• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Jurus Purbaya Atasi Pengusaha Berkedok UMKM yang Akali Pajak

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
October 14, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Menkeu dan OJK Tinjau Dampak Guyuran Rp 200 Triliun ke Perbankan

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti adanya praktik curang sejumlah pelaku usaha yang berpura-pura berstatus usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) demi menikmati insentif pajak PPh Final 0,5%.

Menurut Purbaya, ada perusahaan dengan omzet lebih dari Rp 4,8 miliar per tahun yang sengaja memecah usahanya menjadi beberapa badan hukum baru agar tetap dikategorikan sebagai UMKM dan menikmati fasilitas fiskal tersebut.

“Saya sudah dengar, ada yang omzetnya di atas Rp 4,8 miliar tapi sengaja dipecah jadi dua atau lebih supaya masih dianggap UMKM,” ujar Purbaya dalam diskusi daring bersama media, Jumat (10/10/2025).

Ia mengatakan temuan itu juga sejalan dengan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara di Jakarta Convention Center sehari sebelumnya.

Untuk menindaklanjuti praktik tersebut, Purbaya mengungkapkan pemerintah akan membangun database khusus berisi data UMKM penerima insentif PPh Final 0,5%. Sistem itu akan diintegrasikan dengan Coretax System di Direktorat Jenderal Pajak serta sistem AHU milik Kementerian Hukum dan HAM.

“Ini upaya baru, saya tidak berharap hasil besar dalam setahun, tapi ini langkah awal untuk menyaring pihak-pihak yang menyalahgunakan fasilitas itu,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah telah memperpanjang masa berlaku tarif PPh Final UMKM sebesar 0,5% hingga tahun 2029. Keputusan itu diambil dalam rapat terbatas antara Presiden Prabowo Subianto, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.

Airlangga menjelaskan, perpanjangan ini memberikan kepastian bagi pelaku UMKM dalam menjalankan usahanya serta meringankan beban administrasi perpajakan. “Kita tidak ingin perpanjangan dilakukan per tahun. Jadi sudah dipastikan sampai 2029,” ujarnya.

Untuk tahun 2025, pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp 2 triliun untuk mendukung kebijakan tersebut. Saat ini tercatat 542 ribu wajib pajak UMKM yang masuk dalam program PPh Final 0,5%.

Langkah integrasi data dan pengawasan ketat ini diharapkan mampu memastikan kebijakan fiskal yang berpihak pada UMKM tetap tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pengusaha besar yang berkedok kecil.

Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download redmi firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
Tags: cobisnis.commenteri keuanganPajakPurbaya Yudhi Sadewaumkm

Related Posts

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Siri kini menjadi salah satu asisten digital paling dikenal di dunia. Namun, para penciptanya mengungkap bahwa visi...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Atlet Perempuan Kritik Kampanye Iklan Novig yang Menampilkan Sydney Sweeney

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kampanye iklan terbaru yang menampilkan aktris Sydney Sweeney memicu kritik dari sejumlah atlet perempuan. Mereka menilai konsep...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat dan China menunjukkan pendekatan berbeda terhadap pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Perbedaan itu...

Pegiat Lingkungan Dorong Penguatan Perlindungan Orangutan di Tengah Karhutla

Pegiat Lingkungan Dorong Penguatan Perlindungan Orangutan di Tengah Karhutla

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap habitat satwa liar mendorong pegiat lingkungan meminta pemerintah memperkuat upaya...

Donald Trump menuding serangan Ukraina terhadap fasilitas minyak Rusia ikut memicu kenaikan harga solar di Amerika Serikat hingga lebih dari 6 dolar AS per galon.

Trump Tuding Zelensky Picu Harga Solar Naik

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuding Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai salah satu penyebab kenaikan harga solar...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

September 15, 2026
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Atlet Perempuan Kritik Kampanye Iklan Novig yang Menampilkan Sydney Sweeney

September 15, 2026
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

September 15, 2026
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Aceh

Wamenpar Dorong Pariwisata Aceh yang Berkelanjutan dan Berkualitas

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved