• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Konflik Global Memanas, BI Pastikan Tak Ada Opsi Turunkan Suku Bunga

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 17, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Konflik Global Memanas, BI Pastikan Tak Ada Opsi Turunkan Suku Bunga

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Indonesia memastikan tidak ada opsi penurunan suku bunga acuan dalam waktu dekat. Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah dampak perang di Timur Tengah.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyampaikan bahwa arah kebijakan saat ini fokus pada mempertahankan BI Rate. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas tekanan global yang semakin tidak menentu.

Dalam Rapat Dewan Gubernur pada 16–17 Maret 2026, BI memutuskan menahan suku bunga di level 4,75%. Sementara itu, suku bunga Deposit Facility tetap di 3,75% dan Lending Facility di 5,50%.

Keputusan tersebut tidak lepas dari dampak konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Perang ini dinilai memperburuk kondisi ekonomi global secara signifikan.

Tekanan global mulai terlihat dari proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2026. Angkanya turun menjadi 3,1% dari sebelumnya 3,2%, menunjukkan adanya perlambatan yang mulai terasa.

Kenaikan harga minyak dunia menjadi salah satu faktor utama. Kondisi ini mengganggu rantai pasok perdagangan internasional dan meningkatkan biaya produksi di banyak negara.

Dampaknya, inflasi global juga ikut naik dari 3,8% menjadi 4,1%. Kenaikan ini membuat ruang bagi bank sentral di berbagai negara untuk menurunkan suku bunga menjadi semakin terbatas.

Di pasar keuangan, tekanan semakin kuat dengan menguatnya dolar AS. Hal ini diikuti kenaikan yield US Treasury dan arus modal keluar dari negara berkembang, termasuk Indonesia.

Situasi tersebut membuat nilai tukar rupiah berisiko melemah. Oleh karena itu, BI memilih menahan suku bunga sebagai langkah untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan pasar.

Selain itu, peningkatan defisit fiskal AS akibat pembiayaan perang turut mendorong kenaikan imbal hasil obligasi. Kondisi ini semakin memperketat likuiditas global.

BI juga menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan menjaga inflasi tetap dalam target 2,5% ± 1% untuk periode 2026–2027. Stabilitas menjadi prioritas utama di tengah ketidakpastian global.

Langkah menahan suku bunga dinilai sebagai strategi defensif untuk meredam dampak eksternal. Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan stabilitas ekonomi domestik.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
udemy free download
download redmi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
Tags: bank indonesiaBi rateCobisnisglobalInflasiPebisnismudaRupiah

Related Posts

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga avtur global disebut menjadi penyebab utama melonjaknya harga tiket pesawat domestik dalam beberapa waktu terakhir....

Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wacana pemotongan gaji menteri mencuat di tengah upaya pemerintah menjaga defisit APBN tetap di bawah 3%, dengan...

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memberi lampu hijau bagi maskapai domestik untuk menaikkan fuel surcharge hingga 38% akibat kenaikan harga avtur...

Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah melakukan pengawasan ketat terhadap 14 perusahaan di sektor asuransi dan dana pensiun....

ADRO Siapkan Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham dalam Rencana yang Diperbarui

ADRO Siapkan Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham dalam Rencana yang Diperbarui

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) merevisi rencana buyback saham dengan menaikkan anggaran menjadi maksimal Rp 5...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Harga Batu Bara Naik, Ikuti Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan Energi

Harga Batu Bara Naik, Ikuti Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan Energi

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

April 6, 2026
Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

April 6, 2026
Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

April 7, 2026
Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved