• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

KPK Dorong E-Voting untuk Pemilu 2026, Targetkan Tekan Biaya dan Cegah Kecurangan

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
May 7, 2026
in Nasional
0
KPK Dorong E-Voting untuk Pemilu 2026, Targetkan Tekan Biaya dan Cegah Kecurangan

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong penggunaan e-voting dalam Pemilu 2026. KPK menilai sistem ini bisa menekan biaya politik dan mengurangi potensi kecurangan.

Menurut KPK, biaya pemilu selama ini sangat besar. Salah satu pengeluaran terbesar datang dari kebutuhan saksi di tempat pemungutan suara.

Kepala Satgas Direktorat Monitoring KPK, Kiagus Ibrahim, mengatakan partai politik harus menyiapkan dana sangat besar saat pemilu. Bahkan, beberapa partai mengalokasikan anggaran hingga triliunan rupiah.

Selain itu, partai juga harus membayar saksi di setiap TPS. Biaya satu saksi diperkirakan sekitar Rp250.000.

Karena itu, KPK menilai e-voting dapat memangkas beban tersebut. Sistem digital dinilai mampu menghilangkan kebutuhan saksi dalam jumlah besar.

KPK juga melihat biaya politik yang tinggi bisa memicu praktik korupsi. Tekanan finansial yang besar sering mendorong peserta pemilu mencari cara untuk menutup pengeluaran.

Namun, usulan e-voting masih memicu perdebatan. Sebagian pihak masih meragukan kesiapan infrastruktur dan keamanan sistem.

Meski begitu, KPK menilai penerapan e-voting bukan hal yang mustahil. Kiagus menyebut sejumlah daerah sudah lebih dulu menerapkan sistem serupa.

Salah satu contohnya ada di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di wilayah itu, pemilihan kepala desa secara elektronik telah berjalan dengan jumlah pemilih yang besar.

Selain efisiensi, KPK juga menyoroti kecepatan penghitungan suara. Sistem e-voting memungkinkan hasil muncul langsung setelah proses pemungutan selesai.

Karena itu, KPK menilai metode ini bisa mengurangi celah manipulasi saat penghitungan manual. Risiko perubahan angka suara dinilai lebih kecil.

KPK juga mengingatkan bahwa praktik kecurangan masih terjadi dalam sistem manual. Temuan saat pilkada ulang di Kabupaten Bangka menjadi salah satu contoh.

Pada akhirnya, KPK tidak meminta penerapan nasional secara langsung. Lembaga itu mendorong pemerintah memulai e-voting secara bertahap di wilayah tertentu.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
download intex firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
Tags: biaya pemilucobisnis.come-votingIndonesiakecurangan pemiluKPKnasionalPemilu 2026Politik

Related Posts

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut sempat menanyakan kepada Presiden China Xi Jinping mengenai kemungkinan membeli...

Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Blue Fire Papandayan Muncul, Kunjungan Wisatawan Menurun

by Desti Dwi Natasya
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kunjungan wisatawan ke Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menurun...

CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

by Rizki Meirino
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ciputra Group melalui CitraRaya Jambi mengembangkan kawasan terpadu seluas 1.000 hektare dengan konsep Eco Culture yang memadukan...

Sidang Sengketa Pendidikan Gibran di MK Masuk Pembuktian

Sidang Sengketa Pendidikan Gibran di MK Masuk Pembuktian

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Mahkamah Konstitusi (MK) akan melanjutkan pemeriksaan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024...

Nasaruddin Umar Terpilih Jadi Presiden Majelis Imam Masjid Dunia

Nasaruddin Umar Terpilih Jadi Presiden Majelis Imam Masjid Dunia

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Agama Nasaruddin Umar dipercaya menjadi presiden pertama The International Assembly of Mosque Imams (IAMI) atau Majelis...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

September 27, 2026
Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

September 27, 2026
Inhealth Gelar Health & Wellness Festival 2026

Inhealth Gelar Health & Wellness Festival 2026

September 27, 2026
IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

September 27, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Presiden Serbia Vucic Mundur, Incar Kursi Perdana Menteri

September 28, 2026
Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

September 28, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Meta Dinyatakan Langgar Hukum, Terancam Denda Rp3.500 Triliun

September 28, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Blue Fire Papandayan Muncul, Kunjungan Wisatawan Menurun

September 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved