• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, May 14, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Sport

Hasil Penelitian SEANUT II : Malnutrisi Masih Menjadi Tantangan besar Di Kalangan Anak-Anak Asia Tenggara

Nina Karlita by Nina Karlita
June 21, 2022
in Sport
0
Hasil Penelitian SEANUT II : Malnutrisi Masih Menjadi Tantangan besar Di Kalangan Anak-Anak Asia Tenggara

Petugas peneliti SEANUTS II sedang melakukan pengukuran kepada seorang anak dalam penelitiannya.

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah penelitian baru selesai dilakukan kepada hampir 14.000 anak, antara usia enam bulan hingga 12 tahun. Penelitian itu menyoroti masalah penting dan dikenal sebagai ‘triple burden’ malnutrisi, terdiri dari : masalah kekurangan gizi, kekurangan zat gizi mikro, dan kelebihan berat badan/obesitas.

Ketiga masalah ini seringkali terjadi berdampingan di suatu negara dan bahkan bisa terjadi dalam satu keluarga. Terutama di Indonesia, dimana angka stunting di anak-anak yang masih cukup tinggi adalah contoh bentuk dari kekurangan gizi. Penelitian skala besar ini dilakukan oleh FrieslandCampina, dalam rentang waktu antara 2019 dan 2021 oleh universitas dan lembaga penelitian terkemuka di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Penelitian baru ini merupakan lanjutan dari South East Asian Nutrition Surveys (SEANUTS I), yang dipublikasikan pada tahun 2012. Secara keseluruhan, South East Asian Nutrition Surveys kedua ini (SEANUTS II) menunjukkan bahwa permasalahan stunting dan anemia masih ada, terutama pada anak-anak usia dini.

Namun, untuk anak yang berusia lebih tua, tingkat prevalensi kelebihan berat badan dan obesitas lebih tinggi. Selain itu, sebagian besar anak-anak tidak memenuhi kebutuhan rata-rata asupan kalsium dan vitamin D sehingga menunjukkan adanya indikasi kekurangan vitamin D. ‘Triple Burden’ ini menjadi hal yang sangat penting dan untuk mengatasi kesenjangan gizi, langkah yang tepat adalah melalui intervensi gizi yang seimbang dan edukasi gizi.

Menanggapi temuan dalam penelitian ini, Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), Peneliti Utama SEANUTS II di Indonesia dan Guru Besar di Fakultas Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, menjelaskan bahwa gizi yang sehat adalah tentang gizi seimbang, cukup, dan bervariasi.

“Jika anak tidak mendapatkan gizi yang dibutuhkan, mereka tidak akan tumbuh dan berkembang dengan baik. Penelitian terbaru kami mengungkapkan bahwa lebih dari 70% anak-anak di keempat negara tidak memenuhi kebutuhan rata-rata kalsium dan lebih dari 84% tidak memenuhi kebutuhan rata-rata vitamin D,” kata dr. Rini.

“Khususnya di Indonesia dimana 1 dari 4 anak tergolong stunting. Angka-angka ini menegaskan bahwa adanya kebutuhan mendesak untuk meningkatkan ketahanan pangan di tanah air, serta ketersediaan produk makanan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, sehingga dapat meningkatkan akses sumber gizi yang sehat.” tambah dr. Rini.

Margrethe Jonkman, Global Director, Research & Development, FrieslandCampina, menyatakan: “Penelitian adalah kunci untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan gizi lokal. Hasil dari studi ini akan membantu FrieslandCampina dalam mengembangkan produk yang lebih baik dan terjangkau untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak dan menyiapkan program yang mendukung pemenuhan gizi seimbang dan gaya hidup aktif bekerja sama dengan pemangku kepentingan, petugas kesehatan, dan sekolah terkait.”

Andrew F Saputro, Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia, mengatakan, sebagai afiliasi dari FrieslandCampina, Frisian Flag Indonesia (FFI) dengan bangga mempersembahkan hasil SEANUTS II kepada pemerintah Indonesia dan pemangku kepentingan terkait.

“SEANUTS II tidak hanya merupakan komitmen Frisian Flag Indonesia (FFI), tetapi juga merupakan inisiatif untuk mempertemukan pihak swasta, organisasi, asosiasi, profesional dan pemerintah untuk berkolaborasi dalam meningkatkan status gizi dan kesehatan anak Indonesia.” kata Andrew

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
download samsung firmware
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: Anakfrisian flagmalnutrisiSEANUTS II

Related Posts

Diduga Halusinasi Usai Pakai Sabu, Pria di Lampung Lukai Anak Kandung

Diduga Halusinasi Usai Pakai Sabu, Pria di Lampung Lukai Anak Kandung

by Hidayat Taufik
May 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang pria berinisial RY (32) di Tulang Bawang Barat, Lampung, diduga menganiaya anak kandungnya. Akibatnya, korban ARP...

5 Cara Mengajarkan Anak Bersyukur agar Tidak Selalu Menuntut

5 Cara Mengajarkan Anak Bersyukur agar Tidak Selalu Menuntut

by Hidayat Taufik
April 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Banyak orangtua merasa anak kurang menghargai usaha yang mereka berikan. Misalnya, anak sering mengabaikan makanan yang sudah...

Yunani Ambil Langkah Tegas, Media Sosial untuk Anak di Bawah 15 Tahun Akan Diblokir

Yunani Ambil Langkah Tegas, Media Sosial untuk Anak di Bawah 15 Tahun Akan Diblokir

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Yunani akan melarang anak di bawah 15 tahun mengakses media sosial mulai 1 Januari 2027. Kebijakan ini...

Roblox Batasi Akses Online bagi Pengguna Anak-Anak di Bawah 13 Tahun

Roblox Batasi Akses Online bagi Pengguna Anak-Anak di Bawah 13 Tahun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Roblox tengah menyiapkan aturan agar pengguna di bawah 13 tahun hanya bisa bermain secara offline. Kebijakan ini...

Prabowo Subianto Tegaskan Prioritas Human Capital: MBG Tetap Berjalan Meski Krisis

Prabowo Subianto Tegaskan Prioritas Human Capital: MBG Tetap Berjalan Meski Krisis

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan meski...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Harga Pangan 6 Mei 2026 Beragam: Cabai dan Ayam Turun, Beras serta Gula Naik

Harga Pangan 6 Mei 2026 Beragam: Cabai dan Ayam Turun, Beras serta Gula Naik

May 6, 2026
Rizky Ridho Minta Maaf Setelah Persija Gagal Juara

Trump Tegaskan Tak Prioritaskan Dampak Ekonomi dalam Negosiasi Iran

May 13, 2026
DJP Temukan Rp 383 Triliun Harta yang Belum Dilaporkan, Pemerintah Beri Waktu Terakhir 6 Bulan

DJP Temukan Rp 383 Triliun Harta yang Belum Dilaporkan, Pemerintah Beri Waktu Terakhir 6 Bulan

May 14, 2026
Sinopsis Captain Phillips, Aksi Tom Hanks Hadapi Pembajak Somalia

Fenomena Kartu Pokemon Kembali Viral, Hobi atau Instrumen Investasi?

May 14, 2026
Honda Catat Kerugian Tahunan Pertama sejak Go Public pada 1957

Honda Catat Kerugian Tahunan Pertama sejak Go Public pada 1957

May 14, 2026
Sinopsis Captain Phillips, Aksi Tom Hanks Hadapi Pembajak Somalia

Apakah Masha and the Bear Diangkat dari Kisah Nyata? Ini Faktanya

May 14, 2026
Menu Makan Malam Trump dan Xi di Beijing Jadi Perbincangan

Menu Makan Malam Trump dan Xi di Beijing Jadi Perbincangan

May 14, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved