• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Laba BCA Terdampak Pandemi, Turun Tipis Jadi Rp12,2 Triliun

Jawarul Kunnas by Jawarul Kunnas
August 31, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Laba BCA Terdampak Pandemi, Turun Tipis Jadi Rp12,2 Triliun

Cobisnis.com – PT Bank Central Asia Tbk melakukan paparan kinerja semester I-2020 pada acara Public Expose Live 2020 yang diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), pekan lalu. Tercatat laba bersih semester pertama sebesar Rp12,2 triliun, turun tipis dibandingkan Rp12,9 triliun pada periode yang sama di 2019.

Perusahaan mencatatkan laba sebelum provisi dan pajak yang solid mengimbangi peningkatan biaya pencadangan untuk mengantisipasi potensi penurunan kualitas kredit.

“Pandemi berdampak pada perlambatan berbagai aktivitas bisnis di beragam industri, sehingga mengakibatkan lebih rendahnya permintaan kredit khususnya pada Maret hingga Juni 2020. Sedangkan kredit tumbuh sebesar 5,3% YoY menjadi Rp595,1 triliun pada Juni 2020 ditopang oleh pertumbuhan kredit korporasi,” jelas Direktur BCA, Vera Eve Lim dalam dalam Public Expose LIVE 2020.

BCA membukukan kredit korporasi sebesar Rp257,9 triliun, meningkat 17,7% YoY, sementara kredit komersial dan UKM turun 0,9% YoY menjadi Rp184,6 triliun. Pada portofolio kredit konsumer, KPR tumbuh flat 0,3% YoY menjadi Rp91,0 triliun dan KKB turun 11,9% YoY menjadi Rp42,5 triliun.

“Saldo outstanding kartu kredit turun 18,6% YoY menjadi Rp10,6 triliun akibat penurunan konsumsi domestik. Total portofolio kredit consumer turun 5,1% YoY menjadi Rp146,9 triliun,” tambahnya.

Saat ini, BCA fokus mendukung nasabah untuk menghadapi kondisi perlambatan bisnis dengan memberikan restrukturisasi kredit secara selektif pada berbagai segmen. Selama Maret sampai dengan pertengahan Agustus 2020, BCA memproses pengajuan restrukturisasi kredit sebesar Rp117 triliun atau sekitar 20% dari total portofolio kredit yang berasal dari kurang lebih 124.000 nasabah.

“Per 30 Juni 2020, total kredit yang telah selesai direstrukturisasi tercatat sebesar Rp69,3 triliun atau 12% dari total portofolio kredit. Perseroan melihat adanya kemungkinan peningkatan kredit yang direstrukturisasi hingga 20-30% dari total portofolio kredit, yang berasal dari sekitar 150.000 nasabah,” imbuh Vera.

Kendati demikian, di tengah berbagai tantangan yang sedang dihadapi, BCA tetap mampu menjaga rasio kredit bermasalah (NPL) pada tingkat toleransi risiko yang masih dapat diterima sebesar 2,1%, dibandingkan 1,4% pada Juni 2019. Posisi permodalan dan likuiditas Perseroan berada pada tingkat yang sehat untuk mengantisipasi berbagai kebutuhan yang tidak terduga, dengan rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 22,9% dan rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (LDR) sebesar 73,3%.

“BCA berhasil mencatat pertumbuhan dana pihak sebesar 13,0% YoY menjadi Rp761,6 triliun. Dana giro dan tabungan (CASA) tumbuh 12,8% YoY, mencapai Rp576,0 triliun dan berkontribusi sebesar 75,6% dari total dana pihak ketiga. Sementara itu, deposito berjangka tumbuh 13,6% YoY mencapai Rp185,6 triliun,” ungkap Vera.

Jaringan transaksi perbankan yang luas merupakan faktor pendorong pertumbuhan dana CASA. BCA terus berinvestasi pada platform layanan transaksi perbankan, khususnya pada digital channels. Jumlah rekening tumbuh 11,9% YoY mencapai 22,5 juta rekening hingga Juni 2020 didukung oleh layanan pembukaan rekening online.

Pada semester pertama 2020, Perseroan berhasil menurunkan biaya dana pihak ketiga sehingga membantu meringankan tekanan pada pendapatan bunga gross yang diakibatkan oleh peningkatan restrukturisasi kredit. Pendapatan bunga bersih naik 10,6% YoY menjadi Rp27,2 triliun.

Pencapaian ini mendukung Perseroan untuk membukukan total pendapatan operasional sebesar Rp37,8 triliun, tumbuh 10,3% YoY. Sedangkan beban operasional tumbuh lebih rendah, sebesar 3,8% YoY menjadi Rp16,2 triliun.

Dengan demikian, laba sebelum provisi dan pajak BCA mencapai Rp21,5 triliun, tumbuh 15,8% YoY, dimana pertumbuhan yang baik tersebut telah memberikan ruang untuk mengantisipasi kenaikan biaya pencadangan kredit.

Biaya pencadangan penurunan nilai aset adalah sebesar Rp6,5 triliun pada semester pertama tahun 2020, sejalan dengan peningkatan risiko potensi penurunan kualitas kredit.

Secara keseluruhan laba bersih selama enam bulan pertama tahun 2020 tercatat sebesar Rp12,2 triliun, lebih rendah 4,8% dibandingkan dengan Rp12,9 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Tags: bank BCAbcaBisnis indonesiaCobisnis

Related Posts

Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Gizi Nasional atau BGN memperketat pengawasan dapur program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Kepala Satuan Pelayanan...

Kenapa Matahari Tampak Merah di Medan, BMKG Ungkap Penjelasannya

Kenapa Matahari Tampak Merah di Medan, BMKG Ungkap Penjelasannya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Fenomena Matahari yang tampak berwarna merah terlihat di Kota Medan, Sumatera Utara, pada Minggu (6/9/2026). Badan Meteorologi,...

Penerbangan Kacau akibat Abu Anak Krakatau Kerugian Maskapai Rp19 Miliar per Hari

Penerbangan Kacau akibat Abu Anak Krakatau Kerugian Maskapai Rp19 Miliar per Hari

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) mulai memberikan tekanan besar terhadap industri penerbangan. Indonesia National Air Carriers Association...

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (8/9/2026) pagi. Rupiah berada di level Rp17.645 per dolar...

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatat lonjakan kinerja keuangan pada semester I 2026. Laba bersih perusahaan mencapai Rp8,51...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI mendukung MotoGP Mandalika 2026 dengan memperkuat layanan keuangan syariah dan ekosistem pariwisata terintegrasi di NTB.

BSI Perkuat Ekosistem Wisata Syariah di Mandalika

September 8, 2026
Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

September 8, 2026
Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

September 8, 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

September 8, 2026
NCAA Tolak Banding MAC, Kemenangan Kontroversial Michigan Tetap Sah

NCAA Tolak Banding MAC, Kemenangan Kontroversial Michigan Tetap Sah

September 9, 2026
Lululemon Masuki Babak Baru, CEO Heidi O’Neill Dihadapkan pada Penurunan Kinerja

Lululemon Masuki Babak Baru, CEO Heidi O’Neill Dihadapkan pada Penurunan Kinerja

September 9, 2026
Program Pestani Bawang Merah Nyawiji Petrokimia Gresik mendorong produktivitas bawang merah Nganjuk hingga 20 ton per hektare atau naik 12 persen.

Pestani Petrokimia Gresik Naikkan Produktivitas Bawang Merah

September 9, 2026
Rahmi Hatta, Satu Abad Rahmi Hatta, Fashion Performance Art RUMAH, nikah massal, Yayasan Meutia Hatta Swasono

Satu Abad Rahmi Hatta, Warisan yang Terus Hidup

September 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved