• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Sport

Hasil Penelitian SEANUT II : Malnutrisi Masih Menjadi Tantangan besar Di Kalangan Anak-Anak Asia Tenggara

Nina Karlita by Nina Karlita
June 21, 2022
in Sport
0
Hasil Penelitian SEANUT II : Malnutrisi Masih Menjadi Tantangan besar Di Kalangan Anak-Anak Asia Tenggara

Petugas peneliti SEANUTS II sedang melakukan pengukuran kepada seorang anak dalam penelitiannya.

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah penelitian baru selesai dilakukan kepada hampir 14.000 anak, antara usia enam bulan hingga 12 tahun. Penelitian itu menyoroti masalah penting dan dikenal sebagai ‘triple burden’ malnutrisi, terdiri dari : masalah kekurangan gizi, kekurangan zat gizi mikro, dan kelebihan berat badan/obesitas.

Ketiga masalah ini seringkali terjadi berdampingan di suatu negara dan bahkan bisa terjadi dalam satu keluarga. Terutama di Indonesia, dimana angka stunting di anak-anak yang masih cukup tinggi adalah contoh bentuk dari kekurangan gizi. Penelitian skala besar ini dilakukan oleh FrieslandCampina, dalam rentang waktu antara 2019 dan 2021 oleh universitas dan lembaga penelitian terkemuka di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Penelitian baru ini merupakan lanjutan dari South East Asian Nutrition Surveys (SEANUTS I), yang dipublikasikan pada tahun 2012. Secara keseluruhan, South East Asian Nutrition Surveys kedua ini (SEANUTS II) menunjukkan bahwa permasalahan stunting dan anemia masih ada, terutama pada anak-anak usia dini.

Namun, untuk anak yang berusia lebih tua, tingkat prevalensi kelebihan berat badan dan obesitas lebih tinggi. Selain itu, sebagian besar anak-anak tidak memenuhi kebutuhan rata-rata asupan kalsium dan vitamin D sehingga menunjukkan adanya indikasi kekurangan vitamin D. ‘Triple Burden’ ini menjadi hal yang sangat penting dan untuk mengatasi kesenjangan gizi, langkah yang tepat adalah melalui intervensi gizi yang seimbang dan edukasi gizi.

Menanggapi temuan dalam penelitian ini, Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), Peneliti Utama SEANUTS II di Indonesia dan Guru Besar di Fakultas Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, menjelaskan bahwa gizi yang sehat adalah tentang gizi seimbang, cukup, dan bervariasi.

“Jika anak tidak mendapatkan gizi yang dibutuhkan, mereka tidak akan tumbuh dan berkembang dengan baik. Penelitian terbaru kami mengungkapkan bahwa lebih dari 70% anak-anak di keempat negara tidak memenuhi kebutuhan rata-rata kalsium dan lebih dari 84% tidak memenuhi kebutuhan rata-rata vitamin D,” kata dr. Rini.

“Khususnya di Indonesia dimana 1 dari 4 anak tergolong stunting. Angka-angka ini menegaskan bahwa adanya kebutuhan mendesak untuk meningkatkan ketahanan pangan di tanah air, serta ketersediaan produk makanan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, sehingga dapat meningkatkan akses sumber gizi yang sehat.” tambah dr. Rini.

Margrethe Jonkman, Global Director, Research & Development, FrieslandCampina, menyatakan: “Penelitian adalah kunci untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan gizi lokal. Hasil dari studi ini akan membantu FrieslandCampina dalam mengembangkan produk yang lebih baik dan terjangkau untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak dan menyiapkan program yang mendukung pemenuhan gizi seimbang dan gaya hidup aktif bekerja sama dengan pemangku kepentingan, petugas kesehatan, dan sekolah terkait.”

Andrew F Saputro, Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia, mengatakan, sebagai afiliasi dari FrieslandCampina, Frisian Flag Indonesia (FFI) dengan bangga mempersembahkan hasil SEANUTS II kepada pemerintah Indonesia dan pemangku kepentingan terkait.

“SEANUTS II tidak hanya merupakan komitmen Frisian Flag Indonesia (FFI), tetapi juga merupakan inisiatif untuk mempertemukan pihak swasta, organisasi, asosiasi, profesional dan pemerintah untuk berkolaborasi dalam meningkatkan status gizi dan kesehatan anak Indonesia.” kata Andrew

Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
online free course
download intex firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: Anakfrisian flagmalnutrisiSEANUTS II

Related Posts

5 Cara Didik Anak Era 90-an yang Sebaiknya Tak Diulang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Era 1990-an kerap dikenang sebagai masa kecil yang bebas, sederhana, dan penuh nostalgia. Saat itu, anak-anak belum...

Maudy Ayunda membagikan tiga hal penting dalam proses belajar, mulai dari tidak hanya mengejar nilai hingga berani gagal dan mandiri.

Maudy Ayunda Ungkap 3 Cara Belajar Efektif

by Desti Dwi Natasya
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Maudy Ayunda membagikan sejumlah pandangan mengenai proses belajar anak yang menurutnya tidak seharusnya hanya berorientasi pada nilai...

Begini Cara Mengajarkan Anak Mengatur Uang agar Bijak Saat Dewasa

Begini Cara Mengajarkan Anak Mengatur Uang agar Bijak Saat Dewasa

by Hidayat Taufik
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mengajarkan anak mengelola uang sejak dini dinilai menjadi langkah penting untuk membentuk kebiasaan finansial yang sehat hingga...

Anak Sulit Menolak Ajakan Negatif Teman? Begini Cara Melatihnya

Anak Sulit Menolak Ajakan Negatif Teman? Begini Cara Melatihnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seiring bertambahnya usia, anak mulai memiliki lingkungan pertemanan yang lebih luas. Kondisi ini penting untuk perkembangan sosial,...

Miris! Ayah Tewas Diamuk Massa, Anak Terduga Pencuri Ayam di Bali Nangis Histeris

Miris! Ayah Tewas Diamuk Massa, Anak Terduga Pencuri Ayam di Bali Nangis Histeris

by Hidayat Taufik
July 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Duka mendalam menyelimuti keluarga pria berinisial KD di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali. KD meninggal...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

October 24, 2026
Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

October 24, 2026
Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

October 24, 2026
Kaki Bau Bisa Dipicu Banyak Faktor, Begini Cara Mengatasinya

Kaki Bau Bisa Dipicu Banyak Faktor, Begini Cara Mengatasinya

October 24, 2026
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

October 25, 2026
Ilustrasi Tidak Nafsu Makan - pexels/Alena Darmel

Tidak Lapar di Pagi Hari? Ketahui Penyebabnya Menurut Ahli

October 25, 2026
Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved