• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Bisa Ambles ke US$50 per Barel pada 2026

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
August 27, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Bisa Ambles ke US$50 per Barel pada 2026

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank investasi global Goldman Sachs memperkirakan harga minyak mentah jenis Brent berpotensi turun tajam hingga menyentuh kisaran US$50 per barel pada akhir 2026. Tekanan itu dipicu oleh potensi surplus pasokan minyak dunia yang semakin lebar di tahun depan.

Dalam riset terbarunya, Goldman Sachs menilai surplus produksi bisa mencapai rata-rata 1,8 juta barel per hari sepanjang kuartal IV-2025 hingga kuartal IV-2026. Kondisi ini diyakini bakal menambah stok minyak global hampir 800 juta barel dalam kurun waktu tersebut.

Meski ada proyeksi pelemahan jangka panjang, pergerakan harga minyak pada perdagangan Rabu (27/8/2025) relatif stabil. Kontrak Brent pengiriman Oktober tercatat naik tipis menjadi US$67,24 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) berada di level US$63,25 per barel. Sehari sebelumnya, kedua harga acuan ini sempat anjlok lebih dari 2% setelah menyentuh posisi tertinggi dalam dua pekan.

Pasar energi global saat ini masih dibayangi ketegangan geopolitik. Amerika Serikat berencana mengenakan tarif tambahan terhadap India, konsumen minyak terbesar ketiga dunia, terkait pembelian pasokan minyak dari Rusia. Namun, sejumlah perusahaan kilang India, termasuk Indian Oil dan Bharat Petroleum, disebut tetap melanjutkan impor minyak Rusia untuk periode September dan Oktober.

Menurut analis, kebijakan tarif tambahan dari AS belum cukup menghentikan arus pasokan Rusia ke India. “Pasar akan memantau secara ketat bagaimana aliran minyak Rusia ke India ke depan, untuk mengukur seberapa besar dampak tarif sekunder,” ujar Warren Patterson, Head of Commodity Strategy ING.

Prediksi Goldman Sachs ini menjadi sorotan pelaku pasar karena harga minyak yang lebih rendah dapat mengubah peta industri energi global, mulai dari strategi negara produsen hingga dinamika investasi di sektor energi.

Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download huawei firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comGoldman sachsHarga minyak

Related Posts

LIXIL

LIXIL Day of Architecture & Design (LDAD) 2026 Jadi Kesempatan Dialog Eksklusif Bersama Para Maestro Arsitektur Dunia

by Iwan Supriyatna
August 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Berangkat dari keyakinan bahwa untuk membentuk kualitas ruang hidup yang lebih baik dibutuhkan pendekatan holistik dan kolaboratif,...

S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Polisi Florida Respons Laporan Terkait Siaran Langsung Perez Hilton di TikTok

by Zahra Zahwa
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aparat kepolisian merespons laporan mengenai selebritas dan blogger hiburan Perez Hilton pada Selasa malam waktu setempat. Laporan...

S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Pengujian Ungkap Model AI Anthropic dan OpenAI Tunjukkan Perilaku Berisiko

by Zahra Zahwa
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Lembaga keamanan kecerdasan buatan Inggris mengungkap temuan baru terkait perilaku model AI canggih selama pengujian di lingkungan...

Liverpool Cody Gakpo Tottenham

Liverpool Tutup Pintu Transfer Cody Gakpo ke Tottenham Hotspur

by Desti Dwi Natasya
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Liverpool menegaskan tidak memiliki rencana melepas Cody Gakpo pada bursa transfer musim panas 2026 meski Tottenham Hotspur...

S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Sisa Roket SpaceX Diperkirakan Jatuh ke Bulan, Tidak Mengancam Bumi

by Zahra Zahwa
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebagian roket Falcon 9 milik SpaceX diperkirakan akan menghantam permukaan Bulan pada Rabu pagi waktu setempat. Peristiwa...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Halal Indo 2026

Halal Indo 2026 Dorong Sinergi Kreator dan Industri Perkuat Produk Halal Lokal

August 5, 2026
kinerja Astra Agro semester I 2026

Astra Agro Bukukan Laba Bersih Rp1,1 Triliun pada Semester I 2026

August 5, 2026
Transformasi Digital Kampus, Bersama Danantara, BTN luncurkan KTM Co-Branding untuk 17.000 Mahasiswa Baru Universitas Diponegoro

Transformasi Digital Kampus, Bersama Danantara, BTN luncurkan KTM Co-Branding untuk 17.000 Mahasiswa Baru Universitas Diponegoro

August 5, 2026
Kemenkes

Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Kemenkes Imbau Utamakan Empati

August 5, 2026
LIXIL

LIXIL Day of Architecture & Design (LDAD) 2026 Jadi Kesempatan Dialog Eksklusif Bersama Para Maestro Arsitektur Dunia

August 6, 2026
S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Polisi Florida Respons Laporan Terkait Siaran Langsung Perez Hilton di TikTok

August 5, 2026
S&P 500 Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 54.000 Poin untuk Pertama Kali

Pengujian Ungkap Model AI Anthropic dan OpenAI Tunjukkan Perilaku Berisiko

August 5, 2026
Liverpool Cody Gakpo Tottenham

Liverpool Tutup Pintu Transfer Cody Gakpo ke Tottenham Hotspur

August 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved