• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Harga Minyak Naik 2,5% Setelah AS Jatuhkan Sanksi Terhadap Rosneft Dan Lukoil

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
October 23, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Harga Minyak Naik 2,5% Setelah AS Jatuhkan Sanksi Terhadap Rosneft Dan Lukoil

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga minyak dunia naik sekitar 2,5% pada Kamis, melanjutkan penguatan dari sesi sebelumnya, setelah Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap dua perusahaan minyak utama Rusia, Rosneft dan Lukoil, terkait perang di Ukraina.

Kontrak berjangka Brent naik $1,56 atau 2,49% menjadi $64,15 per barel, sementara minyak mentah AS (WTI) naik $1,53 atau 2,62% menjadi $60,03 per barel pada pukul 03.03 GMT. Pemerintah AS menyatakan siap mengambil langkah lanjutan dan mendesak Moskow segera menyetujui gencatan senjata.

Presiden Donald Trump sebelumnya menahan diri untuk menjatuhkan sanksi energi terhadap Rusia, berharap ada akhir dari konflik. Namun, dengan situasi yang tak kunjung membaik, Trump menyatakan kini waktunya bertindak.

Inggris juga telah memberikan sanksi kepada Rosneft dan Lukoil pekan lalu. Sementara itu, negara-negara Uni Eropa menyetujui paket sanksi ke-19 yang mencakup larangan impor LNG asal Rusia.

Analis pasar senior Phillip Nova, Priyanka Sachdeva, mengatakan sanksi baru AS terhadap raksasa minyak Rusia bertujuan “memutus pendapatan perang Kremlin”, yang dapat memperketat pasokan minyak Rusia di pasar global. Ia menambahkan, jika India mengurangi pembelian minyak Rusia karena tekanan AS, permintaan Asia bisa beralih ke minyak mentah AS dan mendorong harga di kawasan Atlantik.

Perusahaan penyulingan milik negara India menyebut tengah meninjau ulang pembelian minyak dari Rusia untuk memastikan tidak ada pasokan langsung dari Rosneft atau Lukoil pasca-sanksi AS.

Segera setelah sanksi diumumkan, harga minyak Brent dan WTI melonjak lebih dari $2 per barel, juga didukung oleh penurunan tak terduga stok minyak AS. Namun, beberapa analis menilai kenaikan harga ini hanya bersifat sementara.

Menurut Claudio Galimberti, Direktur Analisis Pasar Global Rystad Energy, “Sanksi baru ini memang meningkatkan ketegangan antara AS dan Rusia, tetapi lonjakan harga minyak lebih merupakan reaksi spontan pasar daripada perubahan struktural.” Ia menambahkan bahwa sebagian besar sanksi terhadap Rusia dalam tiga tahun terakhir belum berdampak besar terhadap produksi maupun pendapatan minyak negara tersebut.

Dalam jangka pendek, pasar akan mencermati potensi surplus pasokan dari OPEC+ akibat pelonggaran pemangkasan produksi, yang bisa menjadi faktor utama penggerak harga minyak.

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
download lenevo firmware
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
Tags: cobisnis.comHarga minyakRusia

Related Posts

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

by Hidayat Taufik
April 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aparat kepolisian mengamankan seorang guru silat berinisial MY, warga Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, atas dugaan tindak pelecehan...

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

by Hidayat Taufik
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komite III DPD RI mendorong percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Bahasa Daerah sebagai respons atas meningkatnya ancaman...

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

by Desti Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wabah campak di Bangladesh kembali menjadi perhatian setelah menewaskan puluhan anak sepanjang tahun ini. Oleh karena itu, wabah...

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

by Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Program KUR Syariah BSI menunjukkan akselerasi signifikan di awal tahun dengan penyaluran mencapai Rp1,65 triliun. Pembiayaan tersebut telah...

Colorado Larang Tes Narkoba Cepat Sebagai Dasar Tunggal Penangkapan

Colorado Larang Tes Narkoba Cepat Sebagai Dasar Tunggal Penangkapan

by Zahra Zahwa
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Keputusan Colorado larang penangkapan yang hanya memakai hasil tes narkoba cepat kini menjadi perhatian nasional di United...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

April 6, 2026
Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

April 6, 2026
Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

April 6, 2026
Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

April 7, 2026
Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved