• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, May 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kenaikan Harga Gas Murah Tak Berdampak Signifikan Terhadap Industri

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
January 31, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Kenaikan Harga Gas Murah Tak Berdampak Signifikan Terhadap Industri

JAKARTA, Cobisnis.com – Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Antoni Arif menanggapi kenaikan harga gas bumi tertentu (HGBT) yang dipengaruhi fluktuasi harga minyak dunia.

Febri menilai, hal yang paling penting bagi industri adalah stabilitas pasokan dan kestabilan harga.

“Kalau kajiannya (dampak kenaikan nominal HGBT) di Kemenperin belum ada. Tapi, bagi industri yang penting itu stabilitas pasokan dan harga,” ujar Febri yang dikutip pada Jumat, 31 Januari.

Dia bilang, kenaikan harga yang tidak terlalu besar masih bisa diterima industri.

“Kalau harga naik sedikit sebenarnya, sih, tidak terlalu signifikan,” ucapnya.

Lantas, Febri mencontohkan harga HGBT untuk tujuh subsektor industri awalnya dipatok 6 dolar AS per MMBTU, tetapi pada jam tertentu bisa naik hingga 8 dolar AS atau 12 dolar AS per MMBTU.

“Kondisi ini sangat mengganggu. Tapi, kalau naik 0,5 dolar AS per MMBTU dengan pasokan tetap lancar, itu masih bisa diterima industri,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut, kebijakan harga gas bumi murah alias HGBT kemungkinan tidak lagi sebesar 6 dolar AS per MMBTU (juta meter kubik).

Meski begitu, dia memastikan bahwa penerima HGBT tetap untuk tujuh sektor industri, yaitu industri pupuk, petrokimia, oleokimia, baja, keramik, gelas kaca dan sarung tangan karet.

“HGBT sudah tidak lagi enam dolar AS, karena sekarang harga gas dunia lagi naik. Terus yang kedua, untuk HGBT bahan bakunya dari gas itu harganya lebih rendah dari gas yang dipakai untuk energi,” kata Bahlil.

Bahlil memperkirakan, gas yang dipergunakan untuk energi harganya kurang lebih 7 dolar AS per MMBTU, sementara gas yang dipergunakan untuk bahan baku sekitar 6,5 dolar AS.

Terkait industri-industri yang bakal menerima harga gas murah, Bahlil menyebut keputusan soal itu sudah final.

Tags: cobisnis.comHarga gas bumiindustriKemenperin

Related Posts

Petugas X-Ray Bandara Jeddah Sempat Curiga dengan Isi Koper Jemaah Asal Palembang

Petugas X-Ray Bandara Jeddah Sempat Curiga dengan Isi Koper Jemaah Asal Palembang

by Desti Dwi Natasya
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Petugas X-Ray di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, sempat dibuat curiga dengan isi koper milik jemaah haji asal...

Nadiem Bersyukur Jadi Tahanan Rumah, Ungkap Momen Haru dengan Anak

UNESCO Soroti Ketimpangan Global dalam Pendidikan Tinggi

by Desti Dwi Natasya
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – UNESCO merilis Laporan Tren Global Pendidikan Tinggi perdana pada Selasa (12/5/2026). Laporan tersebut menyoroti peningkatan akses pendidikan...

Nadiem Bersyukur Jadi Tahanan Rumah, Ungkap Momen Haru dengan Anak

Nadiem Bersyukur Jadi Tahanan Rumah, Ungkap Momen Haru dengan Anak

by Desti Dwi Natasya
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengaku bersyukur diperbolehkan menjalani tahanan rumah dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook....

BGN Hentikan Sementara 1.738 Dapur MBG setelah Evaluasi Standar Operasional

BGN Hentikan Sementara 1.738 Dapur MBG setelah Evaluasi Standar Operasional

by Hidayat Taufik
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah menghentikan sementara operasional 1.738 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga 12 Mei 2026. Langkah itu menjadi...

Rizky Ridho Minta Maaf Setelah Persija Gagal Juara

Rizky Ridho Minta Maaf Setelah Persija Gagal Juara

by Desti Dwi Natasya
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, meminta maaf setelah timnya dipastikan gagal meraih gelar juara BRI Super League...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
IPA Convex 2026

IPA Convex 2026: Perkuat Kolaborasi Sektor Hulu Migas Hadapi Tantangan Geopolitik dan Ketahanan Energi Nasional

May 12, 2026
Bank Raya

Bank Raya Tegaskan Komitmen ESG, Dorong Pembiayaan Inklusif dan Efisiensi Energi Operasional

May 12, 2026
Jakarta Marketing Week 2026 Resmi Ditutup, ANTAM Tegaskan Komitmen Emas Nasional di Panggung Kota Global

Jakarta Marketing Week 2026 Resmi Ditutup, ANTAM Tegaskan Komitmen Emas Nasional di Panggung Kota Global

May 12, 2026
Petugas X-Ray Bandara Jeddah Sempat Curiga dengan Isi Koper Jemaah Asal Palembang

Petugas X-Ray Bandara Jeddah Sempat Curiga dengan Isi Koper Jemaah Asal Palembang

May 13, 2026
Nadiem Bersyukur Jadi Tahanan Rumah, Ungkap Momen Haru dengan Anak

UNESCO Soroti Ketimpangan Global dalam Pendidikan Tinggi

May 13, 2026
Nadiem Bersyukur Jadi Tahanan Rumah, Ungkap Momen Haru dengan Anak

Nadiem Bersyukur Jadi Tahanan Rumah, Ungkap Momen Haru dengan Anak

May 13, 2026
BGN Hentikan Sementara 1.738 Dapur MBG setelah Evaluasi Standar Operasional

BGN Hentikan Sementara 1.738 Dapur MBG setelah Evaluasi Standar Operasional

May 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved