• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, July 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Industri AI China Tampak Tak Terbendung, Tapi Mampukah Salip Amerika?

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 12, 2026
in Teknologi
0
Industri AI China Tampak Tak Terbendung, Tapi Mampukah Salip Amerika?

JAKARTA, Cobisnis.com – Industri kecerdasan buatan (AI) China terlihat melaju kencang dalam persaingan global melawan Amerika Serikat. Namun di balik lonjakan model open-source, pendanaan besar, dan ekspansi aplikasi industri, sejumlah pakar dalam negeri justru menilai peluang China menyalip AS dalam tiga hingga lima tahun ke depan masih kecil.

Dalam pertemuan penting para pemain AI terbesar China di Beijing pada Januari lalu, Justin Lin, pimpinan teknis model AI Qwen milik Alibaba, menyebut peluang perusahaan China melampaui pemimpin AI AS berada di bawah 20 persen. “Dan 20 persen itu sudah sangat optimistis,” ujarnya.

Pernyataan tersebut kontras dengan euforia sepanjang tahun terakhir, terutama setelah startup DeepSeek mengejutkan dunia dengan model AI berperforma tinggi yang diklaim dibangun dengan biaya jauh lebih rendah dibandingkan model Amerika. Model-model AI China bahkan sempat memimpin unduhan global untuk kategori open-source.

Namun, sejumlah pengembang memperingatkan adanya kesenjangan performa yang justru melebar. Tang Jie, pendiri startup AI Z.ai (Zhipu), mengatakan jarak antara model China dan AS “mungkin semakin besar,” terutama pada pengembangan model frontier paling mutakhir.

Strategi open-source sebagai senjata utama

Berbeda dengan perusahaan AS yang cenderung mengembangkan model tertutup seperti GPT (OpenAI), Gemini (Google), dan Claude (Anthropic), banyak perusahaan China mengadopsi strategi open-source atau model terbuka.

Strategi ini dinilai mampu menekan biaya, mempercepat adopsi, dan memperluas ekosistem pengembang. Alibaba misalnya telah merilis lebih dari 400 model Qwen terbuka dengan total lebih dari satu miliar unduhan. Model Qwen bahkan sempat melampaui Llama milik Meta dalam jumlah unduhan di platform Hugging Face.

Lonjakan model terbuka China juga mendorong pangsa penggunaan globalnya melonjak drastis. Namun demikian, model tertutup AS masih mendominasi sekitar 70 persen total unduhan dan tetap unggul dalam berbagai tolok ukur performa.

Selain faktor strategi, keterbatasan akses terhadap chip canggih akibat pembatasan ekspor AS menjadi hambatan utama. Perusahaan China tidak bisa memperoleh chip terbaru Nvidia seperti seri Blackwell dan Rubin. Meski AS mengizinkan ekspor chip H200 yang lebih lama, impor tersebut tetap memerlukan persetujuan Beijing.

Keterbatasan modal juga menjadi tantangan. Berbeda dengan startup AS yang bisa menggalang pendanaan ventura dalam beberapa putaran besar, perusahaan AI China memiliki basis investor yang lebih sempit dan tekanan untuk segera menunjukkan profitabilitas. Hal ini mendorong sejumlah startup seperti Z.ai dan MiniMax melantai di bursa Hong Kong lebih cepat dari pesaing AS.

Fokus pada aplikasi industri

Meski demikian, China menunjukkan keunggulan dalam penerapan AI di sektor riil. Teknologi AI kini terintegrasi luas di bidang manufaktur, e-commerce, robotika, dan logistik. Pemerintah China juga mendorong industrialisasi AI sebagai bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan sektor manufaktur.

Dalam pidato Tahun Baru, Presiden Xi Jinping memuji model AI domestik yang “berlomba di garis depan” serta terobosan chip buatan dalam negeri sebagai bagian dari dorongan swasembada teknologi.

Sejumlah analis menilai China mungkin belum memimpin dalam model paling canggih, tetapi unggul dalam kecepatan implementasi dan skala adopsi. Mantan peneliti OpenAI yang kini menjabat kepala ilmuwan AI Tencent, Yao Shunyu, mengatakan China memiliki rekam jejak cepat mengejar ketertinggalan teknologi Barat, bahkan dalam beberapa sektor seperti kendaraan listrik dan manufaktur.

Namun, ia menilai tantangan terbesar China bukan sekadar teknologi, melainkan budaya inovasi. “Bisakah kita memimpin penciptaan paradigma baru? Ini mungkin masalah kunci yang masih harus diselesaikan China,” ujarnya.

Dengan strategi open-source yang agresif, dukungan negara, serta percepatan adopsi industri, China terus mempersempit jarak. Tetapi selama kendala chip, modal, dan inovasi mendasar belum teratasi, dominasi Amerika Serikat dalam AI global masih sulit digoyahkan dalam waktu dekat.

Tags: AIAmerika SerikatChinacobisnis.com

Related Posts

Ledakan Gudang Amunisi TNI di Madiun, Satu Prajurit Gugur Tujuh Personel Terluka

Ledakan Gudang Amunisi TNI di Madiun, Satu Prajurit Gugur Tujuh Personel Terluka

by Hidayat Taufik
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah ledakan dilaporkan terjadi di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) TNI yang berlokasi di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun,...

BSI Lengkapi Fasilitas Rumah Singgah RS Kanker Dharmais untuk Keluarga Pasien

BSI Lengkapi Fasilitas Rumah Singgah RS Kanker Dharmais untuk Keluarga Pasien

by Desti Dwi Natasya
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI menyalurkan bantuan perlengkapan bagi Rumah Singgah Rumah Sakit Kanker...

Fadia Arafiq Segera Disidang, KPK Resmi Limpahkan Berkas Perkara ke PN Tipikor Semarang

Fadia Arafiq Segera Disidang, KPK Resmi Limpahkan Berkas Perkara ke PN Tipikor Semarang

by Hidayat Taufik
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan berkas perkara dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq,...

Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

by Iwan Supriyatna
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) raih penghargaan Green and Smart Port - ASRI 2026, predikat Terbaik...

Argentina Lolos ke Final, Suporter Minta Lionel Messi Jangan Pensiun

Argentina Lolos ke Final, Suporter Minta Lionel Messi Jangan Pensiun

by Desti Dwi Natasya
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Lionel Messi kembali menjadi sorotan setelah membawa Argentina melaju ke final Piala Dunia 2026. Kemenangan 2-1 atas...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

July 16, 2026
Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Ini Jadwal dan Cara Nonton

Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Ini Jadwal dan Cara Nonton

July 16, 2026
Argentina Lolos ke Final, Suporter Minta Lionel Messi Jangan Pensiun

Trump Siapkan Opsi Militer untuk Hadapi Kuba di Tengah Konflik Iran

July 16, 2026
200 Ekonom Dunia Peringatkan AI Bisa Picu Gelombang PHK Besar-besaran

200 Ekonom Dunia Peringatkan AI Bisa Picu Gelombang PHK Besar-besaran

July 16, 2026
Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

July 16, 2026
Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

July 16, 2026
BTN Cetak Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% YOY dan NPL Turun Jadi 2,99% YOY

BTN Cetak Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% YOY dan NPL Turun Jadi 2,99% YOY

July 16, 2026
Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

July 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved