• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Kasus Campak Melonjak, Eliminasi Global Jadi Tujuan yang Kian Jauh

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 1, 2025
in News
0
Kasus Campak Melonjak, Eliminasi Global Jadi Tujuan yang Kian Jauh

JAKARTA, Cobisnis.com – Laporan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkap bahwa meski vaksinasi campak telah menyelamatkan sekitar 58 juta jiwa sejak tahun 2000-2024, lonjakan kasus kini mengancam kemajuan tersebut. Dengan cakupan vaksin yang turun di bawah ambang 95% yang dibutuhkan untuk menghentikan transmisi, 59 negara melaporkan wabah besar sepanjang tahun lalu hampir tiga kali lipat dibanding 2021. Bahkan seperempat wabah terjadi di negara yang sebelumnya dinyatakan bebas campak, termasuk Kanada dan Amerika Serikat.

WHO menyebut eliminasi campak secara global kini menjadi “tujuan yang semakin jauh.” Kemunduran ini dipicu menurunnya sumber daya untuk imunisasi dan surveilans penyakit, termasuk berkurangnya dukungan AS terhadap program kesehatan global. Kanada sudah kehilangan status eliminasi, dan AS dikhawatirkan menyusul.

Menurut CDC, AS mencatat 1.798 kasus campak terkonfirmasi tahun ini, tertinggi sejak negara itu mencapai status eliminasi pada tahun 2000. Campak tetap menjadi virus paling menular di dunia, kata Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, dan selalu memanfaatkan celah dalam cakupan imunisasi. Secara global, lebih dari 30 juta anak tidak mendapatkan perlindungan penuh terhadap campak sepanjang 2024.

Kemenangan dan Tantangan

Meski demikian, ada kemajuan berarti: angka kematian menurun drastis sejak 2000. Semua negara anggota WHO berkomitmen mengejar eliminasi campak dan rubella melalui cakupan vaksin minimal 95%, penguatan surveilans, dan integrasi target eliminasi dalam sistem kesehatan nasional.

Tahun ini, Cabo Verde, Seychelles, dan Mauritius menjadi negara Afrika pertama yang berhasil mencapai eliminasi. 21 negara Pasifik juga meraih eliminasi campak dan rubella.

Namun, kemajuan dianggap terlalu lambat. Tiga negara belum memasukkan pemberian dosis kedua vaksin sebagai standar, padahal dosis kedua meningkatkan efektivitas menjadi 95%. Pada 2024, cakupan global baru mencapai 84% untuk dosis pertama dan 76% untuk dosis kedua. Anak-anak di wilayah konflik menjadi kelompok paling rentan.

Mengaopa Eliminasi Melambat

Penurunan imunisasi global sejak pandemi Covid-19 menjadi penyebab utama. Jutaan anak yang melewatkan jadwal vaksin sulit mengejar ketertinggalan. Campak menjadi “alarm kebakaran” bagi program imunisasi: ketika campak kembali muncul, itu pertanda ada celah besar dalam cakupan vaksin dan akses layanan kesehatan. Celah yang sama terlihat pada penyakit lain seperti polio dan pertusis.

Selain disinformasi, hambatan terbesar adalah akses, terutama karena lemahnya sistem imunisasi rutin termasuk kurangnya tenaga kesehatan terlatih, logistik, transportasi, dan surveilans.

Pendanaan yang tergerus untuk Jaringan Laboratorium Campak dan Rubella Global serta program imunisasi nasional meningkatkan risiko wabah lebih besar tahun depan. WHO menegaskan bahwa pendanaan domestik yang berkelanjutan dan kemitraan baru menjadi kebutuhan mendesak untuk kembali memperkuat upaya menuju dunia bebas campak.

Tags: Campakcobisnis.comimunisasivaksinWHO

Related Posts

Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Kapan Main?

Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Kapan Main?

by Hidayat Taufik
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada laga final FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan tersebut menjadi penentu tim...

Bentrok Warga dan Pekerja China di Morowali, Polisi Turun Tangan

Bentrok Warga dan Pekerja China di Morowali, Polisi Turun Tangan

by Hidayat Taufik
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Polisi masih menyelidiki penyebab bentrokan antara warga dan pekerja asal China di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Kericuhan...

Pancaroba Bikin Tubuh Rentan Sakit, Ini yang Perlu Diwaspadai

Pancaroba Bikin Tubuh Rentan Sakit, Ini yang Perlu Diwaspadai

by Hidayat Taufik
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pergantian musim atau pancaroba dapat membuat tubuh lebih rentan mengalami gangguan kesehatan. Perubahan suhu yang terjadi secara...

Marc Marquez Juara Sprint MotoGP Jepang

Kasus Campak di AS Tembus 3.887

by Desti Dwi Natasya
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jumlah kasus campak terkonfirmasi di Amerika Serikat (AS) mencapai 3.887 kasus sepanjang 2026 hingga 1 Oktober, berdasarkan...

BKSDA Selidiki Kematian Anak Gajah di Konsesi Jambi

BKSDA Selidiki Kematian Anak Gajah di Konsesi Jambi

by Hidayat Taufik
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kematian seekor anak gajah sumatra terjadi di area konsesi PT Lestari Asri Jaya (LAJ), Kabupaten Tebo, Jambi....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

October 4, 2026
DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

October 4, 2026
WIG Artisan Market 2026 Perkuat Ekosistem Gastronomi Berkelanjutan

WIG Artisan Market 2026 Perkuat Ekosistem Gastronomi Berkelanjutan

October 4, 2026
Film Pendek AI - IST

Tiongkok Perketat Peraturan Pembuatan Film Pendek Berbasis AI

October 4, 2026
Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Kapan Main?

Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Kapan Main?

October 4, 2026
Bentrok Warga dan Pekerja China di Morowali, Polisi Turun Tangan

Bentrok Warga dan Pekerja China di Morowali, Polisi Turun Tangan

October 4, 2026
Tingkatkan Ekonomi Nasional, Menpar Perkuat Langkah Kolaboratif Kembangkan Wisata Olahraga

Tingkatkan Ekonomi Nasional, Menpar Perkuat Langkah Kolaboratif Kembangkan Wisata Olahraga

October 4, 2026
WIG Artisan Market 2026 Perkuat Ekosistem Gastronomi Berkelanjutan

WIG Artisan Market 2026 Perkuat Ekosistem Gastronomi Berkelanjutan

October 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved