• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, April 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Kasus Campak Melonjak, Eliminasi Global Jadi Tujuan yang Kian Jauh

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 1, 2025
in News
0
Kasus Campak Melonjak, Eliminasi Global Jadi Tujuan yang Kian Jauh

JAKARTA, Cobisnis.com – Laporan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkap bahwa meski vaksinasi campak telah menyelamatkan sekitar 58 juta jiwa sejak tahun 2000-2024, lonjakan kasus kini mengancam kemajuan tersebut. Dengan cakupan vaksin yang turun di bawah ambang 95% yang dibutuhkan untuk menghentikan transmisi, 59 negara melaporkan wabah besar sepanjang tahun lalu hampir tiga kali lipat dibanding 2021. Bahkan seperempat wabah terjadi di negara yang sebelumnya dinyatakan bebas campak, termasuk Kanada dan Amerika Serikat.

WHO menyebut eliminasi campak secara global kini menjadi “tujuan yang semakin jauh.” Kemunduran ini dipicu menurunnya sumber daya untuk imunisasi dan surveilans penyakit, termasuk berkurangnya dukungan AS terhadap program kesehatan global. Kanada sudah kehilangan status eliminasi, dan AS dikhawatirkan menyusul.

Menurut CDC, AS mencatat 1.798 kasus campak terkonfirmasi tahun ini, tertinggi sejak negara itu mencapai status eliminasi pada tahun 2000. Campak tetap menjadi virus paling menular di dunia, kata Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, dan selalu memanfaatkan celah dalam cakupan imunisasi. Secara global, lebih dari 30 juta anak tidak mendapatkan perlindungan penuh terhadap campak sepanjang 2024.

Kemenangan dan Tantangan

Meski demikian, ada kemajuan berarti: angka kematian menurun drastis sejak 2000. Semua negara anggota WHO berkomitmen mengejar eliminasi campak dan rubella melalui cakupan vaksin minimal 95%, penguatan surveilans, dan integrasi target eliminasi dalam sistem kesehatan nasional.

Tahun ini, Cabo Verde, Seychelles, dan Mauritius menjadi negara Afrika pertama yang berhasil mencapai eliminasi. 21 negara Pasifik juga meraih eliminasi campak dan rubella.

Namun, kemajuan dianggap terlalu lambat. Tiga negara belum memasukkan pemberian dosis kedua vaksin sebagai standar, padahal dosis kedua meningkatkan efektivitas menjadi 95%. Pada 2024, cakupan global baru mencapai 84% untuk dosis pertama dan 76% untuk dosis kedua. Anak-anak di wilayah konflik menjadi kelompok paling rentan.

Mengaopa Eliminasi Melambat

Penurunan imunisasi global sejak pandemi Covid-19 menjadi penyebab utama. Jutaan anak yang melewatkan jadwal vaksin sulit mengejar ketertinggalan. Campak menjadi “alarm kebakaran” bagi program imunisasi: ketika campak kembali muncul, itu pertanda ada celah besar dalam cakupan vaksin dan akses layanan kesehatan. Celah yang sama terlihat pada penyakit lain seperti polio dan pertusis.

Selain disinformasi, hambatan terbesar adalah akses, terutama karena lemahnya sistem imunisasi rutin termasuk kurangnya tenaga kesehatan terlatih, logistik, transportasi, dan surveilans.

Pendanaan yang tergerus untuk Jaringan Laboratorium Campak dan Rubella Global serta program imunisasi nasional meningkatkan risiko wabah lebih besar tahun depan. WHO menegaskan bahwa pendanaan domestik yang berkelanjutan dan kemitraan baru menjadi kebutuhan mendesak untuk kembali memperkuat upaya menuju dunia bebas campak.

Tags: Campakcobisnis.comimunisasivaksinWHO

Related Posts

Saifullah Yusuf: Rumah Sakit Tidak Boleh Menolak Pasien Cuci Darah

Saifullah Yusuf: Rumah Sakit Tidak Boleh Menolak Pasien Cuci Darah

by Hidayat Taufik
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa rumah sakit dilarang menolak pasien dengan penyakit katastropik, khususnya pasien yang...

PNS WFH Hari Jumat, Apakah Siswa Ikut Libur?

PNS WFH Hari Jumat, Apakah Siswa Ikut Libur?

by Hidayat Taufik
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau...

Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

by Hidayat Taufik
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di masyarakat memicu kepanikan warga di sejumlah wilayah...

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

by Hidayat Taufik
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Indonesia resmi memberlakukan kebijakan efisiensi bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai 1 April 2026. Kebijakan ini...

Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Kalah dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Kalah dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

by Hidayat Taufik
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria setelah kalah 0-1 pada final FIFA Series 2026. Laga tersebut berlangsung...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

March 31, 2026
Ini Daftar Tarif  Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

Ini Daftar Tarif Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

March 31, 2026
KAI Logistik Operasikan Container Yard 2 Merapi , Perkuat Akselerasi Distribusi Energi Nasional hingga 3 Juta Ton per Tahun

KAI Logistik Operasikan Container Yard 2 Merapi , Perkuat Akselerasi Distribusi Energi Nasional hingga 3 Juta Ton per Tahun

March 31, 2026
Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

March 31, 2026
Saifullah Yusuf: Rumah Sakit Tidak Boleh Menolak Pasien Cuci Darah

Saifullah Yusuf: Rumah Sakit Tidak Boleh Menolak Pasien Cuci Darah

April 1, 2026
PNS WFH Hari Jumat, Apakah Siswa Ikut Libur?

PNS WFH Hari Jumat, Apakah Siswa Ikut Libur?

April 1, 2026
Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

March 31, 2026
AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

March 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved