• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Industri Kuliner Singapura Lesu: Pemasok Hadapi Risiko Gagal Bayar dan Utang Macet

Kaysan Usmani by Kaysan Usmani
September 16, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
singapura

Singapura adalah salah satu kota dengan biaya hidup termahal di dunia

SINGAPURA, Cobisnis.com – Di tengah kondisi bisnis makanan dan minuman (F&B) Singapura yang sedang lesu. Banyak pemasok kini menghadapi masalah pembayaran yang molor hingga berbulan-bulan.

Ken Tan, pemilik generasi kedua Dessert Guru, bercerita bahwa kliennya yang biasanya bayar dalam 30 hari kini bisa molor sampai 120 hari. Padahal, perusahaannya harus bayar ke pemasok lain secara tunai atau maksimal sebulan.

Kondisi ini tidak lepas dari sektor F&B Singapura yang sudah tertekan selama tiga tahun terakhir. Ribuan restoran tutup, termasuk beberapa nama besar seperti Prive Group dan beberapa cabang Haidilao. Alhasil, pemasok makin berhati-hati dengan urusan kredit dan pembayaran.

Natasha Chiam, pemilik The Ice Cream & Cookie Co, mengaku dulu sering memberi kelonggaran pada klien lama. Tapi sekarang, ia harus lebih tegas: “Kalau sudah jatuh tempo tapi belum bayar, ya tidak ada pengiriman.” Prinsip serupa juga diterapkan Huber’s, sebuah bisnis daging dan bistro lokal, setelah pernah kehilangan S$70.000 gara-gara klien kabur begitu saja.

Selain masalah pembayaran, pesanan dari restoran juga makin sedikit. Beberapa pemasok mengaku pendapatannya turun sekitar 20 persen tahun ini. Andre Huber menambahkan, dari 1.000 kliennya, sekitar 40–50 restoran sudah tutup. Banyak yang bertahan, tapi dengan penjualan turun hingga 50 persen.

Dalam kondisi seperti ini, pemasok berusaha mencari klien yang benar-benar bisa dipercaya. Ada yang mulai memberlakukan sistem bayar tunai di muka, ada juga yang memberikan syarat lebih longgar hanya untuk pelanggan yang terbukti disiplin. Namun tetap saja, mereka semua berharap situasi F&B bisa segera pulih, agar industri makanan Singapura tidak kehilangan jati dirinya.

Sumber : www.channelnewsasia.com

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download micromax firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comF&BkulinerSingapuraUtang

Related Posts

Pasokan Gas RI Dipangkas Selama 18 Hari, Ini Respons Singapura

Pasokan Gas RI Dipangkas Selama 18 Hari, Ini Respons Singapura

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Singapura merespons kebijakan Indonesia yang memangkas ekspor gas dengan menyatakan dampaknya terhadap kebutuhan energi harian negara tersebut...

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia berhasil menempati peringkat keempat sebagai negara paling ramah di dunia pada 2026 berdasarkan Readers' Choice Awards...

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produksi emas dunia masih didominasi sejumlah negara dengan industri pertambangan berskala besar. Berdasarkan data Mineral Commodity Summaries...

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki rumah warga yang kondisinya tidak...

Kemarau Berkepanjangan Bikin Danau Kawah Putih Ciwidey Mengering

Kemarau Berkepanjangan Bikin Danau Kawah Putih Ciwidey Mengering

by Hidayat Taufik
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Danau Kawah Putih di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengalami penyusutan volume air sekitar 40 persen akibat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

October 24, 2026
Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

October 24, 2026
Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

October 24, 2026
AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

October 24, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

October 25, 2026
Pasokan Gas RI Dipangkas Selama 18 Hari, Ini Respons Singapura

Pasokan Gas RI Dipangkas Selama 18 Hari, Ini Respons Singapura

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved