• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, July 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kenapa Ekonomi Hong Kong Bisa Beda Jauh dari Tiongkok Daratan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 28, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Kenapa Ekonomi Hong Kong Bisa Beda Jauh dari Tiongkok Daratan

JAKARTA, Cobisnis.com – Hong Kong dikenal sebagai wilayah yang unik di dunia. Meski secara politik masuk ke Republik Rakyat Tiongkok, sistem ekonominya berjalan sendiri, berbeda jauh dari sistem sosialis yang berlaku di daratan.

Perbedaan ini berawal dari sejarah panjang ketika Hong Kong masih menjadi koloni Inggris. Saat Inggris mengembalikannya ke Tiongkok pada 1997, disepakati sistem “satu negara, dua sistem”. Kesepakatan ini memberi Hong Kong kebebasan mengatur ekonomi, hukum, dan pemerintahannya sendiri selama 50 tahun, hingga 2047.

Artinya, Hong Kong tetap bagian dari Tiongkok, tapi punya kebijakan ekonomi pasar bebas yang terbuka untuk dunia. Berbeda dengan daratan yang masih dikontrol kuat oleh pemerintah pusat, Hong Kong lebih kapitalis dan pro-investasi.

Kebebasan ini bikin Hong Kong tumbuh pesat jadi salah satu pusat keuangan dunia. Pajak rendah, birokrasi sederhana, dan sistem hukum yang stabil menjadikan kota ini rumah bagi ratusan perusahaan internasional.

Selain itu, Hong Kong punya mata uang sendiri, dolar Hong Kong (HKD), dan sistem hukum berbasis common law ala Inggris. Sementara di Tiongkok, sistem hukumnya mengikuti model komunis yang lebih menekankan peran negara.

Keterbukaan pasar juga membuat Hong Kong jadi jembatan antara Barat dan Tiongkok. Banyak investor global memanfaatkan Hong Kong sebagai pintu masuk menuju pasar daratan, tanpa harus tunduk langsung pada regulasi ketat Beijing.

Namun, beberapa tahun terakhir, kebebasan Hong Kong mulai terancam. Sejak diberlakukannya Undang-Undang Keamanan Nasional pada 2020, banyak pihak menilai Beijing mulai mempersempit ruang otonomi wilayah itu.

Situasi politik ini berdampak pada kepercayaan bisnis dan investor. Meski ekonomi Hong Kong tetap tangguh, ketegangan politik bisa menekan statusnya sebagai pusat keuangan bebas di Asia.

Bagi warga Hong Kong, perbedaan sistem ekonomi bukan cuma soal uang, tapi juga soal identitas. Mereka terbiasa hidup dalam kebebasan ekonomi dan hukum yang lebih transparan, hal yang belum tentu sama dengan Tiongkok daratan.

Ke depan, dunia menunggu bagaimana Hong Kong akan bertahan di antara dua kekuatan: ideologi sosialis Tiongkok dan sistem pasar bebas yang sudah membentuk karakter ekonominya selama puluhan tahun.

Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download intex firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
Tags: CobinsisEkonomiHongkongPebisnismudaTiongkok

Related Posts

Prabowo Klaim Penghematan Rp300 Triliun dari Belanja Pemerintah Dialihkan untuk MBG

Prabowo Klaim Penghematan Rp300 Triliun dari Belanja Pemerintah Dialihkan untuk MBG

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti praktik penggelembungan harga dalam setiap pembelian yang dilakukan lembaga pemerintah. Ia menyebut...

MBG Masih Hadapi Tantangan di Daerah 3T, Purbaya Andalkan BUMDes dan UMKM

Purbaya Tanggapi Isu Kipas Angin Rp1,8 Triliun yang Dikaitkan dengan Program Kopdes

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui isu pengadaan 1,8 juta kipas angin senilai Rp1,8 triliun...

Manajemen KBS Buka Suara soal Pakan Satwa Usai Eks Dirut Jadi Tersangka Korupsi

Manajemen KBS Buka Suara soal Pakan Satwa Usai Eks Dirut Jadi Tersangka Korupsi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya atau PD TS KBS memastikan kondisi satwa tetap sehat dan...

Janji Manis Sudaryono Pasca Dilantik Jadi Kepala BGN

Janji Manis Sudaryono Pasca Dilantik Jadi Kepala BGN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN Sudaryono menegaskan komitmennya membenahi tata kelola pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis...

Sudaryono Ditunjuk Prabowo Jadi Kepala BGN, Gantikan Nanik S Deyang

Sudaryono Ditunjuk Prabowo Jadi Kepala BGN, Gantikan Nanik S Deyang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto menunjuk Wakil Menteri Pertanian Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN. Sudaryono menggantikan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Pakai QRIS Ada Biaya Admin, Ini Penjelasan BI

January 12, 2026
BNI Tanam 258.000 Bibit Mangrove untuk Jaga Lingkungan dan Buka Peluang Usaha

BNI Tanam 258.000 Bibit Mangrove untuk Jaga Lingkungan dan Buka Peluang Usaha

July 26, 2026
Persebaya Bungkam Persija 1-0 Lewat Gol Bunuh Diri Radovan Pankov

Persebaya Bungkam Persija 1-0 Lewat Gol Bunuh Diri Radovan Pankov

July 27, 2026
Video Viral di Lubuk Pakam Jadi Pengingat, Begini Prosedur Aktivasi Rekening PIP

Video Viral di Lubuk Pakam Jadi Pengingat, Begini Prosedur Aktivasi Rekening PIP

July 26, 2026
Korban Perang Iran Tembus 642, Pentagon Ubah Sistem Pencatatan pada 2026

Korban Perang Iran Tembus 642, Pentagon Ubah Sistem Pencatatan pada 2026

July 27, 2026
Andrea Pirlo Selangkah Lagi Gantikan Gattuso sebagai Pelatih Timnas Italia

Andrea Pirlo Selangkah Lagi Gantikan Gattuso sebagai Pelatih Timnas Italia

July 27, 2026
Warga China Putus Massal Usai Pemerintah Larang Hubungan Asmara dengan AI

Warga China Putus Massal Usai Pemerintah Larang Hubungan Asmara dengan AI

July 27, 2026
BNI Apresiasi Fajar/Fikri Usai Sabet Gelar China Open 2026 dan Cetak Dua Juara Beruntun

BNI Apresiasi Fajar/Fikri Usai Sabet Gelar China Open 2026 dan Cetak Dua Juara Beruntun

July 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved