JAKARTA, Cobisnis.com – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PT PSL) mencatat kinerja operasional yang positif pada awal tahun 2026. Capaian tersebut memperkuat peran perusahaan dalam mengintegrasikan layanan pendukung pelabuhan dan pengembangan kawasan hinterland.
Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PT PSL, Retno Soelistianti, mengatakan pertumbuhan ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat konektivitas ekosistem kepelabuhanan. Perusahaan juga terus berfokus pada peningkatan efisiensi rantai logistik nasional.
Pada Triwulan I 2026, kinerja operasional lapangan penumpukan atau yard storage meningkat 8,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya volume ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya melalui Pelabuhan Kuala Tanjung.
Selain itu, bertambahnya pelayaran yang menggunakan Pelabuhan Kuala Tanjung dan kawasan pendukungnya turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan aktivitas logistik. Kondisi ini memperkuat posisi kawasan tersebut sebagai salah satu pusat distribusi penting di wilayah Sumatera.
Kinerja freight forwarding PT PSL Group juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Secara tahunan, layanan ini mencatat kenaikan sebesar 125,97 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Peningkatan tersebut ditopang oleh bertambahnya volume kegiatan multimoda yang menghubungkan Pelabuhan Belawan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, dan Pelabuhan Kuala Tanjung. Pertumbuhan industri di KEK Sei Mangkei turut mendukung peningkatan arus barang yang dilayani perusahaan.
Di sektor pengembangan kawasan, PT PSL Group terus melanjutkan pembangunan infrastruktur dasar dan utilitas di Kawasan Kuala Tanjung. Perusahaan juga mencatat peningkatan pengusahaan listrik sebesar 100,52 persen secara tahunan seiring meningkatnya aktivitas pelabuhan.
Ke depan, PT PSL akan terus mengoptimalkan layanan melalui penguatan operasional, pengembangan kawasan, konektivitas ekosistem, serta transformasi digital berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.













