• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Foto Terbaru Berkas Epstein Diduga Tampilkan Mantan Pangeran Andrew Di Lantai Bersama Seorang Perempuan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 1, 2026
in News
0
Foto Terbaru Berkas Epstein Diduga Tampilkan Mantan Pangeran Andrew Di Lantai Bersama Seorang Perempuan

JAKARTA, Cobisnis.com – Foto-foto terbaru yang dirilis dalam berkas Jeffrey Epstein oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) pada Jumat disebut-sebut menampilkan mantan Pangeran Andrew berada di posisi merangkak di lantai, condong ke arah seorang perempuan atau gadis yang terbaring. Kemunculan foto ini kembali meningkatkan tekanan politik terhadap anggota keluarga kerajaan Inggris yang telah tercoreng namanya itu.

Dalam salah satu foto tanpa tanggal, Andrew Mountbatten-Windsor nama yang kini digunakan mantan pangeran tersebut terlihat menatap langsung ke kamera saat berlutut di atas sosok perempuan yang masih mengenakan pakaian, dengan wajah sengaja dikaburkan. Pada foto lain, tangan Mountbatten-Windsor tampak diletakkan di bagian perut orang yang sama. Di latar belakang, terlihat seseorang lain menyandarkan kaki di atas meja yang dipenuhi tumpukan handuk.

Rilis terbaru dokumen Epstein ini memicu reaksi politik di Inggris. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer secara terbuka meminta Mountbatten-Windsor untuk memberikan kesaksian di hadapan Kongres Amerika Serikat terkait hubungannya dengan mendiang terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein.

“Korban Epstein harus menjadi prioritas utama,” kata Starmer kepada wartawan saat kunjungan ke Jepang. “Anda tidak bisa mengaku berpihak pada korban jika tidak bersedia melakukan itu.”

Dokumen tersebut juga memuat korespondensi email antara Epstein dan Mountbatten-Windsor pada Agustus 2010. Dalam email itu, Epstein mengundang sang bangsawan untuk bertemu seorang “teman” saat makan malam di London. Mountbatten-Windsor membalas bahwa ia akan “senang bertemu dengannya” dan meminta Epstein memberikan detail kontaknya.

Epstein kemudian menggambarkan perempuan tersebut sebagai seorang warga Rusia berusia 26 tahun yang “cerdas, cantik, dan dapat dipercaya,” serta mengonfirmasi bahwa ia telah menerima alamat email Mountbatten-Windsor. Pertukaran pesan itu terjadi dua tahun setelah Epstein mengaku bersalah atas tuduhan meminta layanan seksual dari anak di bawah umur.

Dalam email lanjutan lebih dari sebulan kemudian, Epstein dan Mountbatten-Windsor juga membahas rencana pertemuan di London. Mountbatten-Windsor bahkan menyarankan makan malam di Istana Buckingham dengan alasan “banyak privasi,” sementara Epstein menulis bahwa mereka akan “membutuhkan/memiliki waktu pribadi.”

Hingga kini belum jelas kapan dan di mana foto-foto tersebut diambil. Tidak ada keterangan tambahan atau konteks yang menyertai gambar-gambar itu, dan baik foto maupun email tidak secara langsung menunjukkan adanya pelanggaran hukum.

Mountbatten-Windsor selama ini membantah semua tuduhan dan bersikeras tidak pernah mengetahui ataupun mencurigai perilaku Epstein. Dalam wawancara BBC yang terkenal pada 2019, ia mengatakan telah memutus seluruh hubungan dengan Epstein sejak 2010.

Departemen Kehakiman AS merilis kumpulan dokumen terbaru ini enam minggu setelah tenggat waktu yang ditetapkan Kongres. Rilis tersebut kembali menyoroti hubungan Mountbatten-Windsor dengan Epstein, yang pada akhirnya membuat Raja Charles mencabut gelar kerajaan dan kehormatan adiknya serta memintanya meninggalkan kediaman di Windsor tahun lalu.

Pada November lalu, sejumlah anggota Demokrat di Komite Pengawasan DPR AS juga mendesak Mountbatten-Windsor datang ke Washington untuk dimintai keterangan sebagai bagian dari penyelidikan terhadap jaringan Epstein. Meski belum ada tanggapan publik dari yang bersangkutan dan Kongres tidak memiliki kewenangan memaksanya hadir, desakan ini menunjukkan tekanan lintas Atlantik yang terus berlanjut demi akuntabilitas.

Tags: cobisnis.comEpsteinFilesPangeranAndrewSkandalEpstein

Related Posts

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Senator Mitch McConnell Hadiri Sidang Senat untuk Pertama Kalinya Sejak Juni 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Senator Amerika Serikat Mitch McConnell kembali ke Capitol Hill pada Senin setelah absen selama tiga bulan karena...

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Keuangan menggelar serah terima jabatan Menteri Keuangan pada Selasa (15/9/2026) di Jakarta. Dalam agenda tersebut, Purbaya...

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Siri kini menjadi salah satu asisten digital paling dikenal di dunia. Namun, para penciptanya mengungkap bahwa visi...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Atlet Perempuan Kritik Kampanye Iklan Novig yang Menampilkan Sydney Sweeney

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kampanye iklan terbaru yang menampilkan aktris Sydney Sweeney memicu kritik dari sejumlah atlet perempuan. Mereka menilai konsep...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat dan China menunjukkan pendekatan berbeda terhadap pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Perbedaan itu...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Senator Mitch McConnell Hadiri Sidang Senat untuk Pertama Kalinya Sejak Juni 2026

September 15, 2026
Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

September 15, 2026
Wamenpar Dorong Aceh Culinary Festival 2026 Perkuat storytelling dari Kuliner Khas Aceh

Wamenpar Dorong Aceh Culinary Festival 2026 Perkuat Storytelling Kuliner Khas Aceh

September 15, 2026
Dr Ryan Keswani Ingatkan Pentingnya Menjaga Otak Sejak Usia Muda

Dr Ryan Keswani Ingatkan Pentingnya Menjaga Otak Sejak Usia Muda

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved