• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Diblokir dari Medsos, Beberapa Remaja Australia Sudah Bisa Login Lagi

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 15, 2025
in Teknologi
0
Diblokir dari Medsos, Beberapa Remaja Australia Sudah Bisa Login Lagi

JAKARTA, Cobisnis.com – Larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun yang diberlakukan Australia sejak Rabu lalu langsung memicu beragam respons dari para remaja. Hanya berselang satu hari sejak aturan berlaku, banyak anak di bawah umur sudah kembali aktif di platform favorit mereka seperti Snapchat, TikTok, dan Instagram seringkali dengan menggunakan akun baru atau meminjam identitas orang dewasa untuk melewati verifikasi usia. Trik ini mirip dengan yang pernah dilakukan remaja Inggris saat negara tersebut menerapkan Online Safety Act.

Lucy Brooks, seorang pemandu sorak berusia 14 tahun, sempat kehilangan akses ke Instagram dan beberapa teman di Snapchat. Namun keesokan harinya mereka kembali setelah membuat akun baru, bahkan ada yang memakai foto orang tua atau kerabat. Beberapa remaja bahkan menggunakan gambar AI untuk menyerupai orang dewasa demi melewati sistem verifikasi usia. Perusahaan verifikasi menyebut mereka dapat mendeteksi pola penggunaan akun meskipun pemiliknya lolos pemeriksaan, sehingga belum jelas berapa lama akun-akun “abal-abal” itu akan bertahan.

Pada hari peluncuran regulasi, Perdana Menteri Anthony Albanese menggelar barbeku di kediamannya bersama para orang tua korban cyberbullying dan aktivis yang mengkampanyekan perlindungan anak dari risiko eksploitasi online. Sydney Harbour Bridge bahkan diterangi warna hijau-kuning dengan slogan kampanye “Let Them Be Kids.” Namun di bawah jembatan itu, empat remaja 15 tahun yang ditemui CNN mengaku akun mereka tetap aman karena sejak awal sudah mendaftarkan usia palsu. Bagi mereka, kehilangan Snapchat lebih menakutkan daripada TikTok karena platform tersebut memudahkan komunikasi tanpa bertukar nomor telepon.

Sementara itu, pendiri 6 News, Leo Puglisi (18), menyatakan larangan ini tidak efektif. Adiknya yang masih di bawah 16 tahun tetap bisa mengakses media sosial tanpa perlu trik apa pun. Puglisi, yang memulai karier jurnalistiknya pada usia 11 tahun, khawatir aturan ini akan menghambat kreativitas generasi muda. Kekhawatiran serupa juga diungkapkan Lucas Lane (16), pengusaha muda pemilik Glossy Boys, bisnis cat kuku yang berkembang melalui Instagram dan TikTok. Ia menilai pendidikan digital dan pembatasan waktu jauh lebih efektif daripada larangan penuh.

Larangan ini juga tengah digugat melalui dua jalur hukum, termasuk oleh Reddit yang menilai regulasi tersebut mengancam privasi dan kebebasan berekspresi. Di sisi lain, beberapa remaja mulai membicarakan platform alternatif seperti Yope dan Coverstar yang mengklaim lebih aman. Namun banyak pula yang mengaku tetap dapat menggunakan akun asli mereka tanpa gangguan. Shar, seorang penyanyi muda berusia 15 tahun, mengatakan seluruh akunnya tetap aktif meskipun menggunakan tanggal lahir sebenarnya. Ia terkejut bahwa tidak ada penegakan signifikan meski pemerintah memberi perhatian besar pada larangan ini.

Meski sebagian remaja bisa kembali online, masih ada kecemasan mengenai kemungkinan akun mereka mendadak hilang. Lucy dan teman-temannya khawatir akan kehilangan foto dan pesan pribadi yang sudah lama tersimpan. Mereka juga bingung harus berbuat apa jika akun benar-benar dibekukan. Lucy sendiri berharap pembatasan ini bekerja, karena ia mengakui anak-anak memang terlalu sering menggunakan media sosial. Namun ia juga menyadari bahwa larangan total sulit berhasil. Menurutnya, pembatasan waktu satu hingga dua jam per hari mungkin jauh lebih masuk akal.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
download xiomi firmware
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: AnakRemajaaustraliacobisnis.comMedia sosial

Related Posts

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Emmy Awards 2026 Umumkan Pemenang, “Widow’s Bay” dan “The Pitt” Jadi Sorotan

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ajang Emmy Awards ke-78 menghadirkan sejumlah kejutan dan catatan sejarah. Salah satu sorotan utama datang dari serial...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Senator Mitch McConnell Hadiri Sidang Senat untuk Pertama Kalinya Sejak Juni 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Senator Amerika Serikat Mitch McConnell kembali ke Capitol Hill pada Senin setelah absen selama tiga bulan karena...

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Keuangan menggelar serah terima jabatan Menteri Keuangan pada Selasa (15/9/2026) di Jakarta. Dalam agenda tersebut, Purbaya...

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Siri kini menjadi salah satu asisten digital paling dikenal di dunia. Namun, para penciptanya mengungkap bahwa visi...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Atlet Perempuan Kritik Kampanye Iklan Novig yang Menampilkan Sydney Sweeney

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kampanye iklan terbaru yang menampilkan aktris Sydney Sweeney memicu kritik dari sejumlah atlet perempuan. Mereka menilai konsep...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Emmy Awards 2026 Umumkan Pemenang, “Widow’s Bay” dan “The Pitt” Jadi Sorotan

September 15, 2026
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Senator Mitch McConnell Hadiri Sidang Senat untuk Pertama Kalinya Sejak Juni 2026

September 15, 2026
Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

September 15, 2026
Wamenpar Dorong Aceh Culinary Festival 2026 Perkuat storytelling dari Kuliner Khas Aceh

Wamenpar Dorong Aceh Culinary Festival 2026 Perkuat Storytelling Kuliner Khas Aceh

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved