• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kereta Cepat Sepi Penumpang? Begini Tanggapan KCIC

Saeful Imam by Saeful Imam
January 26, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Kereta Cepat Sepi Penumpang? Begini Tanggapan KCIC

kereta cepat sepi penumpang

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) memberikan klarifikasi terkait rendahnya jumlah penumpang pada awal tahun 2024 untuk kereta cepat Jakarta-Bandung, atau Whoosh.

Menurut Direktur Utama KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi, penurunan ini merupakan hal yang lumrah karena saat ini masuk dalam periode sepi penumpang atau low season.

Jumlah penumpang saat ini tidak dapat dibandingkan dengan periode ramai penumpang pada Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Dwiyana menyatakan, “Bulan Januari ya pasti ada sedikit turun, kan sejak Desember naik terus kan. Nataru 21.000 penumpang per hari, sekarang 16.000, 14.000, 15.000 penumpang ya wajar (bukan peak season).” Meskipun demikian, dia menegaskan bahwa tingkat keterisian penumpang Whoosh tetap di atas 50 persen, bahkan saat memasuki periode low season.

KCIC berusaha menjaga tingkat okupansi Whoosh tetap tinggi, salah satunya dengan menerapkan tarif dinamis (dynamic pricing), di mana harga tiket ditentukan berdasarkan permintaan. “Kalau jam-jam lower itu menurut saya wajar kan ada yang okupansinya 50 persen. Makanya kita akan terapkan yang namanya dynamic pricing,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dwiyana menjelaskan bahwa dengan dynamic pricing, harga tiket kereta cepat akan lebih tinggi pada jam-jam ramai penumpang (peak hours) dan lebih murah pada jam-jam sepi penumpang (low hours). Skema tarif dynamic pricing masih dalam proses penyusunan dan akan segera diterapkan.

Eva Chairunisa, GM Corporate Secretary KCIC, menambahkan bahwa jumlah penumpang Whoosh stabil sejak awal dioperasikan, dengan okupansi rata-rata 60-70 persen pada hari biasa dan dapat mencapai 80 persen saat akhir pekan. KCIC tetap memantau perkembangan penumpang dan siap untuk menambah jumlah kereta api yang dioperasikan jika diperlukan, dengan total sekitar 1.350.000 penumpang telah diangkut sejak beroperasi pada 17 Oktober 2023.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
download coolpad firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: kereta cepat jakarta bandungkereta cepat sepikereta cepat sepi penumpang

Related Posts

Purbaya Tolak Bayar Utang Whoosh Pakai APBN: “Untungnya Mereka, Ruginya Kita”

Purbaya Tolak Bayar Utang Whoosh Pakai APBN: “Untungnya Mereka, Ruginya Kita”

by Desti Dwi Natasya
October 16, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak akan digunakan untuk...

Kereta Cepat Whoosh Sepi Penumpang, Ternyata ini Alasannya

Kereta Cepat Whoosh Sepi Penumpang, Ternyata ini Alasannya

by Saeful Imam
February 5, 2024
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Resmi beroperasi sejak Oktober 2023, Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB), atau yang dikenal dengan nama Kereta Cepat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

September 27, 2026
Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

September 27, 2026
Inhealth Gelar Health & Wellness Festival 2026

Inhealth Gelar Health & Wellness Festival 2026

September 27, 2026
IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

September 27, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Presiden Serbia Vucic Mundur, Incar Kursi Perdana Menteri

September 28, 2026
Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

September 28, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Meta Dinyatakan Langgar Hukum, Terancam Denda Rp3.500 Triliun

September 28, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Blue Fire Papandayan Muncul, Kunjungan Wisatawan Menurun

September 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved