• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, September 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Mengapa Pindah Dari AS Ke Eropa Mengubah Cara Pandang Hidup Orang Amerika Ini

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 18, 2026
in Lifestyle
0
Mengapa Pindah Dari AS Ke Eropa Mengubah Cara Pandang Hidup Orang Amerika Ini

JAKARTA, Cobisnis.com – Dalam rangkuman berita perjalanan pekan ini, kami mengulas bagaimana maskapai memastikan pilot mereka bebas alkohol, apa yang sebenarnya terjadi di dalam pemandian Turki, serta alasan mengapa terjadi perlombaan global untuk mendapatkan paspor kedua.

Memulai hidup baru di Jerman dan Swedia
Kewarganegaraan ganda kemampuan menjadi warga negara lebih dari satu negara sejak lama menjadi impian banyak pelancong dan ekspatriat. Saat ini, perburuan paspor kedua semakin meningkat secara global, seiring banyak negara memperketat persyaratan. Bagi mereka yang berhasil memperoleh hak tinggal di luar negeri, baik melalui kewarganegaraan maupun visa, perpindahan ini bisa membawa perubahan besar dalam hidup.

Kate Raidt pindah bersama putranya dari Atlanta ke Jerman sekitar satu setengah tahun lalu dan menjalani proses perolehan visa yang “panjang dan menantang.” Namun, menurutnya, semua itu sepadan karena relokasi tersebut berjalan “jauh lebih baik dari yang bisa dibayangkan siapa pun.”

Kini ia tinggal di kota Ulm, Jerman selatan, dekat keindahan alam Sungai Danube dan Pegunungan Alpen Bavaria. Ia menikmati gaya hidup baru yang lebih dekat dengan alam, yang menurutnya sangat berdampak positif bagi kesehatan mental dan fisiknya.

Sementara itu, pada 2022, Arabella Carey Adolfsson asal San Diego pindah ke sebuah pulau di Swedia bersama suaminya yang berkewarganegaraan Swedia. Ia mengakui musim dingin di sana “bisa sangat berat” dan ia merindukan keluarganya di AS. “Ada bagian besar dari hidup saya yang hilang, dan sampai sekarang saya belum tahu harus menggantinya dengan apa,” ujarnya.

Pelajaran terbesar yang ia dapatkan adalah pentingnya reset mental saat beradaptasi di negara baru. “Ini soal memprogram ulang pola pikir yang selama ini kita jalani, lalu menjalankan program yang baru,” katanya.

Dry January dan budaya tanpa alkohol
Berpikir untuk mengurangi konsumsi alkohol pada 2026? Salah satu dampaknya, Anda akan lebih kecil kemungkinannya terlibat masalah di pesawat. Menurut seorang profesor kriminologi, ada satu benang merah dalam insiden penumpang bermasalah di pesawat: “Alkohol. Alkohol. Alkohol.”

Industri penerbangan sepakat bahwa penumpang mabuk adalah masalah serius. Tantangannya adalah bagaimana mengatasinya apakah dengan melarang penumpang bermasalah atau membatasi penjualan minuman beralkohol di bandara.

Bukan hanya penumpang, pilot yang berada di bawah pengaruh alkohol juga menjadi perhatian, meski kasusnya jarang terjadi. Sejumlah insiden dalam beberapa tahun terakhir membuat isu ini kembali mencuat.

Di sisi lain, pesta tanpa alkohol kini menjadi tren di kalangan anak muda di berbagai belahan dunia. Dari Korea Selatan hingga Paris, orang-orang menikmati “sober rave,” menari saat fajar di tempat-tempat seperti toko roti dan kedai kopi.

Di dalam pemandian Turki
Hamam, atau pemandian Turki, adalah ritual sosial yang telah berlangsung lebih dari seribu tahun. Di dalam ruang uap dan sabun ini, pengunjung merasakan suasana hangat dan tenang, dibersihkan oleh petugas, yang oleh para penggemarnya disebut memberi sensasi seperti terlahir kembali.

Tradisi sauna Finlandia juga telah menyebar ke luar Skandinavia dan menjadi tren kebugaran global. Berpindah dari sauna panas ke kolam air dingin dianggap bagian paling menantang dari pengalaman ini.

Orang Amerika pindah ke Cotswolds, Inggris
Tertarik pada rumah bersejarah, ketenangan, dan ritme hidup yang lebih lambat, semakin banyak warga Amerika menetap di kawasan Cotswolds, Inggris. Mereka meninggalkan kehidupan di AS demi rutinitas desa, pondok batu berwarna madu, dan kenyamanan yang sunyi.

Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
online free course
download intex firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: #GayaHidupBarucobisnis.comEkspatriatAmerikaPindahKeEropa

Related Posts

ASABRI hadir di Timika, Papua Tengah, untuk memberikan edukasi manfaat program sekaligus literasi keuangan bagi prajurit TNI.

ASABRI Perluas Layanan hingga Timika, Bekali Prajurit soal Keuangan

by Rizki Meirino
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT ASABRI (Persero) memperluas akses layanan dan edukasi bagi peserta hingga wilayah Papua Tengah. Kali ini, ASABRI...

Ustadz Aa Hilman Fauzi

Aa Hilman Fauzi Ajak Keluarga Tenangkan Hati

by Rizki Meirino
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ustadz Aa Hilman Fauzi akan hadir dalam Kajian Akbar yang digelar Forkom Jamiyyah Al Azhar Summarecon Bekasi...

BNI memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026 dengan mengusung semangat 80 Tahun Melayani Sepenuh Hati dan memperkuat komitmen terhadap nasabah.

Harpelnas 2026, BNI Hadirkan Manajemen untuk Sapa Nasabah

by Rizki Meirino
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat komitmen pelayanan kepada nasabah dalam momentum Hari Pelanggan...

Suara Bising Masih Menjadi Salah Satu Keluhan Utama Tamu Hotel

Suara Bising Masih Menjadi Salah Satu Keluhan Utama Tamu Hotel

by Zahra Zahwa
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kebisingan masih menjadi salah satu keluhan utama tamu hotel. Namun, banyak hotel belum mampu mengatasi masalah tersebut...

Suara Bising Masih Menjadi Salah Satu Keluhan Utama Tamu Hotel

Deretan Penampilan Terbaik di Karpet Merah Festival Film Venesia 2026

by Zahra Zahwa
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Festival Film Venesia 2026 resmi dimulai. Ajang yang berlangsung selama 10 hari itu kembali menghadirkan deretan bintang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
GIIAS Bandung 2026 digelar 9–13 September dengan 19 merek kendaraan, termasuk lima merek baru dan yang kembali berpartisipasi.

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek Otomotif

September 3, 2026
DMS+ memaparkan roadmap scale-up 2027 bertajuk Wider, Higher, Bigger melalui ekspansi platform, vertical movie, Creator Room, My Movie, dan IP Management.

DMS+ Siapkan Roadmap Scale-Up 2027 “Wider, Higher, Bigger”

September 4, 2026
Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

September 4, 2026
Kemensos menjelaskan perubahan desil DTSEN yang dipengaruhi masuknya sekitar 12 juta data baru dari BKKBN dan telah dikoreksi melalui Volume 3.1.

Kemensos Ungkap Penyebab Desil DTSEN Berubah

September 4, 2026
ASABRI hadir di Timika, Papua Tengah, untuk memberikan edukasi manfaat program sekaligus literasi keuangan bagi prajurit TNI.

ASABRI Perluas Layanan hingga Timika, Bekali Prajurit soal Keuangan

September 4, 2026
Ustadz Aa Hilman Fauzi

Aa Hilman Fauzi Ajak Keluarga Tenangkan Hati

September 4, 2026
BNI memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026 dengan mengusung semangat 80 Tahun Melayani Sepenuh Hati dan memperkuat komitmen terhadap nasabah.

Harpelnas 2026, BNI Hadirkan Manajemen untuk Sapa Nasabah

September 4, 2026
Suara Bising Masih Menjadi Salah Satu Keluhan Utama Tamu Hotel

Suara Bising Masih Menjadi Salah Satu Keluhan Utama Tamu Hotel

September 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved