• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, June 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Kenapa Barang Murah Cepat Rusak, Ini Fakta di Baliknya

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 20, 2025
in Lifestyle
0
Kenapa Barang Murah Cepat Rusak, Ini Fakta di Baliknya

JAKARTA, Cobisnis.com – Barang murah yang awet memang terdengar ideal, tapi kenyataannya jarang terjadi. Dalam dunia nyata, logika bisnis dan perilaku konsumen membuat hal itu hampir mustahil. Murah dan tahan lama biasanya tidak berjalan beriringan karena keduanya berdiri di dua sisi yang berlawanan secara ekonomi.

Produsen bisa saja membuat barang murah dan awet sekaligus, tapi strategi itu tidak menguntungkan dalam jangka panjang. Kalau barang tahan lama, penjualan baru akan menurun. Sementara sistem ekonomi modern bergantung pada konsumsi berulang agar roda produksi tetap berputar.

Inilah yang disebut planned obsolescence, yaitu strategi di mana produk sengaja dibuat dengan masa pakai terbatas. Dengan begitu, konsumen akan membeli lagi saat barang lama rusak atau ketinggalan tren. Praktik ini sudah menjadi bagian dari model bisnis global, terutama di industri elektronik dan fesyen.

Di sisi lain, harga murah sering kali berarti biaya produksi ditekan sedemikian rupa. Bahan yang digunakan biasanya kualitas menengah ke bawah, tenaga kerja dibayar rendah, dan kontrol kualitas tidak seketat produk premium. Dampaknya, barang cepat rusak atau kehilangan fungsinya dalam waktu singkat.

Masalah ini juga berkaitan dengan psikologi konsumen. Banyak orang lebih memilih harga murah sekarang daripada investasi jangka panjang untuk barang yang lebih tahan lama. Keinginan mendapatkan kepuasan instan membuat logika “hemat di depan” lebih dominan daripada “hemat di belakang”.

Kondisi ekonomi masyarakat juga turut memengaruhi pilihan ini. Di tengah tekanan biaya hidup yang tinggi, sebagian besar konsumen memilih bertahan dengan membeli yang terjangkau, meski tahu tidak akan bertahan lama. Ini bukan semata kebiasaan konsumtif, tapi juga bentuk adaptasi terhadap keterbatasan finansial.

Selain itu, tren sosial dan budaya juga berperan besar. Di era media sosial, nilai barang sering kali diukur dari tampilan dan tren, bukan daya tahan. Banyak orang mengganti barang bukan karena rusak, tapi karena model baru lebih “kekinian”. Akibatnya, barang lama cepat tersingkir walaupun masih layak pakai.

Sementara itu, produsen memanfaatkan pola ini untuk terus memutar pasar. Produksi massal dan inovasi cepat membuat harga tetap murah, tapi kualitas dikorbankan. Barang awet malah dianggap ancaman karena bisa menurunkan permintaan. Siklus inilah yang membuat konsep “murah tapi tahan lama” sulit diwujudkan.

Fenomena ini menunjukkan bahwa sistem ekonomi modern lebih berpihak pada volume penjualan ketimbang keberlanjutan. Konsumen pun terjebak dalam lingkaran membeli, memakai, lalu membuang. Dalam jangka panjang, ini bukan cuma masalah dompet, tapi juga isu lingkungan akibat limbah konsumsi berlebih.

Pada akhirnya, barang murah yang awet bukan hal mustahil, tapi jarang diprioritaskan. Untuk mengubahnya, dibutuhkan kesadaran dari dua sisi: produsen yang mau berinovasi dengan etis, dan konsumen yang mulai berpikir jangka panjang. Selama keduanya belum berubah, siklus “murah tapi cepat rusak” akan terus berulang.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download micromax firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: CobisnisEkonomiGaya hiduphematmurahPebisnismuda

Related Posts

Purbaya Beberkan Kinerja Ekonomi RI di Hadapan Akademisi China, Pertumbuhan Tembus 5,61 Persen

Purbaya Beberkan Kinerja Ekonomi RI di Hadapan Akademisi China, Pertumbuhan Tembus 5,61 Persen

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kondisi ekonomi Indonesia saat berbicara di hadapan akademisi dan mahasiswa Nankai...

Said Iqbal Sebut 2.500 Buruh Pakerin Terancam PHK, Dana Rp1 Triliun Masih Tersangkut

Said Iqbal Sebut 2.500 Buruh Pakerin Terancam PHK, Dana Rp1 Triliun Masih Tersangkut

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal mengungkap ancaman PHK besar yang menimpa ribuan...

DPR Dorong Kebijakan Afirmatif untuk Rokok Golongan III, Pabrikan Baru Dinilai Tertekan

DPR Dorong Kebijakan Afirmatif untuk Rokok Golongan III, Pabrikan Baru Dinilai Tertekan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Anggota Komisi XI DPR RI, Said Abdullah mendorong pemerintah memberikan kebijakan afirmatif bagi pabrikan rokok golongan III....

Direktur BPRS Diduga Salurkan Kredit Fiktif, OJK Amankan 41 Aset

Direktur BPRS Diduga Salurkan Kredit Fiktif, OJK Amankan 41 Aset

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyita 41 aset yang diduga terkait tindak pidana perbankan syariah di PT Bank...

Cara Pakai Jam Tangan Sering Dikaitkan dengan Karakter, Kamu Lebih Suka di Tangan Kanan atau Kiri?

Cara Pakai Jam Tangan Sering Dikaitkan dengan Karakter, Kamu Lebih Suka di Tangan Kanan atau Kiri?

by Hidayat Taufik
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Jam tangan masih menjadi salah satu aksesori yang banyak digunakan hingga sekarang. Selain membantu melihat waktu, banyak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Niat Puasa Tasua dan Asyura Lengkap dengan Arab, Latin, Arti, serta Hadits Keutamaannya

Niat Puasa Tasua dan Asyura Lengkap dengan Arab, Latin, Arti, serta Hadits Keutamaannya

June 22, 2026
Kualitas Konstruksi hingga ODOL Disebut Picu Jalan Rusak di RI

Drakor Juni 2026 yang Siap Tayang di Netflix dan Disney+

May 28, 2026
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Pakai QRIS Ada Biaya Admin, Ini Penjelasan BI

January 12, 2026
Stasiun KRL JIS Diresmikan, Solusi Baru Atasi Macet Saat Ada Event Besar

BBKSDA Riau Evakuasi Beruang Madu yang Berkeliaran di Permukiman

June 23, 2026
Stasiun KRL JIS Diresmikan, Solusi Baru Atasi Macet Saat Ada Event Besar

Stasiun KRL JIS Diresmikan, Solusi Baru Atasi Macet Saat Ada Event Besar

June 23, 2026
Desa Savoca Berubah Total Setelah Jadi Lokasi Syuting The Godfather

Desa Savoca Berubah Total Setelah Jadi Lokasi Syuting The Godfather

June 22, 2026
Rumor Pernikahan Taylor Swift di Rhode Island Dibantah Wedding Planner

Rumor Pernikahan Taylor Swift di Rhode Island Dibantah Wedding Planner

June 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved