• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, May 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Mengapa Pindah Dari AS Ke Eropa Mengubah Cara Pandang Hidup Orang Amerika Ini

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 18, 2026
in Lifestyle
0
Mengapa Pindah Dari AS Ke Eropa Mengubah Cara Pandang Hidup Orang Amerika Ini

JAKARTA, Cobisnis.com – Dalam rangkuman berita perjalanan pekan ini, kami mengulas bagaimana maskapai memastikan pilot mereka bebas alkohol, apa yang sebenarnya terjadi di dalam pemandian Turki, serta alasan mengapa terjadi perlombaan global untuk mendapatkan paspor kedua.

Memulai hidup baru di Jerman dan Swedia
Kewarganegaraan ganda kemampuan menjadi warga negara lebih dari satu negara sejak lama menjadi impian banyak pelancong dan ekspatriat. Saat ini, perburuan paspor kedua semakin meningkat secara global, seiring banyak negara memperketat persyaratan. Bagi mereka yang berhasil memperoleh hak tinggal di luar negeri, baik melalui kewarganegaraan maupun visa, perpindahan ini bisa membawa perubahan besar dalam hidup.

Kate Raidt pindah bersama putranya dari Atlanta ke Jerman sekitar satu setengah tahun lalu dan menjalani proses perolehan visa yang “panjang dan menantang.” Namun, menurutnya, semua itu sepadan karena relokasi tersebut berjalan “jauh lebih baik dari yang bisa dibayangkan siapa pun.”

Kini ia tinggal di kota Ulm, Jerman selatan, dekat keindahan alam Sungai Danube dan Pegunungan Alpen Bavaria. Ia menikmati gaya hidup baru yang lebih dekat dengan alam, yang menurutnya sangat berdampak positif bagi kesehatan mental dan fisiknya.

Sementara itu, pada 2022, Arabella Carey Adolfsson asal San Diego pindah ke sebuah pulau di Swedia bersama suaminya yang berkewarganegaraan Swedia. Ia mengakui musim dingin di sana “bisa sangat berat” dan ia merindukan keluarganya di AS. “Ada bagian besar dari hidup saya yang hilang, dan sampai sekarang saya belum tahu harus menggantinya dengan apa,” ujarnya.

Pelajaran terbesar yang ia dapatkan adalah pentingnya reset mental saat beradaptasi di negara baru. “Ini soal memprogram ulang pola pikir yang selama ini kita jalani, lalu menjalankan program yang baru,” katanya.

Dry January dan budaya tanpa alkohol
Berpikir untuk mengurangi konsumsi alkohol pada 2026? Salah satu dampaknya, Anda akan lebih kecil kemungkinannya terlibat masalah di pesawat. Menurut seorang profesor kriminologi, ada satu benang merah dalam insiden penumpang bermasalah di pesawat: “Alkohol. Alkohol. Alkohol.”

Industri penerbangan sepakat bahwa penumpang mabuk adalah masalah serius. Tantangannya adalah bagaimana mengatasinya apakah dengan melarang penumpang bermasalah atau membatasi penjualan minuman beralkohol di bandara.

Bukan hanya penumpang, pilot yang berada di bawah pengaruh alkohol juga menjadi perhatian, meski kasusnya jarang terjadi. Sejumlah insiden dalam beberapa tahun terakhir membuat isu ini kembali mencuat.

Di sisi lain, pesta tanpa alkohol kini menjadi tren di kalangan anak muda di berbagai belahan dunia. Dari Korea Selatan hingga Paris, orang-orang menikmati “sober rave,” menari saat fajar di tempat-tempat seperti toko roti dan kedai kopi.

Di dalam pemandian Turki
Hamam, atau pemandian Turki, adalah ritual sosial yang telah berlangsung lebih dari seribu tahun. Di dalam ruang uap dan sabun ini, pengunjung merasakan suasana hangat dan tenang, dibersihkan oleh petugas, yang oleh para penggemarnya disebut memberi sensasi seperti terlahir kembali.

Tradisi sauna Finlandia juga telah menyebar ke luar Skandinavia dan menjadi tren kebugaran global. Berpindah dari sauna panas ke kolam air dingin dianggap bagian paling menantang dari pengalaman ini.

Orang Amerika pindah ke Cotswolds, Inggris
Tertarik pada rumah bersejarah, ketenangan, dan ritme hidup yang lebih lambat, semakin banyak warga Amerika menetap di kawasan Cotswolds, Inggris. Mereka meninggalkan kehidupan di AS demi rutinitas desa, pondok batu berwarna madu, dan kenyamanan yang sunyi.

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download lenevo firmware
Download WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: #GayaHidupBarucobisnis.comEkspatriatAmerikaPindahKeEropa

Related Posts

Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Hukum Kurban bagi yang Belum Aqiqah

Mahkamah Konstitusi: Jakarta Tetap Ibu Kota hingga Ada Keppres

by Desti Dwi Natasya
May 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mahkamah Konstitusi menegaskan Jakarta masih berstatus sebagai ibu kota negara hingga adanya keputusan presiden terkait pemindahan resmi...

Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Hukum Kurban bagi yang Belum Aqiqah

Dianggap Punah, Burung Pegar Langka Ini Dipulangkan ke Vietnam

by Desti Dwi Natasya
May 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebanyak 20 ekor burung pegar biru berjambul putih akhirnya kembali ke Vietnam setelah dipindahkan dari Berlin, Jerman,...

PLN Luncurkan Kampanye Transportasi Publik Berbasis Listrik di Jakarta

PLN Luncurkan Kampanye Transportasi Publik Berbasis Listrik di Jakarta

by Hidayat Taufik
May 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT PLN resmi meluncurkan kampanye penggunaan transportasi publik berbasis listrik di Jakarta pada Kamis, 14 Mei 2026....

Kemenhaj Tetapkan Tiga Larangan bagi Jemaah Sebelum Puncak Haji

Kemenhaj Tetapkan Tiga Larangan bagi Jemaah Sebelum Puncak Haji

by Hidayat Taufik
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah mengimbau jemaah haji Indonesia menjaga kondisi fisik menjelang puncak ibadah Armuzna 2026. Kementerian Agama Republik Indonesia...

Sinopsis Captain Phillips, Aksi Tom Hanks Hadapi Pembajak Somalia

Pastor Katolik Sebut Alien Identik dengan Aktivitas Setan

by Desti Dwi Natasya
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Misteri tentang alien dan UFO atau Unidentified Flying Object hingga kini masih menjadi perdebatan. Fenomena tersebut memunculkan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
DJP Temukan Rp 383 Triliun Harta yang Belum Dilaporkan, Pemerintah Beri Waktu Terakhir 6 Bulan

DJP Temukan Rp 383 Triliun Harta yang Belum Dilaporkan, Pemerintah Beri Waktu Terakhir 6 Bulan

May 14, 2026
Inflasi, Sanksi, dan Utang, Ini Deretan Negara dengan Mata Uang Paling Lemah di Dunia 2026

Inflasi, Sanksi, dan Utang, Ini Deretan Negara dengan Mata Uang Paling Lemah di Dunia 2026

May 14, 2026
Stok Pangan Nasional Dipastikan Aman Menjelang Idul Adha 2026

Stok Pangan Nasional Dipastikan Aman Menjelang Idul Adha 2026

May 14, 2026
Mengapa Babi Hilang dari Jazirah Arab? Ini Penjelasan Sejarah dan Ekologi

Mengapa Babi Hilang dari Jazirah Arab? Ini Penjelasan Sejarah dan Ekologi

May 14, 2026
Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Hukum Kurban bagi yang Belum Aqiqah

Mahkamah Konstitusi: Jakarta Tetap Ibu Kota hingga Ada Keppres

May 15, 2026
Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Hukum Kurban bagi yang Belum Aqiqah

Dianggap Punah, Burung Pegar Langka Ini Dipulangkan ke Vietnam

May 15, 2026
PLN Luncurkan Kampanye Transportasi Publik Berbasis Listrik di Jakarta

PLN Luncurkan Kampanye Transportasi Publik Berbasis Listrik di Jakarta

May 15, 2026
Kemenhaj Tetapkan Tiga Larangan bagi Jemaah Sebelum Puncak Haji

Kemenhaj Tetapkan Tiga Larangan bagi Jemaah Sebelum Puncak Haji

May 14, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved