• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, May 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ekonom: Omnibus Law Tak Signifikan Dongkrak Daya Saing dan Investasi

H. Fuad by H. Fuad
October 4, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
IHSG Bergerak Positif, Saham 141 Saham Menguat Pagi Ini

Cobisnis.com – Pengamat ekonomi Bhima Yudhistira menilai dampak dari Omnibus Law diperkirakan tidak akan signifikan dalam meningkatkan daya saing dan investasi. Tantangan menurut dia adalah tiga. Pertama, omnibus law merubah ratusan pasal. Sehingga butuh ribuan aturan teknis baik di level PP, Peraturan Menteri dan Perda yang harus ikut berubah. “Ini justru memberi ketidakpastian karena banyaknya aturan yang berubah ditengah situasi resesi ekonomi. Padahal investor butuh kepastian,” ujar Bhima.

Berikutnya adalah aksi penolakan omnibus law bisa merusak hubungan industrial di level paling mikro atau di tingkat perundingan perusahaan (bipartit). Karena ancaman mogok kerja bisa menurunkan produktivitas, yang rugi juga pengusaha.

Terakhir, menurutunya banyak negara yang tidak akan langsung berinvestasi masuk ke Indonesia. Karena banyak variabel lain yang jadi pertimbangan. Misalnya seperti keseriusan pemerintah dalam pemberantasan korupsi, efektivitas insentif fiskal dan non fiskal, ketersediaan bahan baku, ataupun biaya logistik.

Bahkan bila pemerintah mencabut hak-hak pekerja dalam Omnibus Law, juga tidak menutup kemungkinan berubahnya persepsi investor. Khususnya para negara maju, akan memandang negatif terhadap indonesia. “Investor dari negara maju sangat menjunjung praktik fair labour dan decent work. Dimana hak hak buruh sangat dihargai bukan sebaliknya. Menurunkan hak buruh berarti bertentangan dengan prinsip negara maju,” ujarnya.

Sementara pengamat ekonomi dari INDEF Nailul Huda menilai masalah birokrasi dan lainnya tentang perizinan memang Indonesia masih tertinggal. Namun bukan berarti yang dilakukan adalah membuat undang-undang Omnibus Law. Bila pemerintah yang tidak efisien, seharusnya benahi sistem di dalamnya. Ada kementerian yang sudah efisien. Lalu benahi kementerian yang belum efisien. Dengan benahi sistemnya saja sudah cukup menurut saya,” ujar Nailul.

Dia mengkritisi Omnibus Law yang akan disahkan tersebut hanya menguntungkan pengusaha, penguasa, dan pencari rente untuk menikmati kue ekonomi bagi mereka sendiri. Bila tunjangan PHK buruh dikurangi, AMDAL dikurangi, otomatis menguntungkan pengusaha dan penguasa.

Menurutnya pernyataan JP Morgan soal indeks bisa ke 6000 hanya karena pengusaha merasa puas dan menikmati keuntungan berlipat. “Buruh dan masyarakat kecil kena getahnya. Jadi JP Morgan tidak perlu mencampuri urusan Omnibus Law dan sekedar melihat dari Indeks harga saham saja. Lebih baik mereka diam,” tegasnya.

Sebelumnya Executive Director, Head of Indonesia Research and Strategy JPMorgan Sekuritas Indonesia Henry Wibowo mengatakan IHSG bisa ke level 5.000-6.000 dalam 6-12 bulan ke depan bila isi dari Omnibus Law positif.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
udemy course download free
download coolpad firmware
Download WordPress Themes
online free course
Tags: Bisnis indonesiaCobisnisOmbusman

Related Posts

Harga Diesel SPBU Swasta Melonjak, Bahlil Tegaskan Solar dan Bensin Subsidi Tidak Naik

Bahlil Bantah Pertemuan Terkait Surat ke Prabowo, tapi Kadin China Akui Banyak Keluhan yang Dikirim

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tiga menteri Kabinet Indonesia bertemu langsung dengan puluhan pengusaha asal China dalam forum yang digelar di Kantor...

Harga Diesel SPBU Swasta Melonjak, Bahlil Tegaskan Solar dan Bensin Subsidi Tidak Naik

Dolar Tembus Rp 17.705 dan Minyak Meroket, Bahlil Janji Subsidi BBM Tetap Aman Sampai Akhir 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah memastikan harga Pertalite dan solar subsidi belum akan mengalami kenaikan meski tekanan harga minyak dunia dan...

Rupiah Tembus Rp 17.000 per Dolar AS, Harga Minyak dan Geopolitik Tekan Pasar

Rupiah Melemah tapi Mentan Amran Bilang Petani Justru Untung, Ini Datanya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menilai penguatan dolar AS terhadap rupiah justru menguntungkan sektor pertanian, terutama bagi...

Ditutupnya Selat Hormuz oleh Iran Tekan IHSG Hingga Turun Lebih dari 4%

Bursa Hari Ini Suram, IHSG Anjlok 3,46% dan 612 Saham Merah di Penutupan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - IHSG ditutup melemah tajam pada perdagangan Selasa, 19 Mei 2026. Indeks saham gabungan terkoreksi 3,46% ke level...

Kenaikan BBM Nonsubsidi Pertamina Resmi Berlaku, Konsumen Diesel Perlu Tahu Ini

Dari Pertalite sampai Avtur, Ini Rincian Ketahanan Stok BBM Nasional Terkini

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - BPH Migas memastikan stok BBM nasional saat ini berada dalam kondisi aman. Kepastian tersebut disampaikan Kepala BPH...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kronologi Kasus Erin Taulany Dilaporkan Eks ART hingga Tuai Kritik DPR

Kronologi Kasus Erin Taulany Dilaporkan Eks ART hingga Tuai Kritik DPR

May 17, 2026
BYD Belum Berencana Naikkan Harga Mobil di Tengah Rupiah Melemah

BYD Belum Berencana Naikkan Harga Mobil di Tengah Rupiah Melemah

May 19, 2026
Krisis Properti China 2026 Bikin Generasi Muda Ragu Membeli Rumah

Krisis Properti China 2026 Bikin Generasi Muda Ragu Membeli Rumah

May 19, 2026
Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta Disambut Antusias

Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta Disambut Antusias

May 19, 2026
Trump Siapkan Dana US$1,8 Miliar untuk Kompensasi Investigasi yang Dinilai Tidak Adil

Trump Siapkan Dana US$1,8 Miliar untuk Kompensasi Investigasi yang Dinilai Tidak Adil

May 19, 2026
Krisis Properti China 2026 Bikin Generasi Muda Ragu Membeli Rumah

Krisis Properti China 2026 Bikin Generasi Muda Ragu Membeli Rumah

May 19, 2026
Yusril Akui Pemerintah Terkendala Hubungi Jurnalis WNI yang Ditahan Israel

Yusril Akui Pemerintah Terkendala Hubungi Jurnalis WNI yang Ditahan Israel

May 19, 2026
Harga Diesel SPBU Swasta Melonjak, Bahlil Tegaskan Solar dan Bensin Subsidi Tidak Naik

Bahlil Bantah Pertemuan Terkait Surat ke Prabowo, tapi Kadin China Akui Banyak Keluhan yang Dikirim

May 19, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved