• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Korea Selatan Pecahkan Rekor Panas Tertinggi Sepanjang Sejarah

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 2, 2026
in Nasional
0
Korea Selatan Pecahkan Rekor Panas Tertinggi Sepanjang Sejarah

JAKARTA, Cobisnis.com – Korea Selatan mencatat rekor suhu tertinggi sepanjang sejarah pengamatan cuaca setelah Kota Yangsan mencapai 42,5 derajat Celsius pada Minggu, 2 Agustus 2026. Rekor tersebut diumumkan oleh Badan Meteorologi Korea atau Korea Meteorological Administration.

Suhu ekstrem itu tercatat pada pukul 13.26 waktu setempat. Angka tersebut menjadi rekor nasional baru yang memecahkan catatan suhu tertinggi dalam lebih dari satu abad pengamatan cuaca di negara tersebut.

Yangsan menjadi wilayah yang paling terdampak gelombang panas. Selama lima hari berturut turut, kota yang berada di bagian tenggara Korea Selatan itu mencatat suhu di atas 40 derajat Celsius.

Gelombang panas juga meluas ke berbagai wilayah lain. Sejumlah kota mengalami suhu antara 30 derajat hingga lebih dari 39 derajat Celsius sehingga pemerintah mengeluarkan peringatan cuaca panas di banyak daerah.

Pada Minggu, lebih dari 20 wilayah berstatus darurat gelombang panas. Kategori peringatan baru ini mulai diterapkan pemerintah Korea Selatan sejak 2026 sebagai respons terhadap cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi.

Status darurat tersebut diberlakukan ketika suhu yang dirasakan mencapai 38 derajat Celsius atau suhu aktual menyentuh 39 derajat Celsius selama sedikitnya satu hari. Kebijakan ini menjadi bagian dari sistem mitigasi terhadap risiko kesehatan akibat panas ekstrem.

Data KMA menunjukkan tren gelombang panas terus meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Rata rata hari gelombang panas kini mencapai sekitar 19 hari per tahun, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan dekade 1970 an yang hanya sekitar delapan hari.

Menurut KMA, hari gelombang panas didefinisikan ketika suhu maksimum mencapai sedikitnya 33 derajat Celsius. Sementara malam tropis terjadi saat suhu terendah tetap berada di atas 25 derajat Celsius.

Kondisi tersebut membuat masyarakat menghadapi suhu tinggi bukan hanya pada siang hari, tetapi juga sepanjang malam. Dampaknya, risiko gangguan kesehatan akibat paparan panas meningkat, terutama bagi kelompok rentan.

Para ilmuwan menilai meningkatnya frekuensi cuaca ekstrem berkaitan dengan perubahan iklim yang dipicu aktivitas manusia. Kenaikan suhu global membuat musim panas semakin panjang, meningkatkan konsumsi energi, mengganggu sektor pertanian, dan memperbesar potensi kebakaran hutan.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
lynda course free download
download lenevo firmware
Free Download WordPress Themes
udemy free download
Tags: cuaca ekstremgelombang panasKorea Selatanperubahan iklimRekor Suhu

Related Posts

Sebanyak 110 buron Interpol dari berbagai negara diketahui bersembunyi di Korea Selatan, dengan kasus penipuan menjadi yang terbanyak.

110 Buron Interpol Bersembunyi di Korea Selatan

by Desti Dwi Natasya
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 110 warga negara asing yang masuk dalam daftar buronan Interpol diketahui bersembunyi di Korea Selatan berdasarkan...

Western Michigan Pertanyakan Keputusan Wasit dalam Laga Kontra Michigan

Gelombang Panas Ancam Keju Ikonik Prancis, Produksi Susu Terus Menurun

by Zahra Zahwa
September 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah keju artisanal paling terkenal di Prancis menghadapi ancaman akibat perubahan iklim. Para ilmuwan dan pembuat keju...

Suhu gurun yang kian ekstrem membuat unta mengalami dehidrasi, gagal ginjal hingga kematian di sejumlah wilayah.

Unta Mulai Tumbang, Suhu Gurun Makin Ekstrem

by Desti Dwi Natasya
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kematian unta dilaporkan meningkat di sejumlah wilayah gurun seiring suhu ekstrem yang semakin sering terjadi. Hewan yang...

Khotbah di Tengah Penerbangan, 2 Pendeta Korsel Didenda Rp12,8 Juta

Khotbah di Tengah Penerbangan, 2 Pendeta Korsel Didenda Rp12,8 Juta

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dua pendeta di Korea Selatan didenda masing masing 1 juta won atau sekitar Rp12,8 juta setelah mengganggu...

Korea Selatan Jadi Favorit Turis, Mengapa Wisata Sejarahnya Sepi?

Korea Selatan Jadi Favorit Turis, Mengapa Wisata Sejarahnya Sepi?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Korea Selatan mengalami lonjakan pariwisata yang didorong popularitas K Pop dan budaya Korea. Namun, peningkatan jumlah wisatawan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
Purbaya: Gue Mau Mancing Sambil Melamun, Kenapa Saya Dipecat?

Purbaya: Gue Mau Mancing Sambil Melamun, Kenapa Saya Dipecat?

September 15, 2026
Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

September 15, 2026
Pisang - pexels/Alleksana

Tingkat Kematangan Pisang Mempengaruhi Gula dan Serat

September 15, 2026
Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved