JAKARTA, Cobisnis.com – Aktris peraih Oscar Gwyneth Paltrow menghadapi gelombang kritik di media sosial setelah membintangi iklan proyek properti mewah di Israel.
Paltrow tampil dalam promosi 51 Park, sebuah proyek real estat setinggi 51 lantai di kota Herzliya yang berada di utara Tel Aviv.
Dalam iklan yang direkam di New York dan dirilis pekan ini, Paltrow memuji proyek tersebut sebagai salah satu bangunan ikonik yang berada di dekat taman. Selain itu, ia secara langsung menyebut Herzliya, Israel, sebagai lokasi proyek tersebut.
Meski tidak mengunggah iklan itu di akun pribadinya, warganet membanjiri unggahan terbaru Paltrow dengan berbagai komentar kritik.
Sementara itu, pengguna lain membagikan gambar bendera Palestina dan pesan dukungan untuk Palestina dalam berbagai bahasa. Kontroversi tersebut muncul ketika konflik di Gaza masih menjadi perhatian dunia.
Selain itu, sejumlah organisasi hak asasi manusia menuduh Israel melakukan genosida di Gaza. Namun, pemerintah Israel berulang kali membantah tuduhan tersebut.
Hal itu terjadi karena perang di Gaza telah memicu perdebatan global selama beberapa tahun terakhir. Sebuah survei terbaru dari Pew Research Center juga menunjukkan banyak responden di berbagai negara memiliki pandangan negatif terhadap Israel dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Sementara itu, Paltrow memiliki latar belakang keluarga Yahudi dan Kristen. Ia juga dikenal terbuka dalam merayakan sejumlah tradisi Yahudi, termasuk Hanukkah.
Setelah serangan Hamas pada Oktober 2023, Paltrow turut menandatangani surat terbuka yang meminta pemerintah AS membantu membebaskan para sandera yang ditahan di Gaza.













