• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, October 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kimia Farma Jual Tanah dan Bangunan Rp 2,1 Triliun Imbas Beratnya Beban Keuangan

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
October 31, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF).

PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF).

JAKARTA, Cobisnis.com – Di tengah tekanan ekonomi nasional dan tingginya suku bunga pinjaman, PT Kimia Farma Tbk (Persero) mengambil langkah besar yang memantik perhatian publik dan investor.

Perusahaan pelat merah di sektor farmasi ini berencana menjual 38 aset tanah dan bangunan senilai total Rp2,1 triliun sebagai bagian dari Restrukturisasi Perusahaan (RRP).

Langkah ini digadang-gadang menjadi strategi penyelamatan likuiditas sekaligus upaya menjaga kelangsungan bisnis di tengah beban keuangan yang menumpuk.

Namun, di sisi lain, rencana ini juga menimbulkan tanda tanya besar soal efektivitas restrukturisasi dan transparansi pengelolaan aset negara.

Dikutip dari keterbukaan informasi, Jumat (31/10/2025) manajemen Kimia Farma mengakui bahwa perusahaan menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan modal kerja, terutama menjaga keseimbangan antara likuiditas dan profitabilitas di tengah tekanan bunga pinjaman yang meningkat.

Sebagai bagian dari Rencana Restrukturisasi Perusahaan (RRP), Kimia Farma berencana melakukan divestasi 38 aset non-operasional, di mana 1 aset berada di Cikarang senilai Rp347 miliar akan dijual pada akhir 2025, dan 37 aset lainnya dengan nilai sekitar Rp1,8 triliun dijadwalkan dilepas secara bertahap antara 2026 hingga 2029.

Berdasarkan Laporan Keuangan per 30 Juni 2025, nilai kekayaan bersih Kimia Farma mencapai Rp3,3 triliun. Artinya, nilai aset yang akan dijual mencapai 63,6% dari total ekuitas perusahaan, angka yang sangat signifikan dan menimbulkan kekhawatiran mengenai seberapa besar ketergantungan perusahaan terhadap hasil penjualan aset ini untuk bertahan hidup.

Adapun sebagian hasil divestasi direncanakan untuk, 50 persen membayar kewajiban restrukturisasi perbankan (mandatory prepayment tranche B), dan 50 persen lainnya digunakan untuk modal kerja serta pelunasan kewajiban operasional jangka panjang.

Dari total 38 aset yang akan dijual, 1 aset di Cikarang dijadwalkan dialihkan kepada PT Bio Farma (Persero) induk usaha Kimia Farma melalui mekanisme penunjukan langsung.

Transaksi ini dikategorikan sebagai Transaksi Afiliasi karena melibatkan sesama BUMN, namun tetap dinyatakan memenuhi ketentuan POJK 17/2020 tentang Transaksi Material.

Kimia Farma menunjuk dua Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Febriman Siregar & Rekan serta Sugianto Prasodjo & Rekan untuk menilai nilai wajar aset tersebut.

Langkah ini disebut telah sesuai prosedur dan bebas dari konflik kepentingan. Meski demikian, penilaian internal dan harga limit yang mengacu pada NJOP (Nilai Jual Obyek Pajak) tetap membuka ruang potensi undervaluasi, terutama jika aset tersebut memiliki nilai strategis di kawasan industri dan komersial seperti Cikarang dan Pajajaran.

Pihak manajemen menegaskan bahwa penjualan aset tidak akan mengganggu operasional utama, karena sebagian besar aset dikategorikan non-produktif atau tidak digunakan untuk kegiatan inti seperti produksi obat dan layanan kesehatan.

Namun, terdapat empat lokasi yang saat ini masih digunakan sebagian oleh anak perusahaan, yang rencananya akan direlokasi atau dikonsolidasikan. Kimia Farma memastikan proses ini “tidak akan menimbulkan gangguan signifikan”.

Rencana divestasi besar-besaran ini memperlihatkan bahwa Kimia Farma tengah berjuang keras untuk menjaga arus kas di tengah penurunan daya beli masyarakat dan persaingan ketat di industri farmasi pasca-pandemi.

Namun, menjual aset hingga dua pertiga dari total kekayaan bersih bukanlah strategi kecil. Langkah ini justru menunjukkan tekanan finansial yang dalam, dan bila tidak diimbangi dengan peningkatan efisiensi serta inovasi bisnis, risiko kehilangan aset strategis tanpa pemulihan signifikan bisa menjadi ancaman nyata.

Rencana divestasi 38 aset oleh Kimia Farma menjadi langkah besar yang mencerminkan dinamika sulit BUMN farmasi di tengah tekanan ekonomi dan regulasi ketat.

Langkah ini bisa menjadi titik balik menuju efisiensi dan stabilitas keuangan, atau justru tanda bahaya dari model bisnis yang gagal beradaptasi.

Pada akhirnya, keberhasilan restrukturisasi ini tidak hanya diukur dari berapa aset yang terjual, tapi sejauh mana perusahaan mampu membangun kembali fundamental bisnis tanpa bergantung pada penjualan aset negara.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
download samsung firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: Aset negaraBio farmaBUMN Farmasicobisnis.comdivestasiKimia Farmarestrukturisasi

Related Posts

Demo Mahasiswa Hari Ini, Publik Berharap Aksi Berlangsung Aman dan Tertib

Demo Mahasiswa Hari Ini, Publik Berharap Aksi Berlangsung Aman dan Tertib

by Hidayat Taufik
October 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah kelompok mahasiswa dijadwalkan menggelar demonstrasi pada Rabu (28/10/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Aksi tersebut...

Polemik Ijazah Gibran, Sekjen PKS Sudah Bicara dengan PDIP

Polemik Ijazah Gibran, Sekjen PKS Sudah Bicara dengan PDIP

by Hidayat Taufik
October 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid menyampaikan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi dengan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto...

Mudah Lupa? Ini Latihan Otak Sederhana yang Bisa Dicoba dalam 60 Detik

Mudah Lupa? Ini Latihan Otak Sederhana yang Bisa Dicoba dalam 60 Detik

by Hidayat Taufik
October 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kesulitan mengingat nama, mencari kata yang ingin diucapkan, atau memahami informasi dalam waktu singkat dapat berkaitan dengan...

Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

by Hidayat Taufik
October 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Malaysia menawarkan dukungan berupa pesawat dan helikopter untuk membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla)....

Marc Marquez Tak Lagi Ambisius Mengejar Gelar Juara Dunia

Marc Marquez Tak Lagi Ambisius Mengejar Gelar Juara Dunia

by Hidayat Taufik
October 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pebalap Ducati, Marc Márquez, mengaku kini memiliki pandangan berbeda dalam menghadapi persaingan MotoGP. Setelah merebut gelar juara...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AstyFarm mencatat pertumbuhan nilai transaksi 52% di Tokopedia dan TikTok Shop, menjangkau 42 kota, serta memperluas lahan produksi menjadi 12 hektare.

AstyFarm Catat Transaksi Naik 52% di Tokopedia dan TikTok Shop

October 27, 2026
OJK Perketat Pemberantasan Pinjol Ilegal, Dana Rp825,2 Miliar Berhasil Diblokir

OJK Perketat Pemberantasan Pinjol Ilegal, Dana Rp825,2 Miliar Berhasil Diblokir

October 27, 2026
Antisipasi Macet Libur Akhir Tahun, Kemenhub Usulkan WFA 3 Hari

Antisipasi Macet Libur Akhir Tahun, Kemenhub Usulkan WFA 3 Hari

October 27, 2026
BUKA Group kembali menghadirkan PUJAAN Vol. 5 untuk memperkuat literasi keuangan, keamanan digital, dan akses permodalan bagi pelaku UMKM.

BUKA Group Perkuat Literasi Keuangan UMKM Lewat PUJAAN

October 27, 2026
Cara Mudah Mengelola Gula Darah saat Tidak Bisa Olaharaga Teratur

Cara Mudah Mengelola Gula Darah saat Tidak Bisa Olaharaga Teratur

October 28, 2026
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

Mojtaba Khamenei Tegaskan Syarat Teheran Harus dipenuhi untuk Akhiri Perang

October 28, 2026
Apple memperluas dukungan Siri AI dengan lima bahasa baru lewat OS 27.2. Simak daftar bahasa yang tersedia dan apakah bahasa Indonesia termasuk.

Siri AI Tambah 5 Bahasa, Indonesia Belum Masuk

October 28, 2026
Demo Mahasiswa Hari Ini, Publik Berharap Aksi Berlangsung Aman dan Tertib

Demo Mahasiswa Hari Ini, Publik Berharap Aksi Berlangsung Aman dan Tertib

October 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved