• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, August 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Harga Plastik Terus Menanjak, Ini Penyebab dan Dampaknya ke Ekonomi

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 3, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Harga Plastik Terus Menanjak, Ini Penyebab dan Dampaknya ke Ekonomi

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga plastik di Indonesia mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa waktu terakhir akibat terganggunya pasokan bahan baku global.

Lonjakan ini dipicu konflik geopolitik di Timur Tengah yang berdampak langsung pada distribusi nafta, bahan utama produksi plastik. Kondisi ini membuat industri dalam negeri ikut terdampak.

Sebagian besar pasokan nafta dunia berasal dari kawasan Asia Barat. Penutupan jalur strategis seperti Selat Hormuz membuat distribusi bahan baku terhambat.

Sekitar 70 persen bahan baku nafta yang biasa dipasok dari kawasan tersebut tidak dapat dikirim. Dampaknya langsung terasa ke industri petrokimia, termasuk di Indonesia.

Selain distribusi, fasilitas produksi juga terganggu. Sejumlah kilang minyak di kawasan Teluk terdampak konflik, sehingga pasokan semakin terbatas.

Kombinasi gangguan produksi dan distribusi membuat harga plastik naik secara global. Indonesia tidak bisa lepas dari dampak karena masih bergantung pada impor bahan baku.

Kenaikan harga mulai terasa sejak awal Maret 2026. Pada awalnya industri mencoba menahan harga dengan mengelola stok yang ada.

Namun, menjelang Lebaran, permintaan meningkat dan stok mulai menipis. Hal ini membuat harga plastik naik lebih cepat di pasar.

Saat ini, industri plastik nasional berada dalam kondisi bertahan. Produksi ditekan agar tetap efisien dan tidak merugi terlalu dalam.

Pelaku industri juga mulai mencari alternatif bahan baku dari luar Timur Tengah. Namun, harga lebih mahal dan waktu pengiriman bisa mencapai 50 hari.

Dampaknya merembet hingga ke pedagang kecil. Harga plastik kresek naik dari Rp 17.000 menjadi Rp 23.000 per pack, atau naik sekitar Rp 6.000.

Kenaikan ini membuat biaya operasional pedagang meningkat. Margin keuntungan pun semakin tertekan di tengah daya beli yang belum sepenuhnya pulih.

Jika kondisi ini berlanjut, harga barang konsumsi berbahan plastik berpotensi ikut naik. Tekanan ini bisa meluas ke sektor lain dalam waktu dekat.

Tags: CobisnisEnergiHeadlineindustriminyakPebisnismudaPerdaganganplastik

Related Posts

SpaceX

Pengeluaran AI Melonjak, Saham SpaceX Turun di Bawah Harga IPO

by Desti Dwi Natasya
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Saham SpaceX mengalami tekanan setelah laporan keuangan perdana sebagai perusahaan publik menunjukkan lonjakan belanja modal untuk pengembangan...

MUI Minta Pemerintah Pertimbangkan Hukuman Mati bagi Koruptor

Tiga WN Malaysia Terciduk Selundupkan Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta

by Desti Dwi Natasya
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan tiga perempuan warga negara (WN) Malaysia....

MUI Minta Pemerintah Pertimbangkan Hukuman Mati bagi Koruptor

MUI Minta Pemerintah Pertimbangkan Hukuman Mati bagi Koruptor

by Desti Dwi Natasya
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta pemerintah dan DPR mempertimbangkan penerapan hukuman mati bagi pelaku tindak pidana korupsi....

Eks Menkeu Sri Mulyani Dipercaya Bank Dunia Pimpin IDA22

Eks Menkeu Sri Mulyani Dipercaya Bank Dunia Pimpin IDA22

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ditunjuk sebagai Independent Co Chair atau Ketua Bersama Independen untuk penggalangan...

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Hampir 1 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi di Bandara Juanda

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Hampir 1 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi di Bandara Juanda

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bea Cukai kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika di Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Seorang penumpang pesawat rute Kuala...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Big Match! Persib dan Persija Saling Sikut Demi Satu Tiket Final Piala Presiden 2026

Big Match! Persib dan Persija Saling Sikut Demi Satu Tiket Final Piala Presiden 2026

August 4, 2026
TrendAI One Vision

TrendAI™ Perkuat Infrastruktur Pusat Data di Indonesia untuk Dukung AI dan Ketahanan Siber

August 4, 2026
Telegram App Store

Telegram Kembali ke App Store Usai Sempat Dihapus karena Konten Ilegal

August 4, 2026
AIA Luncurkan AIA+, Hadirkan Kenyamanan Berasuransi Dalam Satu Genggaman

AIA Luncurkan AIA+, Hadirkan Kenyamanan Berasuransi Dalam Satu Genggaman

August 4, 2026
SpaceX

Pengeluaran AI Melonjak, Saham SpaceX Turun di Bawah Harga IPO

August 5, 2026
Transformasi Digital Kampus, Bersama Danantara, BTN luncurkan KTM Co-Branding untuk 17.000 Mahasiswa Baru Universitas Diponegoro

Transformasi Digital Kampus, Bersama Danantara, BTN luncurkan KTM Co-Branding untuk 17.000 Mahasiswa Baru Universitas Diponegoro

August 5, 2026
Halal Indo 2026

Halal Indo 2026 Dorong Sinergi Kreator dan Industri Perkuat Produk Halal Lokal

August 5, 2026
Menko Polkam Ingatkan Bahaya Konten Provokatif bagi Masyarakat

Menko Polkam Ingatkan Bahaya Konten Provokatif bagi Masyarakat

August 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved