• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, May 14, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Harga Plastik Terus Menanjak, Ini Penyebab dan Dampaknya ke Ekonomi

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 3, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Harga Plastik Terus Menanjak, Ini Penyebab dan Dampaknya ke Ekonomi

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga plastik di Indonesia mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa waktu terakhir akibat terganggunya pasokan bahan baku global.

Lonjakan ini dipicu konflik geopolitik di Timur Tengah yang berdampak langsung pada distribusi nafta, bahan utama produksi plastik. Kondisi ini membuat industri dalam negeri ikut terdampak.

Sebagian besar pasokan nafta dunia berasal dari kawasan Asia Barat. Penutupan jalur strategis seperti Selat Hormuz membuat distribusi bahan baku terhambat.

Sekitar 70 persen bahan baku nafta yang biasa dipasok dari kawasan tersebut tidak dapat dikirim. Dampaknya langsung terasa ke industri petrokimia, termasuk di Indonesia.

Selain distribusi, fasilitas produksi juga terganggu. Sejumlah kilang minyak di kawasan Teluk terdampak konflik, sehingga pasokan semakin terbatas.

Kombinasi gangguan produksi dan distribusi membuat harga plastik naik secara global. Indonesia tidak bisa lepas dari dampak karena masih bergantung pada impor bahan baku.

Kenaikan harga mulai terasa sejak awal Maret 2026. Pada awalnya industri mencoba menahan harga dengan mengelola stok yang ada.

Namun, menjelang Lebaran, permintaan meningkat dan stok mulai menipis. Hal ini membuat harga plastik naik lebih cepat di pasar.

Saat ini, industri plastik nasional berada dalam kondisi bertahan. Produksi ditekan agar tetap efisien dan tidak merugi terlalu dalam.

Pelaku industri juga mulai mencari alternatif bahan baku dari luar Timur Tengah. Namun, harga lebih mahal dan waktu pengiriman bisa mencapai 50 hari.

Dampaknya merembet hingga ke pedagang kecil. Harga plastik kresek naik dari Rp 17.000 menjadi Rp 23.000 per pack, atau naik sekitar Rp 6.000.

Kenaikan ini membuat biaya operasional pedagang meningkat. Margin keuntungan pun semakin tertekan di tengah daya beli yang belum sepenuhnya pulih.

Jika kondisi ini berlanjut, harga barang konsumsi berbahan plastik berpotensi ikut naik. Tekanan ini bisa meluas ke sektor lain dalam waktu dekat.

Tags: CobisnisEnergiHeadlineindustriminyakPebisnismudaPerdaganganplastik

Related Posts

MPR Buka Suara Soal Kontroversi Lomba Cerdas Cermat, Juri Tak Perlu Klarifikasi Pribadi

MPR Buka Suara Soal Kontroversi Lomba Cerdas Cermat, Juri Tak Perlu Klarifikasi Pribadi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – MPR RI menegaskan bahwa dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat tidak perlu...

Permintaan Emas di China Naik Gila-Gilaan, Produksi Turun dan Harga Tertekan

Permintaan Emas di China Naik Gila-Gilaan, Produksi Turun dan Harga Tertekan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Produksi emas China menurun pada kuartal pertama 2026 di tengah lonjakan permintaan masyarakat terhadap logam mulia. Data...

Impor Energi dari AS Senilai Rp 253 Triliun Tetap Lanjut Meski Tarif Dicoret

Perang Timur Tengah Bikin Harga Energi Global Meledak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Konflik di Timur Tengah mulai menekan pasar energi global. Harga minyak, LPG, hingga LNG naik di banyak...

OJK Soroti Tambahan Rp 200 T di Perbankan hingga September

OJK Siapkan Pengumuman Bos Baru BEI, Nama Dirut Baru Muncul 22 Juni

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengumumkan paket calon direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) terpilih pada 22 Juni...

Polda Metro Bongkar Penyelundupan Merkuri ke Filipina Disamarkan dalam Karpet

Polda Metro Bongkar Penyelundupan Merkuri ke Filipina Disamarkan dalam Karpet

by Desti Dwi Natasya
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai membongkar kasus penyelundupan bahan kimia merkuri ke...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Pramono: Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota hingga Ada Keppres

Pramono: Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota hingga Ada Keppres

May 13, 2026
Trump dan Xi Bertemu di Beijing, Iran dan Taiwan Jadi Agenda Utama 2026

Trump dan Xi Bertemu di Beijing, Iran dan Taiwan Jadi Agenda Utama 2026

May 13, 2026
Google Luncurkan Googlebook dengan Integrasi Gemini dan Android

Google Luncurkan Googlebook dengan Integrasi Gemini dan Android

May 13, 2026
Posisi Tidur yang Tepat untuk Mengatasi Berbagai Gangguan Kesehatan

Posisi Tidur yang Tepat untuk Mengatasi Berbagai Gangguan Kesehatan

May 14, 2026
Mengapa Babi Hilang dari Jazirah Arab? Ini Penjelasan Sejarah dan Ekologi

Mengapa Babi Hilang dari Jazirah Arab? Ini Penjelasan Sejarah dan Ekologi

May 14, 2026
Kasus Chromebook 2026: Nadiem Makarim Kecewa atas Tuntutan 18 Tahun Penjara

Kasus Chromebook 2026: Nadiem Makarim Kecewa atas Tuntutan 18 Tahun Penjara

May 13, 2026
Rupiah Menguat Jelang Libur Panjang 2026, Sentimen Global Masih Tekan Pasar

Rupiah Menguat Jelang Libur Panjang 2026, Sentimen Global Masih Tekan Pasar

May 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved