• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Iran Kasih Tenggat Satu Bulan, Trump Masih Pelajari Proposal dan Ancam Aksi Militer Baru

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 3, 2026
in News, Uncategorized
0
Iran Kasih Tenggat Satu Bulan, Trump Masih Pelajari Proposal dan Ancam Aksi Militer Baru

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan ancaman militer terhadap Iran. Ia menyebut aksi militer baru bisa dilakukan jika Iran berperilaku buruk.

Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan pada Sabtu 2 Mei 2026. Trump menegaskan opsi serangan tetap terbuka tergantung perilaku Iran ke depan.

Washington dan Teheran sebenarnya masih bertukar draft perjanjian kerangka kerja. Proses negosiasi belum putus, tapi ketegangan retorika keduanya juga belum mereda.

Trump pada Jumat 1 Mei 2026 menyebut tidak puas dengan proposal Iran. Namun sehari kemudian ia bilang masih akan mempelajarinya selama penerbangan menuju Miami.

Tak lama setelah itu, Trump posting pernyataan lebih keras di Truth Social. Ia menyebut tidak bisa membayangkan proposal Iran bisa diterima.

Trump juga menegaskan Iran belum membayar harga yang cukup atas perbuatan mereka selama 47 tahun. Blokade pelabuhan Iran ia sebut sebagai tindakan yang sangat ramah dan tidak perlu dipersoalkan.

Teheran sebelumnya menyerahkan proposal revisi 14 poin pada Kamis 30 April 2026. Proposal itu memasang tenggat waktu satu bulan untuk mengamankan kesepakatan.

Isi proposal mencakup pembukaan Selat Hormuz, pengakhiran blokade angkatan laut AS, dan penghentian perang di Iran serta Lebanon. Tiga poin ini jadi syarat utama sebelum negosiasi nuklir bisa dimulai.

Iran menyebut negosiasi tambahan satu bulan soal nuklir baru bisa berjalan jika kesepakatan awal tercapai. Teheran ingin kejelasan cepat sebelum membuka meja perundingan yang lebih kompleks.

AS belum terima proposal, Iran sudah pasang tenggat waktu, dan ancaman militer Trump masih menggantung. Kedua pihak kini berada di persimpangan yang makin kritis.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download coolpad firmware
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comDonaldTrumpiranNuklirSelat HormuzTimur tengah

Related Posts

S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Polisi Florida Respons Laporan Terkait Siaran Langsung Perez Hilton di TikTok

by Zahra Zahwa
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aparat kepolisian merespons laporan mengenai selebritas dan blogger hiburan Perez Hilton pada Selasa malam waktu setempat. Laporan...

S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Pengujian Ungkap Model AI Anthropic dan OpenAI Tunjukkan Perilaku Berisiko

by Zahra Zahwa
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Lembaga keamanan kecerdasan buatan Inggris mengungkap temuan baru terkait perilaku model AI canggih selama pengujian di lingkungan...

Liverpool Cody Gakpo Tottenham

Liverpool Tutup Pintu Transfer Cody Gakpo ke Tottenham Hotspur

by Desti Dwi Natasya
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Liverpool menegaskan tidak memiliki rencana melepas Cody Gakpo pada bursa transfer musim panas 2026 meski Tottenham Hotspur...

S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Sisa Roket SpaceX Diperkirakan Jatuh ke Bulan, Tidak Mengancam Bumi

by Zahra Zahwa
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebagian roket Falcon 9 milik SpaceX diperkirakan akan menghantam permukaan Bulan pada Rabu pagi waktu setempat. Peristiwa...

S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Stok Rudal Pertahanan AS Menyusut, Hampir 80% Interseptor THAAD Telah Digunakan

by Zahra Zahwa
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persediaan rudal pertahanan udara Amerika Serikat dilaporkan menurun tajam setelah konflik dengan Iran. Sejumlah pejabat militer kini...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Halal Indo 2026

Halal Indo 2026 Dorong Sinergi Kreator dan Industri Perkuat Produk Halal Lokal

August 5, 2026
kinerja Astra Agro semester I 2026

Astra Agro Bukukan Laba Bersih Rp1,1 Triliun pada Semester I 2026

August 5, 2026
Transformasi Digital Kampus, Bersama Danantara, BTN luncurkan KTM Co-Branding untuk 17.000 Mahasiswa Baru Universitas Diponegoro

Transformasi Digital Kampus, Bersama Danantara, BTN luncurkan KTM Co-Branding untuk 17.000 Mahasiswa Baru Universitas Diponegoro

August 5, 2026
Kemenkes

Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Kemenkes Imbau Utamakan Empati

August 5, 2026
S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Polisi Florida Respons Laporan Terkait Siaran Langsung Perez Hilton di TikTok

August 5, 2026
S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Pengujian Ungkap Model AI Anthropic dan OpenAI Tunjukkan Perilaku Berisiko

August 5, 2026
Liverpool Cody Gakpo Tottenham

Liverpool Tutup Pintu Transfer Cody Gakpo ke Tottenham Hotspur

August 5, 2026
Doh Kyung Soo

Blitzway Entertainment Siapkan Langkah Hukum untuk Lindungi Doh Kyung Soo

August 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved