• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Asuransi

Generasi Baru Pengusaha Muda Indonesia, Tak Lagi Andalkan Model Bisnis Keluarga

Nina Karlita by Nina Karlita
August 27, 2020
in Asuransi
0
Generasi Baru Pengusaha Muda Indonesia, Tak Lagi Andalkan Model Bisnis Keluarga

Cobisnis.com – Jumlah model bisnis keluarga multigenerasi di wilayah Asia diperkirakan akan menurun, berdasarkan survei terbaru yang digelar Sun Life Financial Inc. dengan melibatkan lebih dari 240 keluarga pengusaha di Indonesia, dan 1.300 keluarga di wilayah Asia. Riset ini mengungkap perubahan cara pandang dari generasi pertama pemilik bisnis di Indonesia – ketika lebih dari 70% pengusaha muda yang disurvei percaya di masa depan, akan semakin sedikit model bisnis keluarga, dan setengahnya memilih menjual bisnis yang mereka rintis, dibanding meneruskannya kepada generasi selanjutnya.  

 

Survei Sun Life berjudul “Future of Family Businesses in Asia” juga menemukan bahwa kehadiran pandemi COVID-19 telah membangkitkan daya saing dari para pengusaha muda, mengingat persiapan mereka terhadap tantangan dan disrupsi bisnis yang tak terduga masih sangat minim. 

Riset ini dirancang untuk mengungkap bagaimana para pendiri (founder) usaha saat ini mengoperasikan bisnis mereka. Hal ini terlihat dari bagaimana persepsi dan tanggapan mereka terhadap risiko; rencana waktu pensiun dan suksesi bisnis mereka; serta pandangan terhadap model bisnis keluarga di dekade selanjutnya. Survei ini digelar pada Desember 2019 dan berhasil mengumpulkan tanggapan dari 1.378 pemilik bisnis di 6 wilayah: Indonesia, Hong Kong, Malaysia, Filipina, Singapura dan Vietnam. Kategori mereka dibagi menjadi: usaha rintisan/startup (0-5 tahun), perusahaan berkembang (6-10 tahun) dan perusahaan matang (lebih dari 10 tahun). 

“Bisnis keluarga adalah fondasi dari ekonomi di Asia. Terdapat sejumlah manfaat dari model bisnis keluarga yang dijalankan di wilayah ini. Namun pengusaha yang berusia lebih muda memiliki pandangan yang berbeda terkait masa depan bisnis mereka. Kalangan ini cenderung membangun bisnis dengan cepat, menjualnya, dan kemudian mengambil pensiun dini, dibanding meneruskan bisnis ke anggota keluarga, seperti yang selama ini dilakukan,” jelas Elin Waty, Presiden Direktur Sun Life Indonesia. “Pandemi COVID-19 juga telah menciptakan tantangan serius terhadap bisnis, yang juga berdampak pada terganggunya rencana pensiun dan suksesi bisnis di masa depan.”   

Kesenjangan proteksi kesehatan dan penyakit kritis di tengah kehadiran COVID-19 

Survei ini menemukan bagaimana para pemilik usaha keluarga berusia matang melakukan persiapan dan mengantisipasi berbagai risiko yang mungkin dihadapi perusahaan, dan cenderung menerapkan rencana mitigasi terhadap risiko, untuk membangun ketahanan bisnis mereka. Pemahaman akan risiko, serta strategi manajemen risiko yang diterapkan ini, dibangun dari waktu ke waktu.

Pemilik bisnis keluarga umumnya bergantung pada sejumlah pembuat keputusan kunci dalam menjalankan perusahaan. Kesehatan dan kesejahteraan para pemegang posisi kunci (key person) ini terkait erat dengan kesehatan bisnis perusahaan. Hampir semua pemilik bisnis yang disurvei di Indonesia (95%) melaporkan bahwa jika mereka, atau para key person menderita penyakit kronis, dapat berakibat serius pada kelangsungan bisnis perusahaan. Namun, terdapat kesenjangan perlindungan kesehatan dan penyakit kritis antara pengusaha usia matang dibanding para pengusaha berusia muda di Indonesia, khususnya ketika COVID-19 hadir.   

Berdasarkan survei, 73% pengusaha matang memiliki asuransi kesehatan pribadi, dan 71% memiliki perlindungan asuransi selaku key man di perusahaan. Sedangkan, hanya 50% pengusaha rintisan dan 56% pemilik bisnis berkembang memiliki asuransi kesehatan pribadi, sementara 25% pengusaha rintisan dan 38% pemilik bisnis berkembang memiliki perlindungan sebagai key man di perusahaan.

Sebagai tambahan, hanya 56% pengusaha rintisan yang memiliki asuransi kesehatan dan kecelakaan bagi karyawan, dibanding 67% pengusaha matang. 

Perbedaan pandangan terhadap model bisnis keluarga

Pemilik bisnis keluarga di Indonesia setuju akan keunggulan dari model bisnis keluarga, namun memiliki pandangan berbeda terhadap prospek bisnis ini di masa depan.

Lebih dari 60% pemilik bisnis setuju model bisnis keluarga memiliki banyak keunggulan, termasuk komitmen manajemen terhadap perusahaan (65%), dan kemampuan untuk melihat peluang bisnis dalam jangka panjang (63%). Sebagian besar percaya bisnis keluarga akan menjadi semakin kompetitif (79%), serta menghasilkan lebih banyak inovasi teknologi dan bisnis di masa depan (73%).

Namun pengusaha muda percaya model bisnis ini akan berubah. Sebagian besar pengusaha rintisan (74%) dan pengusaha berkembang (70%) memperkirakan jumlah bisnis keluarga akan menurun, karena di masa depan, akan semakin banyak kalangan profesional dari luar keluarga yang akan dipercaya untuk mengelola bisnis mereka. Sedangkan hanya 14% pengusaha matang melihat pola seperti ini diterapkan dalam beberapa tahun ke depan. Lebih lanjut, lebih dari 60% pengusaha rintisan dan berkembang percaya, akan ada lebih banyak pendiri (founder) usaha yang memilih untuk menjual bisnis mereka sebelum pensiun, dibanding meneruskan bisnisnya kepada anak mereka. Di sisi lain, hanya 19% pengusaha matang yang setuju dengan model bisnis ini.  

Keberlangsungan dan keberlanjutan bisnis adalah prioritas 

Dalam perencanaan masa pensiun dan suksesi bisnis, hampir semua (97%) pemilik bisnis keluarga di Indonesia yang disurvei mempertimbangkan exit plan, dan 88% telah memulai perencanaan suksesi atau regenerasi bisnis.

Prioritas rencana suksesi bisnis dari para pemilik usaha di Indonesia adalah keberlangsungan dan keberlanjutan perusahaan (69%), khususnya di antara para pengusaha matang (77%). Menjaga warisan dan reputasi pendiri perusahaan juga menjadi prioritas dari pengusaha matang (82%), dan lebih sedikit dari mereka yang menaruh perhatian terhadap keharmonisan keluarga (42%).  

Terkait usia pensiun, pengusaha matang rata-rata berencana pensiun di usia 58 tahun, 11 tahun lebih lama dibanding para pengusaha rintisan.

“Pengusaha rintisan dan berkembang berharap dapat pensiun di usia lebih muda, sementara ekspektasi usia pensiun para pengusaha matang menunjukkan realitas bahwa dibutuhkan waktu dan perencanaan yang lebih panjang bagi mereka, dalam mengumpulkan kekayaan untuk masa pensiun yang lebih nyaman,” ungkap Leo Grepin, President, Sun Life Asia. “Bagi pemilik bisnis, tabungan pensiun mereka umumnya tersimpan dalam nilai bisnis, sehingga membutuhkan perencanaan suksesi yang perlu segera diterapkan. Krisis kesehatan COVID-19 telah menimbulkan banyak ketidakpastian dalam bisnis secara global. Kondisi ini bahkan memaksa pemilik bisnis bekerja lebih lama, utamanya karena keberlangsungan dan keberlanjutan bisnis adalah rencana suksesi yang mereka pilih.” 

Ketika mempertimbangkan exit strategy, banyak pengusaha matang (58%) memilih menurunkan bisnis kepada anak atau anggota keluarga mereka. Meski pengusaha matang di Indonesia  memahami pentingnya perencanaan suksesi dan kebutuhan untuk melakukannya sejak dini, nyatanya mereka justru terjebak dalam rencana tersebut. Lebih dari setengah pengusaha matang yang disurvei tidak mengetahui struktur tata kelola apa yang akan mereka gunakan, dan secara mengejutkan 71% mengaku tidak akan mencari saran dari pihak luar. Pengusaha rintisan dan berkembang justru lebih terbuka dalam menerima masukan dari pihak eksternal.  

“Pandemi COVID-19 menimbulkan tantangan serius bagi kelangsungan bisnis. Sementara prioritas utama dari para pemilik usaha adalah memastikan bisnis mereka selamat melalui pandemi ini, Sun Life mengajak para pemilik bisnis untuk tidak mengabaikan rencana jangka panjang mereka, dan melihat berbagai solusi keuangan yang tersedia secara holistik untuk mengurangi berbagai risiko sekaligus memberikan perlindungan, serta memperkuat bisnis dan rencana suksesi untuk generasi yang akan datang,” tambah Elin.  

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download karbonn firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: bisnisBisnis indonesiaCobisnissun life indonesia

Related Posts

Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Meta Dinyatakan Langgar Hukum, Terancam Denda Rp3.500 Triliun

by Desti Dwi Natasya
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Meta Platforms dinyatakan melanggar hukum perlindungan konsumen oleh juri di New Mexico, Amerika Serikat, terkait pernyataan perusahaan...

Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

by Desti Dwi Natasya
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah pertandingan UEFA Nations League 2026/27 Matchday 2 berlangsung pada Minggu (27/9/2026) atau Senin (28/9/2026) dini hari...

Harga Cabai Rawit Merah Naik 2,8%, Nyaris Sentuh Rp100 Ribu

Harga Cabai Rawit Merah Naik 2,8%, Nyaris Sentuh Rp100 Ribu

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harga cabai rawit merah kembali naik dan semakin mendekati Rp100 ribu per kilogram. Berdasarkan data Pusat Informasi...

Mercedes-Benz Kaji Penutupan Dua Pabrik di Jerman

Mengenal Apple Music Hall, Venue Konser Baru di London

by Desti Dwi Natasya
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Apple membuka Apple Music Hall, tempat pertunjukan musik live baru di Battersea Power Station, London, Inggris, pada...

Mercedes-Benz Kaji Penutupan Dua Pabrik di Jerman

vivo X Fold 6 Segera Rilis Global, Ini Spesifikasinya

by Desti Dwi Natasya
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – vivo X Fold 6 diperkirakan segera memasuki pasar global setelah sebelumnya diperkenalkan di China pada Juni 2026....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

September 27, 2026
Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

September 27, 2026
IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

September 27, 2026
Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

September 27, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Meta Dinyatakan Langgar Hukum, Terancam Denda Rp3.500 Triliun

September 28, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Blue Fire Papandayan Muncul, Kunjungan Wisatawan Menurun

September 28, 2026
CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

September 28, 2026
Sidang Sengketa Pendidikan Gibran di MK Masuk Pembuktian

Sidang Sengketa Pendidikan Gibran di MK Masuk Pembuktian

September 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved