• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, April 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kemenko Marves Akan Bahas Ekspor Listrik dengan Kementerian ESDM

Saeful Imam by Saeful Imam
October 9, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Kemenko Marves Akan Bahas Ekspor Listrik dengan Kementerian ESDM

Indonesia ekspor listrik

JAKARTA, COBISNIS.COM – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) merespons protes dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, terkait rencana ekspor listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT). Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Rachmat Kaimuddin, menyatakan bahwa pembahasan lebih lanjut mengenai ekspor listrik ini akan dilakukan bersama Kementerian ESDM. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut akan mengacu pada kebijakan dari kementerian terkait.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa pihaknya tengah mengkaji ulang rencana ekspor listrik yang bersumber dari pembangkit EBT atau dikenal dengan istilah “listrik hijau” ke luar negeri. Menurutnya, langkah ekspor tersebut harus dipertimbangkan secara matang agar memberikan manfaat yang maksimal bagi Indonesia. Bahlil menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menjalankan kebijakan ekspor listrik ini, terutama mengingat dampak strategisnya bagi kebutuhan energi nasional.

Bahlil menjelaskan bahwa sebelum memutuskan ekspor listrik, pemerintah perlu memastikan apakah kebutuhan listrik berbasis EBT untuk pasar domestik sudah terpenuhi. Jika kebutuhan nasional sudah mencukupi, barulah ekspor ke negara lain dapat dipertimbangkan. Selain itu, pemerintah juga akan meninjau nilai ekonomi dari ekspor tersebut agar memberikan keuntungan yang signifikan bagi Indonesia.

Menurut Bahlil, setelah memastikan kebutuhan dalam negeri, pemerintah akan mulai merumuskan negara-negara mana saja yang menjadi target pasar ekspor listrik ‘hijau’. Salah satu pasar yang saat ini dinilai potensial adalah Singapura. Kerja sama antara Indonesia dan Singapura telah diteken melalui Memorandum of Understanding (MoU) pada 5 September 2024. Dalam kesepakatan tersebut, Indonesia berpotensi mengekspor hingga 3,4 gigawatt (GW) listrik hijau ke Singapura.

Proyek ekspor listrik ke Singapura memiliki nilai yang sangat besar, yakni mencapai 20 miliar dollar AS atau sekitar Rp 308 triliun dengan asumsi kurs Rp 15.400 per dollar AS. Potensi kerja sama ini dinilai strategis dalam upaya mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan dan memperkuat hubungan ekonomi antara kedua negara. Meskipun demikian, Bahlil menegaskan bahwa kesepakatan final terkait ekspor ini belum terealisasi sepenuhnya.

Menurut Bahlil, saat ini yang ada hanya MoU, yang sifatnya tidak mengikat. Ia menegaskan bahwa meskipun belum ada kesepakatan ekspor yang konkret, potensi kerja sama antara Indonesia dan Singapura tetap berjalan dengan baik. Semua pihak terlibat dalam memastikan agar kerja sama ini dapat membawa manfaat bagi kedua negara dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Di sisi lain, Bahlil juga mengingatkan bahwa MoU tersebut hanyalah kesepahaman awal yang membutuhkan langkah lanjutan sebelum diwujudkan dalam bentuk perjanjian yang mengikat. Pemerintah masih harus melakukan berbagai kajian untuk memastikan bahwa ekspor listrik hijau ini benar-benar menguntungkan dan tidak mengganggu kebutuhan energi domestik.

Dalam berbagai kesempatan, Kemenko Marves menyatakan bahwa pihaknya siap untuk mendukung kebijakan Kementerian ESDM terkait ekspor listrik berbasis energi baru terbarukan ini. Pembahasan lebih lanjut antara kedua kementerian akan dilakukan dalam waktu dekat untuk menyusun langkah-langkah yang tepat dalam merealisasikan ekspor listrik hijau ke Singapura atau negara lain.

Pemerintah berharap ekspor listrik hijau ini dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai negara penghasil energi terbarukan di kawasan Asia Tenggara, sekaligus mendukung agenda global untuk mengurangi emisi karbon dan mempercepat transisi energi yang lebih ramah lingkungan.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
online free course
download intex firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
Tags: ekspor listrikKemenko marvesKementerian ESDM

Related Posts

BBM Shell Stok Kosong Bahlil Ungkap ?

BBM Shell Stok Kosong Bahlil Ungkap ?

by Hidayat Taufik
February 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menanggapi kondisi sejumlah SPBU swasta Shell yang mengalami...

Kementerian ESDM: Tarif Listrik Indonesia Paling Murah se-ASEAN

Kementerian ESDM Siapkan Sistem Verifikasi Pembeli Elpiji 3 Kg Mulai Tahun Depan

by Farida Ratnawati
August 29, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyiapkan sebuah sistem untuk memverifikasi data para pembeli elpiji...

Menteri Investasi Bahlil: Investasi Xinyi Group di Rempang Tidak Ada Kendala, Hanya Butuh Waktu

Bahlil: Fasilitas LNG Terapung Ditargetkan Rampung Awal Tahun 2027

by Farida Ratnawati
August 13, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, pembangunan fasilitas Floating Liquefied Natural Gas (FLNG)...

Ilustrasi Biodiesel

Implementasi BBN Biodiesel B40 Domestik Mencapai 6,8 Juta KL per Semester I-2025

by Farida Ratnawati
August 12, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan, hingga Juni 2025, implementasi bahan bakar nabati (BBN) campuran...

Kementerian ESDM: Tarif Listrik Indonesia Paling Murah se-ASEAN

Kementerian ESDM Minta Semua Perusahaan Tambang Kembali Ajukan RKAB 2026 Mulai Oktober 2025

by Farida Ratnawati
July 23, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mantap memberlakukan pengajuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) menjadi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BNI Jadi Bank Pertama di Indonesia yang Terbitkan AT – 1 Bond

BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank

April 26, 2026
AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

April 26, 2026
Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

April 26, 2026
Pemprov DKI Gratiskan 103 Sekolah Swasta pada 2026

Pemprov DKI Gratiskan 103 Sekolah Swasta pada 2026

April 26, 2026
Penembakan di Acara Gedung Putih, Diduga Sasar Pejabat Trump

Penembakan di Acara Gedung Putih, Diduga Sasar Pejabat Trump

April 26, 2026
Lonjakan Penumpang KRL Tunjukkan Perubahan Gaya Hidup Warga Perkotaan

Lonjakan Penumpang KRL Tunjukkan Perubahan Gaya Hidup Warga Perkotaan

April 26, 2026
Kibarkan Merah Putih, Kiandra Ramadhipa Menang Dramatis di Rookies Cup 2026

Kibarkan Merah Putih, Kiandra Ramadhipa Menang Dramatis di Rookies Cup 2026

April 26, 2026
Kelangkaan Plastik Ganggu Produksi, Beras SPHP Diizinkan Pakai Kemasan Lama

Kelangkaan Plastik Ganggu Produksi, Beras SPHP Diizinkan Pakai Kemasan Lama

April 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved