menilai, bergabungnya RI di dalam ekonomi BRICS akan berdampak strategis terhadap...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan, Bidik Potensi Besar Asuransi Syariah Indonesia

Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan, Bidik Potensi Besar Asuransi Syariah Indonesia

November 2, 2026
JMTB Dorong Bibit Pesepeda Usia Dini Lewat Pushbike Competition 2026

JMTB Dorong Bibit Pesepeda Usia Dini Lewat Pushbike Competition 2026

November 2, 2026
WeTV Perkuat Ekonomi Kreatif Indonesia Lewat Investasi Konten dan Talenta Lokal

WeTV Perkuat Ekonomi Kreatif Indonesia Lewat Investasi Konten dan Talenta Lokal

November 2, 2026
PLN Indonesia Power

Inovasi Biomassa PLN Indonesia Power Raih 2nd Runner-up Renewable Energy Awards 2026

November 2, 2026
Samsung dikabarkan akan menghadirkan kembali kamera bawah layar pada ponsel lipat terbarunya tahun depan, dengan tantangan kualitas foto selfie.

Samsung Siapkan Kembali Kamera Bawah Layar di HP Lipat

November 2, 2026
Sidak Koperasi Merah Putih di Jakarta, Kepala Staf Kepresidenan Pastikan Gerai Obat Tersedia

Sidak Koperasi Merah Putih di Jakarta, Kepala Staf Kepresidenan Pastikan Gerai Obat Tersedia

November 2, 2026
Usai Penggeledahan Ponpes, Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

Usai Penggeledahan Ponpes, Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

November 2, 2026
Trump dan Netanyahu dilaporkan membahas potensi serangan baru ke Iran. Pentagon disebut telah memetakan target, sementara Teheran menyiapkan respons.

Trump dan Netanyahu Bahas Opsi Serangan Baru ke Iran

November 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved