• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, January 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kenapa Ekonomi Hong Kong Bisa Beda Jauh dari Tiongkok Daratan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 28, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Kenapa Ekonomi Hong Kong Bisa Beda Jauh dari Tiongkok Daratan

JAKARTA, Cobisnis.com – Hong Kong dikenal sebagai wilayah yang unik di dunia. Meski secara politik masuk ke Republik Rakyat Tiongkok, sistem ekonominya berjalan sendiri, berbeda jauh dari sistem sosialis yang berlaku di daratan.

Perbedaan ini berawal dari sejarah panjang ketika Hong Kong masih menjadi koloni Inggris. Saat Inggris mengembalikannya ke Tiongkok pada 1997, disepakati sistem “satu negara, dua sistem”. Kesepakatan ini memberi Hong Kong kebebasan mengatur ekonomi, hukum, dan pemerintahannya sendiri selama 50 tahun, hingga 2047.

Artinya, Hong Kong tetap bagian dari Tiongkok, tapi punya kebijakan ekonomi pasar bebas yang terbuka untuk dunia. Berbeda dengan daratan yang masih dikontrol kuat oleh pemerintah pusat, Hong Kong lebih kapitalis dan pro-investasi.

Kebebasan ini bikin Hong Kong tumbuh pesat jadi salah satu pusat keuangan dunia. Pajak rendah, birokrasi sederhana, dan sistem hukum yang stabil menjadikan kota ini rumah bagi ratusan perusahaan internasional.

Selain itu, Hong Kong punya mata uang sendiri, dolar Hong Kong (HKD), dan sistem hukum berbasis common law ala Inggris. Sementara di Tiongkok, sistem hukumnya mengikuti model komunis yang lebih menekankan peran negara.

Keterbukaan pasar juga membuat Hong Kong jadi jembatan antara Barat dan Tiongkok. Banyak investor global memanfaatkan Hong Kong sebagai pintu masuk menuju pasar daratan, tanpa harus tunduk langsung pada regulasi ketat Beijing.

Namun, beberapa tahun terakhir, kebebasan Hong Kong mulai terancam. Sejak diberlakukannya Undang-Undang Keamanan Nasional pada 2020, banyak pihak menilai Beijing mulai mempersempit ruang otonomi wilayah itu.

Situasi politik ini berdampak pada kepercayaan bisnis dan investor. Meski ekonomi Hong Kong tetap tangguh, ketegangan politik bisa menekan statusnya sebagai pusat keuangan bebas di Asia.

Bagi warga Hong Kong, perbedaan sistem ekonomi bukan cuma soal uang, tapi juga soal identitas. Mereka terbiasa hidup dalam kebebasan ekonomi dan hukum yang lebih transparan, hal yang belum tentu sama dengan Tiongkok daratan.

Ke depan, dunia menunggu bagaimana Hong Kong akan bertahan di antara dua kekuatan: ideologi sosialis Tiongkok dan sistem pasar bebas yang sudah membentuk karakter ekonominya selama puluhan tahun.

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
download lava firmware
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
Tags: CobinsisEkonomiHongkongPebisnismudaTiongkok

Related Posts

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman, dipastikan tidak bisa menurunkan dua pemain kunci pada ajang FIFA Series...

Purbaya Pastikan Dana Program Makan Bergizi Tetap Jalan dan Efektif

Utang 2025 Rp736,3 T, Purbaya Sebut Hampir Sentuh Target APBN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Keuangan mencatat penarikan pembiayaan utang sebesar Rp 736,3 triliun sepanjang tahun 2025. Realisasi ini setara 94,9...

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Insomnia masih menjadi masalah umum yang dialami banyak orang, terutama di tengah rutinitas harian yang padat dan...

Telur Tiap Hari Selama Seminggu, Ini Dampaknya Menurut Ahli Gizi

Telur Tiap Hari Selama Seminggu, Ini Dampaknya Menurut Ahli Gizi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pandangan soal telur sebagai pemicu kolesterol tinggi perlahan berubah. Berbagai riset terbaru menunjukkan, telur justru bisa menjadi...

Terlalu Sering Konsumsi Gula, Otak Bisa Kena Efek Serius

Terlalu Sering Konsumsi Gula, Otak Bisa Kena Efek Serius

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Konsumsi makanan dan minuman manis yang tinggi gula disebut berpotensi merusak fungsi otak jika dilakukan terus-menerus. Kebiasaan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Saham DADA Naik 35% di Awal Tahun, Pasar Nilai Ada Fase Kebangkitan Baru

Saham DADA Naik 35% di Awal Tahun, Pasar Nilai Ada Fase Kebangkitan Baru

January 9, 2026
Bank Mandiri Salurkan 70% Dana Pemerintah, Purbaya Beri Sinyal Tambahan Stimulus

Pak Purbaya: Beli Rumah Baru Tahun 2026, PPN Ditanggung Pemerintah 100 Persen

January 8, 2026
Wilmar Dorong Akses Pendidikan Anak di Kawasan Perkebunan Sawit

Wilmar Dorong Akses Pendidikan Anak di Kawasan Perkebunan Sawit

January 9, 2026
Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat, Bank Mandiri Salurkan KUR Hampir Rp41 Triliun hingga Akhir 2025

Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat, Bank Mandiri Salurkan KUR Hampir Rp41 Triliun hingga Akhir 2025

January 9, 2026
Ofero Perkenalkan Stareer 5 Lit, Flagship Sepeda Listrik Jarak Jauh Berbasis Lithium

Ofero Perkenalkan Stareer 5 Lit, Flagship Sepeda Listrik Jarak Jauh Berbasis Lithium

January 9, 2026
Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

January 9, 2026
Purbaya Pastikan Dana Program Makan Bergizi Tetap Jalan dan Efektif

Utang 2025 Rp736,3 T, Purbaya Sebut Hampir Sentuh Target APBN

January 9, 2026
Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

January 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved