• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Koloni Terbesar di Dunia, Populasi Penguin Chinstrap Menurun Akibat Krisis Iklim

Chodijah Febriani by Chodijah Febriani
October 20, 2026
in News
0
Penguin Chinstrap - pexels/Nacho Canepa

Penguin Chinstrap - pexels/Nacho Canepa

JAKARTA, Cobisnis.com – Pulau Zavodovski di Kepulauan Sandwich Selatan, Antartika, dulunya merupakan rumah bagi koloni penguin chinstrap, penguin koloni terbesar di dunia.

Namun kini, hampir dua pertiga populasi penguin chinstrap di pulau itu menghilang hanya dalam waktu 14 tahun.

Dulunya pulau tersebut merupakan rumah bagi koloni penguin terbesar di dunia. Namun kini, jumlah penguin chinstrap-nya anjlok. Menurut para peneliti, penurunan jumlah populasi tersebut dikarenakan adanya perubahan iklim dan dampaknya terhadap pasokan makanan penguin-penguin tersebut.

Menurut penelitian British Antarctic Survey (BAS), jumlah penguin chinstrap yang berkembang biak di pulau itu turun dari sekitar 1,09 juta pada Januari 2011 menjadi hanya 402.000 pada 2025. Itu berarti penurunan hampir 63 persen, atau lebih dari 680 ribu individu yang berkembang biak.

Penulis utama studi, Norman Ratcliffe, menggambarkan penurunan tersebut sebagai “sangat cepat”.

Keruntuhan tersebut juga menyebabkan Pulau Zavodovski kehilangan gelar lamanya sebagai koloni penguin terbesar di dunia. Gelar itu kini dimiliki oleh koloni penguin Adélie di Tanjung Adare, di sisi Antartika yang berlawanan, yang diperkirakan memiliki lebih dari satu juta burung pada 2018.

Mengapa penguin chinstrap kesulitan mencari makanan?

Masalahnya mungkin bermuara pada hal yang sederhana, yaitu makanan mereka berpindah tempat, dan penguin kesulitan untuk mengikutinya.

Penguin chinstrap terutama memakan krill Antartika, makhluk kecil mirip udang yang hidup di lautan dan merupakan bagian penting dari rantai makanan Antartika.

Seiring meningkatnya suhu laut, krill telah berpindah lebih jauh ke selatan menuju perairan yang lebih dingin. Hal ini menciptakan situasi sulit bagi penguin chinstrap, yang tidak mudah mentolerir habitat yang lebih dingin tersebut.

Penguin-penguin tersebut dihadapkan pada dua pilihan yang kurang menarik, mengikuti makanan mereka ke perairan yang mungkin tidak cocok untuk mereka, atau tetap berada di habitat biasanya dan berisiko kelaparan.

Jadi, para peneliti meyakini bahwa perubahan iklim kemungkinan besar menjadi penyebab gangguan pada rantai makanan ini.

“Kami pikir perubahan iklim yang beroperasi melalui rantai makanan mungkin merupakan pendorong utamanya,” kata Ratcliffe dikutip dari Indianexpress, Selasa (20/10/2026).

Menurut laporan tersebut, wiayah yang lebih luas juga mengalami pemanasan yang signifikan. Suhu musim dingin di sekitar Semenanjung Antartika telah meningkat 5 derajat Celcius.

Para peneliti BAS melakukan perjalanan selama 15 hari untuk mencapai pulau terpencil itu dan menggunakan drone untuk mensurvei penguin dan menilai skala penurunan populasinya.

Temuan tersebut telah menimbulkan kekhawatiran tentang masa depan spesies ini, dengan para peneliti menyarankan bahwa penguin chinstrap mungkin sekarang memenuhi syarat sebagai spesies yang terancam punah.

Namun, hal ini saja tidak membuktikan bahwa mereka telah secara resmi diklasifikasikan sebagai spesies yang terancam punah.

Taruhannya sangat besar karena Kepulauan Sandwich Selatan adalah rumah bagi sekitar 38 persen populasi penguin chinstrap di dunia.

Meskipun para peneliti menganggap perubahan iklim dan dampaknya pada rantai makanan sebagai penjelasan yang paling masuk akal untuk penurunan tersebut, temuan ini menyoroti bagaimana pemanasan lautan dapat mengganggu hubungan antara hewan dan sumber makanannya.

Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
online free course
download redmi firmware
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
Tags: antartikakepulauan sandwich selatanKrisis IklimpenguinPenguin Chinstrappopulasi penguin menurunpulau zavodovski

Related Posts

Suhu gurun yang kian ekstrem membuat unta mengalami dehidrasi, gagal ginjal hingga kematian di sejumlah wilayah.

Unta Mulai Tumbang, Suhu Gurun Makin Ekstrem

by Desti Dwi Natasya
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kematian unta dilaporkan meningkat di sejumlah wilayah gurun seiring suhu ekstrem yang semakin sering terjadi. Hewan yang...

: Australia memvaksinasi 5.000 penguin kecil di Phillip Island dan St Kilda Beach untuk melindungi koloni dari ancaman flu burung H5N1.

Australia Vaksinasi 5.000 Penguin Cegah Flu Burung

by Desti Dwi Natasya
September 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Australia mulai melakukan vaksinasi terhadap ribuan penguin kecil untuk melindungi mereka dari ancaman flu burung H5N1. Sekitar...

Krisis Air Mengancam Energi Hungaria, PLTN Paks Terpaksa Dimatikan

Krisis Air Mengancam Energi Hungaria, PLTN Paks Terpaksa Dimatikan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Hungaria akan menutup sementara Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir atau PLTN Paks setelah permukaan Sungai Danube turun ke...

Daftar 50 Influencer Berbayar Tertinggi 2026, MrBeast Nomor Satu

Studi Baru Jelaskan Mengapa Antartika Membeku 30 Juta Tahun Lebih Awal

by Desti Dwi Natasya
July 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Penelitian terbaru mengungkap alasan mengapa Kutub Selatan atau Antartika membeku jauh lebih awal dibandingkan Kutub Utara. Temuan...

Gelombang Panas Eropa 2026 Hampir Mustahil Terjadi Tanpa Perubahan Iklim

Gelombang Panas Eropa 2026 Hampir Mustahil Terjadi Tanpa Perubahan Iklim

by Zahra Zahwa
June 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gelombang panas yang memecahkan rekor di berbagai wilayah Eropa pada Juni 2026 hampir mustahil terjadi tanpa pengaruh...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI International Expo 2026 Tebar Promo Gadget hingga Liburan

BSI International Expo 2026 Tebar Promo Gadget hingga Liburan

October 20, 2026
DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

October 19, 2026
Bakom Buka Daftar Hasil Kerja Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun

Bakom Buka Daftar Hasil Kerja Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun

October 19, 2026
Karhutla Belum Berstatus Bencana Nasional, Pemerintah Yakin Masih Mampu Menangani

Karhutla Belum Berstatus Bencana Nasional, Pemerintah Yakin Masih Mampu Menangani

October 19, 2026
Studi: Bahaya Konsumsi Makanan Ultra Proses, Picu Kerusakan Otak di Masa Depan

Studi: Bahaya Konsumsi Makanan Ultra Proses, Picu Kerusakan Otak di Masa Depan

October 20, 2026
Standard Chartered Tingkatkan Pembiayaan ALVA Jadi Rp358 Miliar

Praktisi Pajak Dorong Insentif CSR untuk Pembangunan Berkelanjutan

October 20, 2026
Standard Chartered Tingkatkan Pembiayaan EMI untuk Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik ALVA

Standard Chartered Tingkatkan Pembiayaan EMI untuk Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik ALVA

October 20, 2026
Penguin Chinstrap - pexels/Nacho Canepa

Koloni Terbesar di Dunia, Populasi Penguin Chinstrap Menurun Akibat Krisis Iklim

October 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved