• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Iran Kasih Tenggat Satu Bulan, Trump Masih Pelajari Proposal dan Ancam Aksi Militer Baru

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 3, 2026
in News, Uncategorized
0
Iran Kasih Tenggat Satu Bulan, Trump Masih Pelajari Proposal dan Ancam Aksi Militer Baru

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan ancaman militer terhadap Iran. Ia menyebut aksi militer baru bisa dilakukan jika Iran berperilaku buruk.

Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan pada Sabtu 2 Mei 2026. Trump menegaskan opsi serangan tetap terbuka tergantung perilaku Iran ke depan.

Washington dan Teheran sebenarnya masih bertukar draft perjanjian kerangka kerja. Proses negosiasi belum putus, tapi ketegangan retorika keduanya juga belum mereda.

Trump pada Jumat 1 Mei 2026 menyebut tidak puas dengan proposal Iran. Namun sehari kemudian ia bilang masih akan mempelajarinya selama penerbangan menuju Miami.

Tak lama setelah itu, Trump posting pernyataan lebih keras di Truth Social. Ia menyebut tidak bisa membayangkan proposal Iran bisa diterima.

Trump juga menegaskan Iran belum membayar harga yang cukup atas perbuatan mereka selama 47 tahun. Blokade pelabuhan Iran ia sebut sebagai tindakan yang sangat ramah dan tidak perlu dipersoalkan.

Teheran sebelumnya menyerahkan proposal revisi 14 poin pada Kamis 30 April 2026. Proposal itu memasang tenggat waktu satu bulan untuk mengamankan kesepakatan.

Isi proposal mencakup pembukaan Selat Hormuz, pengakhiran blokade angkatan laut AS, dan penghentian perang di Iran serta Lebanon. Tiga poin ini jadi syarat utama sebelum negosiasi nuklir bisa dimulai.

Iran menyebut negosiasi tambahan satu bulan soal nuklir baru bisa berjalan jika kesepakatan awal tercapai. Teheran ingin kejelasan cepat sebelum membuka meja perundingan yang lebih kompleks.

AS belum terima proposal, Iran sudah pasang tenggat waktu, dan ancaman militer Trump masih menggantung. Kedua pihak kini berada di persimpangan yang makin kritis.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
udemy free download
download redmi firmware
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comDonaldTrumpiranNuklirSelat HormuzTimur tengah

Related Posts

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kecemasan dapat muncul dalam berbagai situasi, mulai dari menghadapi ujian hingga menunggu kabar yang penting. Meski wajar...

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Monako dinobatkan sebagai tempat tinggal terbaik di dunia pada 2026 berdasarkan Nomad Lifestyle Index yang dirilis Nomad...

Trump Ancam Serangan Baru ke Iran, Negosiasi Damai Masih Jadi Opsi

Trump Ancam Serangan Baru ke Iran, Negosiasi Damai Masih Jadi Opsi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuka kemungkinan melancarkan serangan militer baru terhadap Iran dalam waktu dekat. Ia...

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia berhasil menempati peringkat keempat sebagai negara paling ramah di dunia pada 2026 berdasarkan Readers' Choice Awards...

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produksi emas dunia masih didominasi sejumlah negara dengan industri pertambangan berskala besar. Berdasarkan data Mineral Commodity Summaries...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

October 24, 2026
Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

October 24, 2026
Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

October 24, 2026
AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

October 24, 2026
Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

October 25, 2026
Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved