• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Gubernur Maryland Wes Moore Umumkan Kampanye Pemilihan Ulang 2026 di Tengah Spekulasi Pencalonan Presiden

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 10, 2025
in Nasional
0
Gubernur Maryland Wes Moore Umumkan Kampanye Pemilihan Ulang 2026 di Tengah Spekulasi Pencalonan Presiden

JAKARTA, Cobisnis.com – Gubernur Maryland Wes Moore mengumumkan Selasa bahwa ia akan mencalonkan diri kembali pada 2026, mencari masa jabatan kedua di negara bagian yang mayoritas Demokrat, meski bintang politik Partai Demokrat yang tengah naik daun itu memicu spekulasi tentang kemungkinan pencalonan presiden pada 2028.

“Ketika kami membela masyarakat kelas menengah Maryland, presiden Amerika Serikat justru bersikap lunak terhadap para miliarder dan korporasi besar, memecat pekerja federal, memangkas Medicaid, serta menaikkan harga mulai dari listrik hingga kebutuhan pokok,” kata Moore dalam video pengumuman kampanye pemilihannya kembali.

“Saya meminta Anda untuk memilih saya kembali sebagai gubernur,” lanjut Moore dalam video itu.

Moore, mantan perwira Angkatan Darat sekaligus penulis terkenal, merendahkan spekulasi soal rencana masa depannya meski terus meningkatkan profil nasional sejak terpilih pada 2022. Ia termasuk di antara sejumlah Demokrat profil tinggi yang akan maju kembali tahun depan dan bisa segera beralih ke pencalonan presiden daftar yang juga mencakup Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro dan Gubernur Illinois JB Pritzker.

Dalam wawancara dengan acara “Meet The Press” NBC akhir pekan lalu, Moore mendapat pertanyaan berulang tentang rencana masa depannya, menegaskan ia “tidak mencalonkan diri” pada 2028 dan fokus pada pemilihan ulang. “Saya sangat bersemangat kembali menemui masyarakat negara bagian saya dan meminta masa jabatan kedua,” katanya. Saat tampil di acara “The View” musim panas lalu, Moore juga mendapat pertanyaan serupa dan menegaskan kembali bahwa ia “tidak mencalonkan diri” pada 2028.

Moore kembali menepis pertanyaan soal Pilpres 2028 pada Selasa malam dan menekankan komitmennya pada kampanye pemilihan ulang.

“Saya rasa masyarakat di negara bagian kita telah melihat bagaimana kami sangat fokus pada hasil untuk mereka. Saya katakan, mudah bagi saya menolak sesuatu yang tak pernah saya pertimbangkan,” katanya di acara “OutFront.” “Saya tidak mencalonkan diri sebagai presiden. Saya bersemangat mencalonkan diri kembali sebagai gubernur.”

Namun, penolakan Moore masih bisa menempatkannya dalam barisan panjang kandidat potensial presiden yang awalnya menegaskan tidak akan maju, tapi akhirnya ikut bersaing. Mantan Senator Barack Obama, misalnya, pernah terkenal berkata pada 2006 bahwa ia “tidak akan” mencalonkan diri saat ditanya dalam wawancara di “Meet The Press,” namun setahun kemudian masuk bursa Pilpres. Pergerakan Moore tahun ini juga memberi sinyal ambisi nasional.

Pada Mei lalu, Gubernur Maryland itu berkunjung ke Lincoln University, perguruan tinggi bersejarah bagi komunitas kulit hitam di Pennsylvania, untuk menyampaikan pidato kelulusan. Ia mendorong para lulusan agar merangkul “patriotisme sejati” dan berkontribusi pada “kemajuan” negara menggemakan retorika pidatonya di Konvensi Nasional Demokrat 2024.

Beberapa minggu kemudian, Moore mengejutkan banyak pihak dengan melakukan perjalanan ke South Carolina, negara bagian kunci dalam pemilihan awal presiden. Di sana, ia menyoroti ikatan keluarganya dengan negara bagian itu dan berbagi pelajaran yang ia petik dari mengamati pemerintahan Trump.

“Kita bisa dan harus mengutuk tindakan sembrono Donald Trump. Namun kita juga akan bodoh bila tidak belajar dari sikap tidak sabarnya,” kata Moore.

Moore juga kerap tampil di Fox News, menyasar audiens konservatif untuk menantang pemerintahan Trump. Bulan lalu, ia menggunakan kesempatan di jaringan itu untuk mengkritik rencana pemerintahan memperluas pengetatan hukum dan imigrasi di Baltimore.

“Apa yang kita lihat dari presiden Amerika Serikat bukanlah strategi pemberantasan kejahatan, melainkan strategi pencitraan,” ujar Moore. “Saya ingin sangat jelas kepada presiden: kita tidak membutuhkan Garda Nasional di kota-kota kita. Kita butuh pendekatan serius terhadap pemberantasan kejahatan. Dan itu bukanlah caranya.”


Tags: cobisnis.comkampanyePresiden

Related Posts

LIXIL

LIXIL Day of Architecture & Design (LDAD) 2026 Jadi Kesempatan Dialog Eksklusif Bersama Para Maestro Arsitektur Dunia

by Iwan Supriyatna
August 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Berangkat dari keyakinan bahwa untuk membentuk kualitas ruang hidup yang lebih baik dibutuhkan pendekatan holistik dan kolaboratif,...

S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Polisi Florida Respons Laporan Terkait Siaran Langsung Perez Hilton di TikTok

by Zahra Zahwa
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aparat kepolisian merespons laporan mengenai selebritas dan blogger hiburan Perez Hilton pada Selasa malam waktu setempat. Laporan...

S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Pengujian Ungkap Model AI Anthropic dan OpenAI Tunjukkan Perilaku Berisiko

by Zahra Zahwa
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Lembaga keamanan kecerdasan buatan Inggris mengungkap temuan baru terkait perilaku model AI canggih selama pengujian di lingkungan...

Liverpool Cody Gakpo Tottenham

Liverpool Tutup Pintu Transfer Cody Gakpo ke Tottenham Hotspur

by Desti Dwi Natasya
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Liverpool menegaskan tidak memiliki rencana melepas Cody Gakpo pada bursa transfer musim panas 2026 meski Tottenham Hotspur...

S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Sisa Roket SpaceX Diperkirakan Jatuh ke Bulan, Tidak Mengancam Bumi

by Zahra Zahwa
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebagian roket Falcon 9 milik SpaceX diperkirakan akan menghantam permukaan Bulan pada Rabu pagi waktu setempat. Peristiwa...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Halal Indo 2026

Halal Indo 2026 Dorong Sinergi Kreator dan Industri Perkuat Produk Halal Lokal

August 5, 2026
kinerja Astra Agro semester I 2026

Astra Agro Bukukan Laba Bersih Rp1,1 Triliun pada Semester I 2026

August 5, 2026
Transformasi Digital Kampus, Bersama Danantara, BTN luncurkan KTM Co-Branding untuk 17.000 Mahasiswa Baru Universitas Diponegoro

Transformasi Digital Kampus, Bersama Danantara, BTN luncurkan KTM Co-Branding untuk 17.000 Mahasiswa Baru Universitas Diponegoro

August 5, 2026
Kemenkes

Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Kemenkes Imbau Utamakan Empati

August 5, 2026
LIXIL

LIXIL Day of Architecture & Design (LDAD) 2026 Jadi Kesempatan Dialog Eksklusif Bersama Para Maestro Arsitektur Dunia

August 6, 2026
S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Polisi Florida Respons Laporan Terkait Siaran Langsung Perez Hilton di TikTok

August 5, 2026
S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Pengujian Ungkap Model AI Anthropic dan OpenAI Tunjukkan Perilaku Berisiko

August 5, 2026
Liverpool Cody Gakpo Tottenham

Liverpool Tutup Pintu Transfer Cody Gakpo ke Tottenham Hotspur

August 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved