• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

HM Sampoerna Investasi Rp5,35 Triliun Bangun Pabrik Produk Bebas Asap di Karawang

Rizki Meirino by Rizki Meirino
July 2, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
HM Sampoerna Investasi Rp5,35 Triliun Bangun Pabrik Produk Bebas Asap di Karawang

JAKARTA, Cobisnis.com – PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), bersama perusahaan induk Philip Morris International (PMI), menggelontorkan investasi sebesar 330 juta dolar AS atau sekitar Rp5,35 triliun (kurs Rp16.233) untuk membangun fasilitas produksi produk tembakau bebas asap di Karawang, Jawa Barat.

Direktur Utama HM Sampoerna Ivan Cahyadi, menjelaskan bahwa fasilitas tersebut dilengkapi dengan laboratorium pengujian dan analisis berstandar global, dan menjadi pilar utama dalam strategi pengembangan teknologi bebas asap di Indonesia serta menjadi pabrik produk tembakau bebas asap pertama di Asia Tenggara.

“Kita sudah menginvestasikan di Indonesia, di Sampoerna, lebih dari 330 juta dolar AS untuk pengembangan produk teknologi bebas asap di Indonesia. Salah satu pilar utamanya adalah fasilitas produksi di Karawang, Jawa Barat,” kata Ivan dalam acara Technovation di Park Hyatt Hotel, Rabu, 2 Juli.

Ia menyampaikan bahwa fasilitas ini menjadi pabrik produk tembakau bebas asap pertama milik PMI di Asia Tenggara dan yang ketujuh di dunia.

Ivan mengatakan, hal ini merupakan bukti bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pasar penting, tetapi juga pusat keunggulan global dalam riset dan pengembangan produk tembakau bebas asap.

Ivan menambahkan bahwa Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang meluncurkan berbagai produk bebas asap IQOS, seperti VEEV, ZYN, dan BOUNDS.

Ia menambahkan bahwa produk-produk ini tidak hanya dijual di pasar domestik, tetapi juga telah diekspor ke 15 negara di kawasan Asia Pasifik.

“Kita menjadi hub. Nah itulah yang selalu kita cita-citakan, bahwa semua yang ada di Sampoerna ekosistemnya, mulai dari talent, produk, itu tidak hanya bisa bermanfaat untuk bahasa Indonesia tapi juga bisa berkontribusi secara global,” jelasnya.

Ivan mengatakan bahwa Sampoerna berkomitmen untuk terus melakukan inovasi yang berlandaskan pada penelitan ilmiah pada produk tembakau bebas asap yang akan dipasarkan.

Menurutnya, hal ini bertujuan untuk memberikan pilihan yang lebih baik bagi perokok dewasa yang memutuskan untuk terus menggunakan produk tembakau/nikotin lainnya.

Selain itu, ia menyampaikan Sampoerna juga memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan, dimana perusahaan menyerap hasil panen tembakau dari 19.000 petani, melibatkan 1.700 pemasok lokal, serta menjalin kemitraan dengan 1,5 juta mitra ritel di seluruh Indonesia.

Menurutnya melalui program Sampoerna Retail Community (SRC), perseroan telah membina 250.000 toko dan menciptakan 1.300 lapangan kerja.

Ivan menyebut dampak ekonomi dari inisiatif ini mencapai Rp236 triliun, atau setara dengan 11,4 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) sektor ritel nasional.

“Dampak ekonominya tercatat mencapai Rp236 triliun atau setara dengan 11,4 persen dari PDP Retail Nasional,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Head of Quality Sampoerna Nikolas Widhi Ananggadipa menjelaskan bahwa Indonesia dipilih sebagai lokasi pengembangan produk tembakau bebas asap karena memiliki kualitas tembakau yang unggul serta sumber daya manusia yang kompeten.

Ia menambahkan hingga saat ini, pabrik Sampoerna di Karawang melibatkan sekitar 200 tenaga ahli asal Indonesia yang berperan dalam pengembangan produk bebas asap melalui fasilitas Advance Lab di dalam pabrik tersebut.

“Keberadaan (pabrik produk bebas asap) di Indonesia, menunjukkan bahwa pengakuan dari PMI terhadap kualitas dan sumber daya manusia yang ada di Indonesia,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh produk bebas asap yang dikembangkan telah memenuhi standar kualitas global dengan ribuan analisis dan pengujian dilakukan setiap tahun, baik untuk pasar dalam negeri maupun ekspor ke lebih dari 15 negara.

Lebih lanjut, Nikolas mengungkapkan bahwa Sampoerna juga menjalankan program pertukaran tenaga ahli dengan PMI dimana melalui program ini, para ilmuwan terbaik dari Indonesia dikirim ke luar negeri untuk berkolaborasi dengan afiliasi PMI lainnya dalam berbagai proyek penelitian dan pengembangan.

“Inisiatif ini menegaskan bahwa talenta-talenta Indonesia dalam memajukan inovasi ilmiah di skala internasional bukan hanya kata-kata belaka,” pungkasnya.

Semantara itu, Senior Vice President External Affairs PMI Christos Harpantidis mengatakan bahwa inovasi bukan semata-mata tentang menciptakan teknologi baru, melainkan sebuah panggilan untuk menjawab tantangan global melalui pendekatan yang bertanggung jawab dan kontekstual.

Ia menekankan bahwa inovasi yang mampu menciptakan perubahan nyata hanya dapat terjadi ketika disinergikan dengan karakter unik dan kebutuhan pasar lokal, serta didukung oleh kolaborasi lintas sektor.

“Itulah mengapa kami berinvestasi di Indonesia bukan hanya karena skalanya yang strategis, tetapi karena kami melihat potensi kolaborasi yang kuat bersama para pemangku kepentingan dalam mewujudkan perubahan yang lebih baik. Kami percaya, inovasi yang bermakna lahir dari kerja sama, bukan berjalan sendiri,” ujarnya.

Tags: cobisnis.cominvestasiKarawangpabrikPT hm Sampoerna

Related Posts

OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

by Iwan Supriyatna
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam pemeriksaannya terhadap penyelenggaran pindar Dana Syariah Indonesia (DSI) menemukan delapan pelanggaran yang...

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

by Hidayat Taufik
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan bahwa sistem pemilihan...

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

by Zahra Zahwa
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Chatbot kecerdasan buatan Grok milik Elon Musk tidak lagi diizinkan untuk mengedit “gambar orang asli dalam pakaian...

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

by Zahra Zahwa
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketika grup K-pop terbesar di dunia ini mengumumkan hiatus pada akhir 2022, BTS sedang berada di puncak...

Pindah Dari California Ke Swedia Cari Petualangan Baru, Ia Tak Siap Hadapi Sunyinya

Pindah Dari California Ke Swedia Cari Petualangan Baru, Ia Tak Siap Hadapi Sunyinya

by Zahra Zahwa
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ada beberapa hal yang paling dinikmati Arabella Carey Adolfsson sejak tinggal di Swedia, mulai dari memancing di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

January 15, 2026
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

January 15, 2026
BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

January 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved