• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kemenko Marves Akan Bahas Ekspor Listrik dengan Kementerian ESDM

Saeful Imam by Saeful Imam
October 9, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Kemenko Marves Akan Bahas Ekspor Listrik dengan Kementerian ESDM

Indonesia ekspor listrik

JAKARTA, COBISNIS.COM – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) merespons protes dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, terkait rencana ekspor listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT). Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Rachmat Kaimuddin, menyatakan bahwa pembahasan lebih lanjut mengenai ekspor listrik ini akan dilakukan bersama Kementerian ESDM. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut akan mengacu pada kebijakan dari kementerian terkait.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa pihaknya tengah mengkaji ulang rencana ekspor listrik yang bersumber dari pembangkit EBT atau dikenal dengan istilah “listrik hijau” ke luar negeri. Menurutnya, langkah ekspor tersebut harus dipertimbangkan secara matang agar memberikan manfaat yang maksimal bagi Indonesia. Bahlil menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menjalankan kebijakan ekspor listrik ini, terutama mengingat dampak strategisnya bagi kebutuhan energi nasional.

Bahlil menjelaskan bahwa sebelum memutuskan ekspor listrik, pemerintah perlu memastikan apakah kebutuhan listrik berbasis EBT untuk pasar domestik sudah terpenuhi. Jika kebutuhan nasional sudah mencukupi, barulah ekspor ke negara lain dapat dipertimbangkan. Selain itu, pemerintah juga akan meninjau nilai ekonomi dari ekspor tersebut agar memberikan keuntungan yang signifikan bagi Indonesia.

Menurut Bahlil, setelah memastikan kebutuhan dalam negeri, pemerintah akan mulai merumuskan negara-negara mana saja yang menjadi target pasar ekspor listrik ‘hijau’. Salah satu pasar yang saat ini dinilai potensial adalah Singapura. Kerja sama antara Indonesia dan Singapura telah diteken melalui Memorandum of Understanding (MoU) pada 5 September 2024. Dalam kesepakatan tersebut, Indonesia berpotensi mengekspor hingga 3,4 gigawatt (GW) listrik hijau ke Singapura.

Proyek ekspor listrik ke Singapura memiliki nilai yang sangat besar, yakni mencapai 20 miliar dollar AS atau sekitar Rp 308 triliun dengan asumsi kurs Rp 15.400 per dollar AS. Potensi kerja sama ini dinilai strategis dalam upaya mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan dan memperkuat hubungan ekonomi antara kedua negara. Meskipun demikian, Bahlil menegaskan bahwa kesepakatan final terkait ekspor ini belum terealisasi sepenuhnya.

Menurut Bahlil, saat ini yang ada hanya MoU, yang sifatnya tidak mengikat. Ia menegaskan bahwa meskipun belum ada kesepakatan ekspor yang konkret, potensi kerja sama antara Indonesia dan Singapura tetap berjalan dengan baik. Semua pihak terlibat dalam memastikan agar kerja sama ini dapat membawa manfaat bagi kedua negara dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Di sisi lain, Bahlil juga mengingatkan bahwa MoU tersebut hanyalah kesepahaman awal yang membutuhkan langkah lanjutan sebelum diwujudkan dalam bentuk perjanjian yang mengikat. Pemerintah masih harus melakukan berbagai kajian untuk memastikan bahwa ekspor listrik hijau ini benar-benar menguntungkan dan tidak mengganggu kebutuhan energi domestik.

Dalam berbagai kesempatan, Kemenko Marves menyatakan bahwa pihaknya siap untuk mendukung kebijakan Kementerian ESDM terkait ekspor listrik berbasis energi baru terbarukan ini. Pembahasan lebih lanjut antara kedua kementerian akan dilakukan dalam waktu dekat untuk menyusun langkah-langkah yang tepat dalam merealisasikan ekspor listrik hijau ke Singapura atau negara lain.

Pemerintah berharap ekspor listrik hijau ini dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai negara penghasil energi terbarukan di kawasan Asia Tenggara, sekaligus mendukung agenda global untuk mengurangi emisi karbon dan mempercepat transisi energi yang lebih ramah lingkungan.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
download samsung firmware
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
Tags: ekspor listrikKemenko marvesKementerian ESDM

Related Posts

Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.

ESDM Pastikan Harga Pertalite Tidak Naik

by Desti Dwi Natasya
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite tidak mengalami...

Jatah LPG 3 Kg Dipotong, ESDM Siapkan CNG dan Kompor Listrik

Jatah LPG 3 Kg Dipotong, ESDM Siapkan CNG dan Kompor Listrik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Jatah LPG 3 kilogram untuk 2027 disepakati sebesar 8.000,0 ribu metrik ton atau 8 juta MT. Angka...

RI Berada di Ring of Fire, Puan Dorong Antisipasi Bencana

RI Berada di Ring of Fire, Puan Dorong Antisipasi Bencana

by Hidayat Taufik
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Menurutnya, kondisi geografis...

Badan Geologi dan BMKG Akan Diintegrasikan Prabowo, Apa Bedanya?

Badan Geologi dan BMKG Akan Diintegrasikan Prabowo, Apa Bedanya?

by Hidayat Taufik
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Presiden Prabowo Subianto membuka wacana untuk mempererat koordinasi antara Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral...

CNG 3 Kg Segera Diuji Coba, Bakal Gantikan LPG 3 Kg?

CNG 3 Kg Segera Diuji Coba, Bakal Gantikan LPG 3 Kg?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah akan menguji coba penggunaan tabung Compressed Natural Gas atau CNG 3 kg kepada masyarakat mulai pekan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kualitas Air dan Izin Bermasalah, 18 DAMIU Ditutup

YE Bagikan Momen Jakarta, Antusiasme Jelang Konser Makin Terasa

October 5, 2026
Portugal memastikan tiket perempat final UEFA Nations League usai mengalahkan Norwegia, sementara Jerman ditahan Yunani.

Portugal Lolos, Jerman Masih Tertahan

October 5, 2026
Marc Marquez menang di GP Jepang 2026 dan memangkas jarak dengan Jorge Martin menjadi dua poin menjelang MotoGP Indonesia di Mandalika.

Marc Marquez Pangkas Jarak dari Jorge Martin

October 5, 2026
Di Tengah Perang dengan AS, Menteri Perminyakan Iran Pilih Mundur

Di Tengah Perang dengan AS, Menteri Perminyakan Iran Pilih Mundur

October 5, 2026
Gila! Drama 120 Menit Indonesia Vs Thailand Berakhir Lewat Adu Pinalti, Garuda Juara

Gila! Drama 120 Menit Indonesia Vs Thailand Berakhir Lewat Adu Pinalti, Garuda Juara

October 5, 2026
FBI Tangkap Perempuan yang Diduga Menguntit Keluarga Presiden Taiwan

FBI Tangkap Perempuan yang Diduga Menguntit Keluarga Presiden Taiwan

October 5, 2026
Saudi Turunkan Harga Jual Minyak bagi Pembeli dari Asia

Saudi Turunkan Harga Jual Minyak bagi Pembeli dari Asia

October 5, 2026
Kualitas Air dan Izin Bermasalah, 18 DAMIU Ditutup

Desa Maju Prudential Dorong Sanitasi dan Lingkungan Sehat di Bogor

October 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved