• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, April 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Kasus Virus Nipah di Bengala Barat Meningkat, WHO Ungkap Tujuh Fakta Penting

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
February 3, 2026
in Nasional
0
Perlukah Waspada? Super Flu Subclade K Disebut Bukan Ancaman Pandemi Baru

JAKARTA, Cobisnis.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis laporan terbaru Disease Outbreak News (DONs) terkait kemunculan kembali kasus infeksi virus Nipah di Bengala Barat, India. Laporan yang diterbitkan pada 30 Januari 2026 itu memuat tujuh temuan utama yang kini menjadi perhatian serius komunitas kesehatan global.

Pakar Kesehatan dari Universitas Griffith Australia, Prof. Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan bahwa kasus virus Nipah di India secara resmi telah masuk dalam laporan DONs WHO. Menurutnya, tujuh poin yang disampaikan WHO penting untuk dipahami sebagai dasar penanggulangan penyakit menular tersebut.

“Per 30 Januari 2026, kejadian infeksi virus Nipah di Bengala Barat telah masuk dalam laporan DONs WHO. Ada tujuh hal penting yang disampaikan WHO terkait kasus ini dan perlu diketahui bersama untuk upaya pengendalian,” ujar Prof. Tjandra di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin, 2 Februari 2026.

Ia mengungkapkan, dua kasus terbaru melibatkan tenaga kesehatan, yakni seorang perawat pria dan seorang perawat wanita berusia antara 20 hingga 30 tahun yang bekerja di rumah sakit swasta di wilayah Barasat. Keduanya mulai mengalami gejala berat pada akhir Desember 2025 dan baru dipastikan positif virus Nipah setelah menjalani pemeriksaan laboratorium lanjutan pada Januari 2026.

Prof. Tjandra, yang juga pernah menjabat Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, menyoroti peran India National Institute of Virology dalam proses identifikasi virus tersebut. Ia menyebut lembaga tersebut memiliki reputasi yang sangat baik dalam penanganan penyakit menular dan berharap Indonesia dapat memiliki institusi serupa.

Kondisi kedua pasien hingga kini masih menjadi perhatian. Perawat perempuan dilaporkan berada dalam kondisi kritis dan dirawat di ruang ICU dengan bantuan ventilator. Sementara itu, perawat pria mengalami gangguan neurologis berat, meskipun secara bertahap menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

Hingga saat ini, otoritas kesehatan setempat belum berhasil mengungkap sumber awal penularan virus Nipah yang menginfeksi kedua tenaga medis tersebut. Ketidakjelasan asal penularan ini dinilai menjadi tantangan utama dalam upaya pengendalian kasus.

“Selama sumber penularan awal belum diketahui, penanganan kasus ini belum bisa dikatakan sepenuhnya tuntas,” tegas Prof. Tjandra.

WHO sendiri menilai risiko kesehatan akibat kasus virus Nipah ini masih berada pada tingkat rendah, baik secara regional maupun global. Meski demikian, virus Nipah tetap dimasukkan dalam daftar patogen prioritas dunia. Langkah tersebut bertujuan untuk mempercepat pengembangan alat deteksi, pengobatan, serta langkah-langkah medis antisipatif guna menghadapi potensi wabah di masa mendatang.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
download micromax firmware
Download WordPress Themes
online free course
Tags: Bengala Baratcobisnis.comindiaVirus NipahWHO

Related Posts

Penembakan di Acara Gedung Putih, Diduga Sasar Pejabat Trump

Penembakan di Acara Gedung Putih, Diduga Sasar Pejabat Trump

by Hidayat Taufik
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Washington DC dilanda kepanikan setelah pria bersenjata melepaskan tembakan di luar acara tahunan White House Correspondents' Association,...

Shin Tae-yong Berpeluang Latih Persija Jakarta, Akmal Marhali Ungkap Alasannya

Shin Tae-yong Berpeluang Latih Persija Jakarta, Akmal Marhali Ungkap Alasannya

by Hidayat Taufik
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pengamat sepak bola nasional, Akmal Marhali, menilai Shin Tae-yong punya peluang besar melatih Persija Jakarta musim depan....

BSI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi QRIS Soundbox

BSI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi QRIS Soundbox

by Dwi Natasya
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi digital bagi seluruh segmen nasabah, termasuk pedagang dan UMKM,...

Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatat hasil positif dengan finis di posisi keenam pada Moto3 Spanyol...

Pelaku Penembakan di Acara Trump Terungkap, Presiden AS Sempat Dievakuasi

Pelaku Penembakan di Acara Trump Terungkap, Presiden AS Sempat Dievakuasi

by Hidayat Taufik
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aparat keamanan mengungkap identitas pelaku penembakan yang memicu kepanikan dalam acara White House Correspondents' Dinner di Hotel...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BNI Jadi Bank Pertama di Indonesia yang Terbitkan AT – 1 Bond

BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank

April 26, 2026
AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

April 26, 2026
Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

April 26, 2026
Pemprov DKI Gratiskan 103 Sekolah Swasta pada 2026

Pemprov DKI Gratiskan 103 Sekolah Swasta pada 2026

April 26, 2026
Penembakan di Acara Gedung Putih, Diduga Sasar Pejabat Trump

Penembakan di Acara Gedung Putih, Diduga Sasar Pejabat Trump

April 26, 2026
Lonjakan Penumpang KRL Tunjukkan Perubahan Gaya Hidup Warga Perkotaan

Lonjakan Penumpang KRL Tunjukkan Perubahan Gaya Hidup Warga Perkotaan

April 26, 2026
Kibarkan Merah Putih, Kiandra Ramadhipa Menang Dramatis di Rookies Cup 2026

Kibarkan Merah Putih, Kiandra Ramadhipa Menang Dramatis di Rookies Cup 2026

April 26, 2026
Kelangkaan Plastik Ganggu Produksi, Beras SPHP Diizinkan Pakai Kemasan Lama

Kelangkaan Plastik Ganggu Produksi, Beras SPHP Diizinkan Pakai Kemasan Lama

April 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved