• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, June 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kemacetan Priok Tidak Hanya Sebatas Sistem Logistik, Konektivitas dan Integrasi Akses Tol Solusi Mengurai Kemacetan di Tanjung Priok

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
May 22, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Kemacetan Priok Tidak Hanya Sebatas Sistem Logistik,  Konektivitas dan Integrasi Akses Tol Solusi Mengurai Kemacetan di Tanjung Priok

JAKARTA, Cobisnis.com – Pelabuhan Tanjung Priok memegang peran vital sebagai pintu gerbang utama arus barang ekspor-impor Indonesia serta pusat distribusi logistik nasional. Kelancaran akses menuju dan dari pelabuhan menjadi kunci untuk menjaga efisiensi rantai pasok dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Namun, ketika akses terganggu, dampaknya bisa meluas. Salah satunya terlihat pada April 2025, ketika kemacetan parah terjadi di pintu masuk New Priok Container Terminal One (NPCT1). Lonjakan volume truk kontainer pasca arus balik Lebaran diperparah oleh mahalnya tarif Jalan Tol Cibitung-Cilincing, yang membuat armada logistik memilih jalur alternatif seperti JORR-1 dan tol pelabuhan. Konsentrasi lalu lintas di jalur-jalur tersebut pun tak terhindarkan, memicu penumpukan kendaraan dan kemacetan berkepanjangan.

Menurut Sugi Purnoto, selaku Senior Consultant Supply Chain Indonesia (SCI), kemacetan di Pelabuhan Tanjung Priok tidak hanya menghambat lalu lintas. Tetapi juga menimbulkan kerugian signifikan mulai dari hilangnya waktu produktif, lonjakan biaya operasional, hingga gangguan rantai pasok dan percepatan kerusakan armada logistik. “Terlepas dari kapasitas volume dan lonjakan jumlah truk yang masuk ke terminal pelabuhan, kemacetan tersebut bisa diminimalisir. Salah satunya, dengan membuka akses jalur alternatif dan mengintegrasikan jalan tol eksisting menuju ke Pelabuhan Tanjung Priok sebagai solusi strategis untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan efisiensi distribusi logistik,” jelas Sugi.

Lebih lanjut, Sugi menyebutkan bahwa integrasi jalur akses menuju Pelabuhan dengan Jalan Tol Cibitung-Cilincing dapat menjadi solusi ideal. “Integrasi tarif Jalan Tol Cibitung-Cilincing sebagai salah satu akses dari dan menuju Pelabuhan Tanjung Priok, dengan sistem jaringan jalan tol lain di Jabodetabek akan menekan perbedaan tarif yang selama ini terjadi. Konektivitas dan tarif jalan tol yang lebih ekonomis, selalu menjadi pertimbangan pelaku usaha dalam pemilihan jalur logistik mereka. Karenanya, integrasi Jalan Tol Cibitung-Cilincing dengan sistem jaringan jalan tol lainnya akan mendorong distribusi lalu lintas yang lebih merata. Serta, membantu mengurangi kemacetan di ruas-ruas tol lainnya, terutama yang menuju pelabuhan,” jelas Sugi

Di tingkat makro, integrasi tarif Jalan Tol Cibitung-Cilincing tak hanya menjadi solusi untuk mengurai kemacetan, tetapi juga membuka peluang pengembangan wilayah yang lebih luas. Penyesuaian tarif ini berpotensi mendorong pemanfaatan penuh infrastruktur jalan tol, sekaligus mempercepat pembangunan fasilitas pendukung di sepanjang koridor Jalan Tol Cibitung-Cilincing, seperti rest area yang berfungsi sebagai titik transit antar moda, depo kontainer, hingga hub logistik. Akses logistik yang lancar juga berpotensi menarik investasi dan menciptakan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Jakarta dan sekitarnya.

“Integrasi sistem jalan tol dapat mendorong pengembangan, misalnya melalui pembangunan hub logistik di ruas Jalan Tol Cibitung–Cilincing. Kehadiran hub logistik ini dapat menjadi solusi integrasi konektivitas antara kawasan industri dan pelabuhan. Keberadaan hub logistik ini juga akan membantu memecah arus kendaraan logistik yang selama ini terpusat ke pelabuhan utama, serta memaksimalkan proses bongkar muat dari arah timur Jakarta. Keberadaan hub logistik ini dapat mengurangi waktu tunggu barang, sehingga arus lalu lintas menjadi lebih efisien dan mengurai kemacetan di area pelabuhan,” jelas Sugi.

Pada kesempatan yang berbeda, Arif Suhartono, Direktur Utama Pelindo, menjelaskan hasil evaluasi internal menunjukkan Terminal NPCT1 di Tanjung Priok melayani pelanggan melebihi kapasitas ideal operasional sehingga menyebabkan kemacetan. “Berdasarkan hasil investigasi yang cukup detail, disimpulkan bahwa permasalahan kemacetan di Pelabuhan Tanjung Priok adalah akibat kecerobohan dan ketidakcermatan NPCT1 dalam melakukan perencanaan operasi,” kata Arif.

Ia menambahkan bahwa lonjakan aktivitas tersebut sebagai kombinasi dari adanya tiga kapal yang sandar bersamaan di NPCT1, peningkatan kepadatan lapangan (Yard Occupancy Ratio/YOR) melebihi ambang normal. Pada saat yang sama, alat bongkar muat di lapangan juga harus melayani receiving dan delivery truk peti kemas melebihi kapasitas peralatan.

“Sedangkan untuk solusi jangka panjang, kami telah menyiapkan pembangunan jalan baru yaitu New Priok Eastern Access (NPEA), yang menghubungkan secara langsung New Priok Terminal ke jalan tol pelabuhan sebagai solusi jangka panjang. Jalan ini akan mendukung kelancaran pergerakan barang dari dan menuju kawasan industri, termasuk kawasan industri Cikarang, Cibitung, dan kawasan lainnya, ke Pelabuhan Tanjung Priok,” tutup Arif.

Sebagai catatan, NPEA—yang merupakan singkatan dari New Priok Eastern Access—dirancang untuk menghubungkan Pelabuhan Kalibaru (New Priok) dengan Jalan Tol Cibitung–Cilincing. Kehadiran jalur ini diharapkan menjadi solusi strategis untuk mendukung konektivitas pelabuhan dan memperlancar arus logistik dari kawasan industri ke Pelabuhan Tanjung Priok.

Sejalan dengan pernyataan Arif, Sugi kembali menekankan pentingnya konektivitas dengan jalan tol eksisting untuk mempercepat solusi dalam mengurai kemacetan di Pelabuhan Tanjung Priok. Ia berharap pemerintah dan operator jalan tol segera mendorong evaluasi tarif Jalan Tol Cibitung–Cilincing menjadi lebih kompetitif, guna meningkatkan efisiensi dan kelancaran arus logistik nasional. “Salah satu solusi untuk mengurai kemacetan di ruas tol pelabuhan adalah dengan menekan tarif Tol Cibitung–Cilincing agar lebih ekonomis, sehingga dapat menghubungkan kawasan logistik secara langsung ke pelabuhan,” tutup Sugi.

Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
online free course
download mobile firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: cobisnis.comKemacetan PriokPelabuhan Tanjung Priok

Related Posts

Veda Ega Ungguli Hakim Danish pada FP2 Moto3 Belanda 2026

Veda Ega Ungguli Hakim Danish pada FP2 Moto3 Belanda 2026

by Hidayat Taufik
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama menunjukkan peningkatan performa pada sesi Free Practice 2 (FP2) Moto3 Belanda 2026...

Nasib IKN Masih Tak Jelas, Otorita Ajukan Dana Perawatan Rp585 Miliar

Nasib IKN Masih Tak Jelas, Otorita Ajukan Dana Perawatan Rp585 Miliar

by Hidayat Taufik
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah mengusulkan anggaran operasional dan pemeliharaan (Operation and Maintenance/O&M) Ibu Kota Nusantara (IKN) sebesar Rp585 miliar dalam...

Auto Draft

Saham AI Kembali Anjlok, Investor Mulai Khawatir Soal Keuntungan

by Zahra Zahwa
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Saham perusahaan kecerdasan buatan (AI) kembali tertekan setelah investor mempertanyakan besarnya investasi yang belum menghasilkan keuntungan sesuai...

Auto Draft

Astronom Temukan Asal Partikel Hantu dari Galaksi Shadow Blaster

by Zahra Zahwa
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Astronom berhasil melacak asal sebuah neutrino berenergi tinggi hingga galaksi pembentuk bintang yang dijuluki Shadow Blaster. Temuan...

Auto Draft

Teknologi AI Ungkap Isi Papirus Kuno Korban Letusan Gunung Vesuvius

by Zahra Zahwa
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kecerdasan buatan (AI) membantu ilmuwan membuka dan membaca sebagian isi gulungan papirus kuno yang hangus akibat letusan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penempatan Dana SAL Kementerian Keuangan Dorong Penguatan Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Penempatan Dana SAL Kementerian Keuangan Dorong Penguatan Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

June 27, 2026
Gelombang Panas Ekstrem di Eropa Tewaskan Ratusan Orang

Korban Gempa Venezuela Bertambah Jadi 589 Orang, Ribuan Terluka

June 27, 2026
Prancis Menang Telak atas Norwegia, Senegal Jaga Asa ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Prancis Menang Telak atas Norwegia, Senegal Jaga Asa ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

June 27, 2026
Gilberto Mora Catat Sejarah sebagai Pemain Termuda di Piala Dunia 2026

Gilberto Mora Catat Sejarah sebagai Pemain Termuda di Piala Dunia 2026

June 27, 2026
Graham Potter Antusias Hadapi Perancis, Swedia Siap Bikin Kejutan di Piala Dunia 2026

Graham Potter Antusias Hadapi Perancis, Swedia Siap Bikin Kejutan di Piala Dunia 2026

June 28, 2026
Argentina Sudah Lolos, Lionel Messi Tak Jadi Starter Kontra Yordania

Argentina Sudah Lolos, Lionel Messi Tak Jadi Starter Kontra Yordania

June 28, 2026
Air Putih Ternyata Bisa Bantu Saat Cemas, Tapi Bukan Obat Serangan Panik

Air Putih Ternyata Bisa Bantu Saat Cemas, Tapi Bukan Obat Serangan Panik

June 28, 2026
Menkeu Purbaya Batal Berangkat Haji 21 Mei, Ikhlas dan Pasrah Tunggu Tahun Depan

Patriot Bond Tak Beri Kekebalan Penuh, Purbaya Sebut Perusahaan Tetap Diawasi

June 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved