• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, May 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kereta Cepat Sepi Penumpang? Begini Tanggapan KCIC

Saeful Imam by Saeful Imam
January 26, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Kereta Cepat Sepi Penumpang? Begini Tanggapan KCIC

kereta cepat sepi penumpang

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) memberikan klarifikasi terkait rendahnya jumlah penumpang pada awal tahun 2024 untuk kereta cepat Jakarta-Bandung, atau Whoosh.

Menurut Direktur Utama KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi, penurunan ini merupakan hal yang lumrah karena saat ini masuk dalam periode sepi penumpang atau low season.

Jumlah penumpang saat ini tidak dapat dibandingkan dengan periode ramai penumpang pada Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Dwiyana menyatakan, “Bulan Januari ya pasti ada sedikit turun, kan sejak Desember naik terus kan. Nataru 21.000 penumpang per hari, sekarang 16.000, 14.000, 15.000 penumpang ya wajar (bukan peak season).” Meskipun demikian, dia menegaskan bahwa tingkat keterisian penumpang Whoosh tetap di atas 50 persen, bahkan saat memasuki periode low season.

KCIC berusaha menjaga tingkat okupansi Whoosh tetap tinggi, salah satunya dengan menerapkan tarif dinamis (dynamic pricing), di mana harga tiket ditentukan berdasarkan permintaan. “Kalau jam-jam lower itu menurut saya wajar kan ada yang okupansinya 50 persen. Makanya kita akan terapkan yang namanya dynamic pricing,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dwiyana menjelaskan bahwa dengan dynamic pricing, harga tiket kereta cepat akan lebih tinggi pada jam-jam ramai penumpang (peak hours) dan lebih murah pada jam-jam sepi penumpang (low hours). Skema tarif dynamic pricing masih dalam proses penyusunan dan akan segera diterapkan.

Eva Chairunisa, GM Corporate Secretary KCIC, menambahkan bahwa jumlah penumpang Whoosh stabil sejak awal dioperasikan, dengan okupansi rata-rata 60-70 persen pada hari biasa dan dapat mencapai 80 persen saat akhir pekan. KCIC tetap memantau perkembangan penumpang dan siap untuk menambah jumlah kereta api yang dioperasikan jika diperlukan, dengan total sekitar 1.350.000 penumpang telah diangkut sejak beroperasi pada 17 Oktober 2023.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
udemy free download
download karbonn firmware
Premium WordPress Themes Download
online free course
Tags: kereta cepat jakarta bandungkereta cepat sepikereta cepat sepi penumpang

Related Posts

Purbaya Tolak Bayar Utang Whoosh Pakai APBN: “Untungnya Mereka, Ruginya Kita”

Purbaya Tolak Bayar Utang Whoosh Pakai APBN: “Untungnya Mereka, Ruginya Kita”

by Desti Dwi Natasya
October 16, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak akan digunakan untuk...

Kereta Cepat Whoosh Sepi Penumpang, Ternyata ini Alasannya

Kereta Cepat Whoosh Sepi Penumpang, Ternyata ini Alasannya

by Saeful Imam
February 5, 2024
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Resmi beroperasi sejak Oktober 2023, Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB), atau yang dikenal dengan nama Kereta Cepat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
1 Juni 2026 Resmi Jadi Libur Nasional, Ini Arti Penting Hari Lahir Pancasila

1 Juni 2026 Resmi Jadi Libur Nasional, Ini Arti Penting Hari Lahir Pancasila

May 29, 2026
Jalan Raya Lenteng Agung Ambles, Arus Lalu Lintas ke Depok Tersendat

Jalan Raya Lenteng Agung Ambles, Arus Lalu Lintas ke Depok Tersendat

May 29, 2026
Rivian R2 Resmi Meluncur Juni 2026, Siap Bidik Pasar SUV Listrik

Rivian R2 Resmi Meluncur Juni 2026, Siap Bidik Pasar SUV Listrik

May 29, 2026
Rivian R2 Resmi Meluncur Juni 2026, Siap Bidik Pasar SUV Listrik

Kerbau Albino ‘Donald Trump’ Gagal Jadi Hewan Kurban di Bangladesh

May 29, 2026
Ternyata “OK” Berasal dari Singkatan Jenaka, Begini Sejarahnya

Ternyata “OK” Berasal dari Singkatan Jenaka, Begini Sejarahnya

May 30, 2026
Kemenkes Saudi Pastikan Haji 1447 H Bebas Wabah, Lebih dari 1,2 Juta Layanan Kesehatan Diberikan

Kemenkes Saudi Pastikan Haji 1447 H Bebas Wabah, Lebih dari 1,2 Juta Layanan Kesehatan Diberikan

May 30, 2026
Studi Global Buktikan Jepang Juara, Wisatawan Dunia Paling Ingin Liburan ke Negeri Sakura di 2026

Studi Global Buktikan Jepang Juara, Wisatawan Dunia Paling Ingin Liburan ke Negeri Sakura di 2026

May 30, 2026
Riset Oxford Buktikan Umur Panjang Bukan Keberuntungan, Ini 5 Kebiasaan yang Harus Dibentuk Sejak Sekarang

Riset Oxford Buktikan Umur Panjang Bukan Keberuntungan, Ini 5 Kebiasaan yang Harus Dibentuk Sejak Sekarang

May 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved