• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, May 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Industri Kuliner Singapura Lesu: Pemasok Hadapi Risiko Gagal Bayar dan Utang Macet

Kaysan Usmani by Kaysan Usmani
September 16, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
singapura

Singapura adalah salah satu kota dengan biaya hidup termahal di dunia

SINGAPURA, Cobisnis.com – Di tengah kondisi bisnis makanan dan minuman (F&B) Singapura yang sedang lesu. Banyak pemasok kini menghadapi masalah pembayaran yang molor hingga berbulan-bulan.

Ken Tan, pemilik generasi kedua Dessert Guru, bercerita bahwa kliennya yang biasanya bayar dalam 30 hari kini bisa molor sampai 120 hari. Padahal, perusahaannya harus bayar ke pemasok lain secara tunai atau maksimal sebulan.

Kondisi ini tidak lepas dari sektor F&B Singapura yang sudah tertekan selama tiga tahun terakhir. Ribuan restoran tutup, termasuk beberapa nama besar seperti Prive Group dan beberapa cabang Haidilao. Alhasil, pemasok makin berhati-hati dengan urusan kredit dan pembayaran.

Natasha Chiam, pemilik The Ice Cream & Cookie Co, mengaku dulu sering memberi kelonggaran pada klien lama. Tapi sekarang, ia harus lebih tegas: “Kalau sudah jatuh tempo tapi belum bayar, ya tidak ada pengiriman.” Prinsip serupa juga diterapkan Huber’s, sebuah bisnis daging dan bistro lokal, setelah pernah kehilangan S$70.000 gara-gara klien kabur begitu saja.

Selain masalah pembayaran, pesanan dari restoran juga makin sedikit. Beberapa pemasok mengaku pendapatannya turun sekitar 20 persen tahun ini. Andre Huber menambahkan, dari 1.000 kliennya, sekitar 40–50 restoran sudah tutup. Banyak yang bertahan, tapi dengan penjualan turun hingga 50 persen.

Dalam kondisi seperti ini, pemasok berusaha mencari klien yang benar-benar bisa dipercaya. Ada yang mulai memberlakukan sistem bayar tunai di muka, ada juga yang memberikan syarat lebih longgar hanya untuk pelanggan yang terbukti disiplin. Namun tetap saja, mereka semua berharap situasi F&B bisa segera pulih, agar industri makanan Singapura tidak kehilangan jati dirinya.

Sumber : www.channelnewsasia.com

Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
download intex firmware
Download WordPress Themes Free
lynda course free download
Tags: cobisnis.comF&BkulinerSingapuraUtang

Related Posts

FIFA Umumkan Lisa BLACKPINK Akan Meriahkan Opening Piala Dunia 2026

FIFA Umumkan Lisa BLACKPINK Akan Meriahkan Opening Piala Dunia 2026

by Hidayat Taufik
May 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Lisa dari BLACKPINK dipastikan tampil dalam upacara pembukaan FIFA World Cup 2026. Acara ini akan digelar di...

Arus Keluar Jabotabek Capai 487 Ribu Kendaraan Selama Libur Panjang 2026

Arus Keluar Jabotabek Capai 487 Ribu Kendaraan Selama Libur Panjang 2026

by Hidayat Taufik
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat 487.814 kendaraan keluar dari wilayah Jabotabek selama libur panjang Kenaikan Yesus...

Polisi Amankan 11 Anggota Jaringan Narkoba Samarinda, Langsung Dibawa ke Jakarta

Polisi Amankan 11 Anggota Jaringan Narkoba Samarinda, Langsung Dibawa ke Jakarta

by Hidayat Taufik
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membawa 11 tersangka jaringan narkoba dari Samarinda ke Jakarta, Sabtu (16/5/2026)....

Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

by Hidayat Taufik
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Rombongan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membuang sejumlah barang dari China sebelum kembali ke Washington. Laporan itu...

Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Sindir Menteri Berlatar Pengusaha

Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Sindir Menteri Berlatar Pengusaha

by Hidayat Taufik
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Prabowo Subianto menanggapi pelemahan rupiah terhadap dolar AS dengan santai. Ia menyampaikan hal itu saat berbicara di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Koelnmesse dan AMARA Expo Dirikan PT Nine Koeln Indonesia

Koelnmesse dan AMARA Expo Dirikan PT Nine Koeln Indonesia

May 16, 2026
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026 Lengkap dengan Niat Arab dan Artinya

Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026 Lengkap dengan Niat Arab dan Artinya

May 16, 2026
Timwas DPR Pantau Pelayanan Jemaah Haji di Makkah dan Madinah

Timwas DPR Pantau Pelayanan Jemaah Haji di Makkah dan Madinah

May 16, 2026
FIFA Umumkan Lisa BLACKPINK Akan Meriahkan Opening Piala Dunia 2026

FIFA Umumkan Lisa BLACKPINK Akan Meriahkan Opening Piala Dunia 2026

May 17, 2026
Arus Keluar Jabotabek Capai 487 Ribu Kendaraan Selama Libur Panjang 2026

Arus Keluar Jabotabek Capai 487 Ribu Kendaraan Selama Libur Panjang 2026

May 16, 2026
Polisi Amankan 11 Anggota Jaringan Narkoba Samarinda, Langsung Dibawa ke Jakarta

Polisi Amankan 11 Anggota Jaringan Narkoba Samarinda, Langsung Dibawa ke Jakarta

May 16, 2026
Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

May 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved