• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, January 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Menangkap Peluang dari Siklus Pemulihan Ekonomi di Indonesia

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
September 6, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Menangkap Peluang dari Siklus Pemulihan Ekonomi di Indonesia

JAKARTA,Cobisnis.com – Perekonomian Indonesia saat ini menunjukkan potensi penguatan yang solid, berbeda dengan perekonomian dunia seperti Amerika Serikat, Eropa dan China yang mengalami normalisasi.

Beragam indikator ekonomi masih menunjukkan pemulihan ekonomi yang kuat hingga beberapa waktu ke depan, meski ada faktor kenaikan harga BBM bersubsidi yang berpotensi menaikkan angka inflasi.

Di tengah pemulihan ekonomi Indonesia yang masih terus berjalan, seperti apa strategi investasi yang harus diterapkan investor?

Krizia Maulana, Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) mengatakan Indonesia masih terus menunjukkan tren penguatan ekonomi hingga akhir tahun ini. Kenaikan harga BBM bersubsidi dalam jangka pendek berpotensi membuat kenaikan angka inflasi dan berpengaruh ke daya beli masyarakat. “Namun kenaikan harga BBM bersubsidi ini sebetulnya sudah diantisipasi oleh pasar. Sementara momentum pemulihan ekonomi Indonesia saat ini telah ada di level penguatan, sehingga dampak dari kenaikan telah dimitigasi,” ujar Krizia dalam release resminya di Jakarta (6/9/2022).

Dari sisi anggaran negara, kenaikan harga BBM membuat anggaran pemerintah menjadi lebih terjaga dan tepat sasaran, sehingga Indonesia masih menjadi pasar yang dilirik oleh investor asing.

Yang harus diwaspadai investor saat ini lebih ke faktor global, dimana pengetatan bank sentral yang terlalu agresif, berpotensi mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi global. Selain itu, masih belum selesainya konflik Rusia-Ukraina turut berdampak pada harga komoditas dan tekanan inflasi yang dapat mempengaruhi kebijakan moneter bank sentral global.

Kondisi makro ekonomi Indonesia yang lebih solid yang disertai dengan pertumbuhan laba perusahaan yang diperkirakan tumbuh pada laju yang sehat, diharapkan dapat mendorong pergerakan pasar saham. Dalam jangka panjang, peluang investasi di reksa dana saham jelas masih menarik. Namun di tengah situasi global yang masih volatil, ada baiknya investor melakukan diversifikasi aset dan menambah porsi kepemilikan investasi di instrumen yang memiliki tingkat korelasi rendah antar aset pada portofolionya, contohnya seperti di reksa dana campuran.
“Kenapa reksa dana campuran? Kondisi pasar yang dinamis menawarkan peluang yang menarik bagi investor. Berinvestasi pada beragam jenis kelas aset reksa dana sekaligus, seperti saham, obligasi, dan pasar uang dalam satu portofolio investasi dapat menjadi cara yang efektif untuk meraup peluang guna memacu pertumbuhan investasi kita,” ujarnya.

Reksa dana campuran memungkinkan investor untuk mendapatkan return yang lebih optimal dengan risk yang lebih terjaga.

Sebagai gambaran adalah reksa dana campuran Manulife Dana Tumbuh Berimbang (MDTB). Tak semata mengejar imbal hasil, MDTB dijaga ketat untuk memberikan tingkat fluktuasi dan imbal hasil yang lebih konsisten, yang tentunya lebih rendah dibandingkan fluktuasi portofolio investasi yang hanya fokus pada saham. MDTB memungkinkan investor untuk meraih peluang dari dua sisi, sambil meredam risiko berlebih di tengah riuh rendah gerakan pasar modal. Dalam setahun terakhir, reksa dana MDTB mencatatkan kinerja 7,91% (per akhir Juli 2022).

Pasar saham ke depannya masih memberikan peluang yang menarik. Perlu diingat juga bahwa investor sebaiknya tetap melakukan diversifikasi pada investasinya, terlebih karena masih adanya tekanan dari global. Tetap perhatikan bahwa dalam memilih portofolio investasi, investor harus menyesuaikan dengan profil risiko, tujuan investasi, dan jangka waktu investasi masing-masing.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download lava firmware
Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: cobisnis.comPemulihan ekonomiPT Manulife Indonesia

Related Posts

Bank Mandiri Salurkan 70% Dana Pemerintah, Purbaya Beri Sinyal Tambahan Stimulus

Rupiah Mendekati Rp 17.000 per Dolar AS, Purbaya Malah Soroti IHSG ATH

by Desti Dwi Natasya
January 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Nilai tukar rupiah nyaris menyentuh level Rp17.000 per dolar AS pada penutupan perdagangan Senin (19/1/2026). Meski demikian, Menteri...

Deretan Film Bioskop Februari 2026: dari Horor Mencekam hingga Animasi Keluarga

Deretan Film Bioskop Februari 2026: dari Horor Mencekam hingga Animasi Keluarga

by Desti Dwi Natasya
January 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bulan Februari 2026 akan menjadi periode yang padat bagi penikmat film. Layar bioskop Indonesia dipenuhi beragam judul baru...

Brooklyn Peltz Beckham Tak Sudi Berdamai dengan Orang Tuanya

Brooklyn Peltz Beckham Tak Sudi Berdamai dengan Orang Tuanya

by Zahra Zahwa
January 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Brooklyn Peltz Beckham menyatakan secara terbuka bahwa ia tidak ingin berdamai dengan orang tuanya yang terkenal, mantan...

Desainer Legendaris Valentino Garavani Tutup Usia di Umur 93 Tahun

Desainer Legendaris Valentino Garavani Tutup Usia di Umur 93 Tahun

by Desti Dwi Natasya
January 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dunia mode internasional berduka. Perancang busana ternama asal Italia, Valentino Garavani, meninggal dunia pada usia 93 tahun di...

Harga Emas Antam 20 Januari 2026 Naik Tipis

Harga Emas Antam 20 Januari 2026 Naik Tipis

by Desti Dwi Natasya
January 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Selasa, 20 Januari 2026, tercatat mengalami kenaikan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aktor Kungfu Hustle “Frog Man” Bruce Leung Meninggal Dunia

Aktor Kungfu Hustle “Frog Man” Bruce Leung Meninggal Dunia

January 20, 2026
Tetap Gerak di Era Digital, Ini Panduan Simpel Gen Z Anti Mager

Profil Frank Alexander Hutapea, Putra Hotman Paris yang Jadi Tenaga Ahli DPN

January 19, 2026
Judi Online

Pemberantasan Judi Online Jalan di Tempat, Ini Alasannya

January 19, 2026
Awali 2026, Presiden Prabowo Kunjungi Inggris dan Swiss, Bertemu PM Keir Starmer hingga Berpidato di WEF Davos

Awali 2026, Presiden Prabowo Kunjungi Inggris dan Swiss, Bertemu PM Keir Starmer hingga Berpidato di WEF Davos

January 19, 2026
Bank Mandiri Salurkan 70% Dana Pemerintah, Purbaya Beri Sinyal Tambahan Stimulus

Rupiah Mendekati Rp 17.000 per Dolar AS, Purbaya Malah Soroti IHSG ATH

January 20, 2026
Revisi RUU Hak Cipta Usulkan Royalti Pertunjukan Harus Dilunasi Maksimal 30 Hari

Revisi RUU Hak Cipta Usulkan Royalti Pertunjukan Harus Dilunasi Maksimal 30 Hari

January 20, 2026
Deretan Film Bioskop Februari 2026: dari Horor Mencekam hingga Animasi Keluarga

Deretan Film Bioskop Februari 2026: dari Horor Mencekam hingga Animasi Keluarga

January 20, 2026
Brooklyn Peltz Beckham Tak Sudi Berdamai dengan Orang Tuanya

Brooklyn Peltz Beckham Tak Sudi Berdamai dengan Orang Tuanya

January 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved