• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, August 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Foto Terbaru Berkas Epstein Diduga Tampilkan Mantan Pangeran Andrew di Lantai Bersama Seorang Perempuan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 2, 2026
in News
0
Foto Terbaru Berkas Epstein Diduga Tampilkan Mantan Pangeran Andrew Di Lantai Bersama Seorang Perempuan

JAKARTA, Cobisnis.com – Foto-foto terbaru yang dirilis dalam berkas Jeffrey Epstein oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) pada Jumat disebut-sebut menampilkan mantan Pangeran Andrew berada di posisi merangkak di lantai, condong ke arah seorang perempuan atau gadis yang terbaring. Kemunculan foto ini kembali meningkatkan tekanan politik terhadap anggota keluarga kerajaan Inggris yang telah tercoreng namanya itu.

Dalam salah satu foto tanpa tanggal, Andrew Mountbatten-Windsor nama yang kini digunakan mantan pangeran tersebut terlihat menatap langsung ke kamera saat berlutut di atas sosok perempuan yang masih mengenakan pakaian, dengan wajah sengaja dikaburkan. Pada foto lain, tangan Mountbatten-Windsor tampak diletakkan di bagian perut orang yang sama. Di latar belakang, terlihat seseorang lain menyandarkan kaki di atas meja yang dipenuhi tumpukan handuk.

Rilis terbaru dokumen Epstein ini memicu reaksi politik di Inggris. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer secara terbuka meminta Mountbatten-Windsor untuk memberikan kesaksian di hadapan Kongres Amerika Serikat terkait hubungannya dengan mendiang terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein.

“Korban Epstein harus menjadi prioritas utama,” kata Starmer kepada wartawan saat kunjungan ke Jepang. “Anda tidak bisa mengaku berpihak pada korban jika tidak bersedia melakukan itu.”

Dokumen tersebut juga memuat korespondensi email antara Epstein dan Mountbatten-Windsor pada Agustus 2010. Dalam email itu, Epstein mengundang sang bangsawan untuk bertemu seorang “teman” saat makan malam di London. Mountbatten-Windsor membalas bahwa ia akan “senang bertemu dengannya” dan meminta Epstein memberikan detail kontaknya.

Epstein kemudian menggambarkan perempuan tersebut sebagai seorang warga Rusia berusia 26 tahun yang “cerdas, cantik, dan dapat dipercaya,” serta mengonfirmasi bahwa ia telah menerima alamat email Mountbatten-Windsor. Pertukaran pesan itu terjadi dua tahun setelah Epstein mengaku bersalah atas tuduhan meminta layanan seksual dari anak di bawah umur.

Dalam email lanjutan lebih dari sebulan kemudian, Epstein dan Mountbatten-Windsor juga membahas rencana pertemuan di London. Mountbatten-Windsor bahkan menyarankan makan malam di Istana Buckingham dengan alasan “banyak privasi,” sementara Epstein menulis bahwa mereka akan “membutuhkan/memiliki waktu pribadi.”

Hingga kini belum jelas kapan dan di mana foto-foto tersebut diambil. Tidak ada keterangan tambahan atau konteks yang menyertai gambar-gambar itu, dan baik foto maupun email tidak secara langsung menunjukkan adanya pelanggaran hukum.

Mountbatten-Windsor selama ini membantah semua tuduhan dan bersikeras tidak pernah mengetahui ataupun mencurigai perilaku Epstein. Dalam wawancara BBC yang terkenal pada 2019, ia mengatakan telah memutus seluruh hubungan dengan Epstein sejak 2010.

Departemen Kehakiman AS merilis kumpulan dokumen terbaru ini enam minggu setelah tenggat waktu yang ditetapkan Kongres. Rilis tersebut kembali menyoroti hubungan Mountbatten-Windsor dengan Epstein, yang pada akhirnya membuat Raja Charles mencabut gelar kerajaan dan kehormatan adiknya serta memintanya meninggalkan kediaman di Windsor tahun lalu.

Pada November lalu, sejumlah anggota Demokrat di Komite Pengawasan DPR AS juga mendesak Mountbatten-Windsor datang ke Washington untuk dimintai keterangan sebagai bagian dari penyelidikan terhadap jaringan Epstein. Meski belum ada tanggapan publik dari yang bersangkutan dan Kongres tidak memiliki kewenangan memaksanya hadir, desakan ini menunjukkan tekanan lintas Atlantik yang terus berlanjut demi akuntabilitas.

Tags: cobisnis.comEpsteinFilesPangeranAndrewSkandalEpstein

Related Posts

Prabowo Targetkan Indonesia Hentikan Impor Minyak dan LPG

Prabowo Targetkan Indonesia Hentikan Impor Minyak dan LPG

by Hidayat Taufik
August 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan ambisinya untuk membawa Indonesia menuju kemandirian energi. Pemerintah berupaya mengurangi hingga menghentikan...

Chatbot AI Grok

Respons Aneh Grok Bikin Pengguna Bingung

by Desti Dwi Natasya
August 26, 2026
0

JAKARTA,Cobisnis.com - Chatbot kecerdasan buatan Grok mendadak memberikan respons dengan rangkaian kata yang sulit dipahami sehingga membuat sejumlah pengguna X...

PT Mayawana Persada memperkuat kesiapsiagaan karhutla di Kalbar dengan 170 personel, delapan posko, pemantauan hotspot, dan pengelolaan hidrologi gambut.

PT Mayawana Persada Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla di Kalbar

by Rizki Meirino
August 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Mayawana Persada memperkuat kesiapsiagaan menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah kerja Kabupaten Ketapang dan...

Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Ruben Onsu Sebagai Tersangka

Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Ruben Onsu Sebagai Tersangka

by Hidayat Taufik
August 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ruben Samuel Onsu atau RSO akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam perkara dugaan penipuan dan atau penggelapan...

Dolly Parton

Intip Rumah Superprivat Dolly Parton

by Desti Dwi Natasya
August 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penyanyi country legendaris Dolly Parton meninggal dunia pada usia 80 tahun pada 25 Agustus 2026, meninggalkan kisah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

August 24, 2026
Kelahiran di Singapura Terus Turun Pemerintah Siapkan Bantuan Hampir Rp1 Miliar

Kelahiran di Singapura Terus Turun Pemerintah Siapkan Bantuan Hampir Rp1 Miliar

August 24, 2026
Film Niu Lai Sukses Besar, Sutradara Siapkan Cerita Lanjutan

Film Niu Lai Sukses Besar, Sutradara Siapkan Cerita Lanjutan

August 24, 2026
Sebelum Ikut Arisan, Cek 6 Tanda Ini agar Tak Jadi Korban Penipuan

Sebelum Ikut Arisan, Cek 6 Tanda Ini agar Tak Jadi Korban Penipuan

August 25, 2026
Prabowo Targetkan Indonesia Hentikan Impor Minyak dan LPG

Prabowo Targetkan Indonesia Hentikan Impor Minyak dan LPG

August 26, 2026
Chatbot AI Grok

Respons Aneh Grok Bikin Pengguna Bingung

August 26, 2026
PT Mayawana Persada memperkuat kesiapsiagaan karhutla di Kalbar dengan 170 personel, delapan posko, pemantauan hotspot, dan pengelolaan hidrologi gambut.

PT Mayawana Persada Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla di Kalbar

August 26, 2026
Dolly Parton Ingin Makamnya Dipenuhi Mawar Kuning, Ini Alasannya

Dolly Parton Ingin Makamnya Dipenuhi Mawar Kuning, Ini Alasannya

August 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved