JAKARTA, Cobisnis.com – Band metal Kristen asal Amerika Serikat, Demon Hunter, menggugat Netflix dan promotor konser AEG Presents terkait penggunaan nama KPop Demon Hunters.
Gugatan melalui badan usaha Hyde Lane itu menuding pelanggaran merek dagang serta praktik persaingan tidak sehat yang berkaitan dengan film animasi tersebut.
Gugatan yang dilansir dari Variety pada Senin (24/08/2026) memuat tujuh poin utama yang menjadi dasar tuntutan Demon Hunter.
Pertama, band yang dibentuk Ryan dan Don Clark pada 2000 itu menyatakan telah memiliki hak paten dan merek dagang “Demon Hunter” untuk berbagai kategori produk serta hiburan sebelum film diproduksi.
Kedua, AEG Presents ikut digugat karena terlibat dalam promosi dan penyelenggaraan tur KPop Demon Hunters yang direncanakan berlangsung di 150 kota.
Ketiga, penggunaan nama tersebut dinilai menimbulkan kebingungan publik hingga memengaruhi identitas band.
Keempat, Demon Hunter melampirkan email seorang ayah yang meminta pengembalian USD500 setelah keliru membeli tiket konser karena mengira pertunjukan tersebut berkaitan dengan grup Huntr/x.
Kelima, mereka menyoroti kekeliruan tim liputan Inside Edition yang pernah menghubungi band untuk meminta konfirmasi kemenangan Oscar komposer film Yu-Han Lee.
Keenam, popularitas film disebut membuat mesin pencari lebih memprioritaskan konten Netflix sehingga penggemar kesulitan menemukan konser dan merchandise Demon Hunter.
Ketujuh, Hyde Lane menolak anggapan bahwa tambahan kata “KPop” cukup untuk membedakan merek.
“Sederhananya, Netflix tidak berhak menggunakan merek ‘KPop Demon Hunters’ sama seperti mereka tidak berhak meluncurkan artis rekaman, pertunjukan tur langsung, dan merchandise dengan merek ‘KPop Metallica,’ ‘KPop U2,’ atau ‘KPop Black Sabbath,'” katanya.
Demon Hunter menuntut ganti rugi finansial, pembagian keuntungan, serta penghentian penggunaan nama tersebut.
Netflix membantah seluruh tuduhan yang diajukan Demon Hunter.
“Tuduhan ini tidak berdasar. Netflix telah menciptakan fenomena global pemenang Academy Award dengan ‘KPop Demon Hunters’ yang telah menginspirasi penggemar di seluruh dunia dengan musik, penceritaan, dan karakternya yang luar biasa. Kami berharap dapat membela diri dengan gigih dalam masalah ini,” ujar perwakilan Netflix yang dilansir dari Variety.













