• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, September 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Huawei TechDay Dorong Penguatan Kompetensi SDM Digital Melalui Program Pelatihan TIK bagi 33 Perguruan Tinggi di Indonesia

Jawarul Kunnas by Jawarul Kunnas
October 1, 2020
in Teknologi
0
Huawei TechDay Dorong Penguatan Kompetensi SDM Digital Melalui Program Pelatihan TIK bagi 33 Perguruan Tinggi di Indonesia

Cobisnis.com – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sedang berusaha mengembangkan standar keamanan Internet of Things (IoT).

“Pertama tentunya kita membangun standar, harus mengembangkan standar, sampai saat ini kita belum punya, kita berusaha mengembangkan standarnya, standar keamanan dari IoT supaya membatasi,” kata Anton Setiawan, Direktur Proteksi Ekonomi Digital BSSN, dalam acara talkshow daring BSSN – Huawei Cyber Scout Hunt bertajuk “Cybersecurity for IoT”, Kamis (1 Oktober 2020).

Disisi lain, Anton mengatakan pihaknya juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan kapabilitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Termasuk hari ini kita acara bekerja sama dengan huawei, bagian dari bagaimana teman-teman di huawei memiliki teknologi, bagaimana kita bisa belajar dari mereka karena mereka sudah maju, untuk kita belajar teknologi kemudian memanfaatkan teknologi tersebut,” kata dia.

Terkait SDM, Anton mengatakan itu prioritas karena teknologi akan bisa dikuasai akan bisa dikembangkan ataupun kita melakukan inovasi kalau SDMnya memang unggul. BSSN sendiri, kata dia, mendorong dalam pengembangan SDM dengan membangun standar kompetensi kerja nasional indonesia bidang keamanan siber agar SDM memiliki kemampuan mengembangkan teknologi atau menjadi pelaku utama.

“Kita harus kerja sama dengan siapapun pihak yang punya teknologi untuk menyerap termasuk hari ini dengan Huawei, [melakukan training bersamaa] teman-teman akademisi dan mahasiswa, setelah ini ada training berkelanjutan, silahkan dimanfaatkan training itu untuk meningkatkan kapasitas kita, sehingga ketika kita mau adopsi IoT secara penuh […] masuk ke dalamnya hati-hati, kita bisa dan memang bisa memitigasi risiko dan bisa mengambil peluang,” ujar dia.

Sementara itu, kata Anton, BSSN juga melakukan edukasi baik sendiri dan juga bekerja sama dengan komunitas untuk menjelaskan kepada masyarakat terkait risiko dari pemanfaatan teknologi IoT ini yang tidak bisa dihindari.

“ketika kemudian kita menggunakan IoT, enggak bisa dihindari [risiko], tetapi kita harus tahu risiko dan ketika tahu risiko itu kita bisa memitigasi,” kata dia.

Ia pun memberi contoh dari risiko pemanfaatan IoT dalam CCTV IT. Anton menjelaskan bahwa kini CCTV tidak lagi dipasang kemudian ditarik kabel, sekarang CCTVnya sudah mobile, bisa ditaruh di mana saja lalu dihubungkan dengan ponsel. Itu, kata dia, ketika penggunanya tidak melindungi ITnya maka akan memberikan celah kepada orang lain untuk melihat kondisi rumah dan itu sangat berbahaya.

“Itu kemudian kita juga coba berikan panduan ke masyarakat, supaya bisa menjaga penggunaan teknologi IoT ini dengan baik.” ungkapnya.

Apa saja sih kelemahan dari pemanfaatan IoT?
Menurut Anton, mengutip sebuah laporan dari Open Web Application Security Project (OWASP), tahun 2018, kelemahan yang paling tinggi dalam pemanfaatan teknologi IoT ini terletak pada sisi penggunanya atau user.

“Kelemahan yang paling tinggi di user itu adalah penggunaan password, password yang lemah,” ujar Anton.

Selain dari sisi kata sandi, ada 9 kelemahan teratas lainnya dari IoT antara lain:

1. layanan jaringan yang tidak aman
2. antarmuka ekosistem yang tidak aman
3. kurangnya mekanisme pembaruan yang aman
4. penggunaan komponen yang tidak aman atau usang
5. perlindungan privasi tidak memadai
6. transfer dan penyimpanan data tidak aman
7. kurangnya manajemen perangkat
8. pengaturan default yang tidak aman
9. kurangnya pengerasan fisik

Untuk melindunginya, kata Anton, itu bisa dengan memelihara kata sandi, koneksinya harus dijaga, kemudian identifikasi terkait serangan. Untuk mengidentifikasi adanya serangan secara sederhananya, Anton menjelaskan bisa dengan melihat apakah ketika perangkat tidak digunakan tetapi baterainya cepat habis.[]

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
download samsung firmware
Download WordPress Themes Free
online free course
Tags: Bisnis indonesiabssnCobisnisekonomi digitalHuawei

Related Posts

SAR Resmi Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

SAR Resmi Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

by Hidayat Taufik
September 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal Arupadhatu 1 yang hilang di kawasan Gunung Anak...

Begini Cara iPhone 18 Pro Memastikan Foto Benar Benar Asli

Begini Cara iPhone 18 Pro Memastikan Foto Benar Benar Asli

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Apple memperkenalkan fitur kamera baru bernama Apple Reference Image pada iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro...

Polisi Olah TKP Dugaan Perburuan Penyu di Raja Ampat

Polisi Olah TKP Dugaan Perburuan Penyu di Raja Ampat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Warga Negara Asing atau WN China bernama Wei Shang diduga memburu dan menyantap penyu sisik di kawasan...

Kasus Wanita Ditendang di Senayan City Diselidiki, Korban Masih Trauma

Kasus Wanita Ditendang di Senayan City Diselidiki, Korban Masih Trauma

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polisi menyelidiki video viral yang memperlihatkan seorang wanita diduga ditendang seorang pria hingga terjatuh di Mal Senayan...

Usai Diperiksa 4 Jam di LPSK, Pelapor Betrand Peto Mengaku Sedikit Plong

Usai Diperiksa 4 Jam di LPSK, Pelapor Betrand Peto Mengaku Sedikit Plong

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pelapor dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang menyeret nama Betrand Peto, ANW, selesai menjalani pemeriksaan psikolog di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuning Telur - pexels/Ron Lach

Benarkah Kuning Telur Sebabkan Masalah Kesehatan Jantung?

September 17, 2026
Begini Cara iPhone 18 Pro Memastikan Foto Benar Benar Asli

Begini Cara iPhone 18 Pro Memastikan Foto Benar Benar Asli

September 17, 2026
Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Amankan Dokumen dan Elektronik

Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Amankan Dokumen dan Elektronik

September 17, 2026
Sudah Dipidana Masih Korupsi, Sosiolog Ungkap Penyebabnya

Sudah Dipidana Masih Korupsi, Sosiolog Ungkap Penyebabnya

September 17, 2026
Pemerintah diminta memberi kepastian produksi tambang dan penugasan pasokan sejak dini untuk menjaga kebutuhan batu bara pembangkit listrik pada 2027.

Pemerintah Diminta Pastikan Produksi Tambang

September 17, 2026
Pentingnya Investasi Untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Serta Peningkatan PAD Kabupaten Dairi

Pentingnya Investasi Untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Serta Peningkatan PAD Kabupaten Dairi

September 17, 2026
Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Amankan Dokumen dan Elektronik

Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Amankan Dokumen dan Elektronik

September 17, 2026
Kuning Telur - pexels/Ron Lach

Benarkah Kuning Telur Sebabkan Masalah Kesehatan Jantung?

September 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved