• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, November 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Dibebastugaskan Dari Jabatan, Pejabat Bea Cukai Purwakarta Kembali Dilaporkan Ke Kemenkeu

Diana Hafizahri by Diana Hafizahri
May 13, 2024
in News
0
Dibebastugaskan Dari Jabatan, Pejabat Bea Cukai Purwakarta Kembali Dilaporkan Ke Kemenkeu

Andreas SH dari Eternity Global Law Firm menunjukkan laporannya terhadap pejabat Bea Cukai Purwakarta ke Kemenkeu.

JAKARTA, Cobisnis.com – Kabar mengejutkan dari Kementerian Keuangan, dimana kementerian yang dikomandani Sri Mulyani itu membebastugaskan Kepala Kantor Bea Cukai Purwakarta, Jawa Barat, Rahmat Effendy Hutahaean (REH).

Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai Nirwala Dwi Heryanto menuturkan hal itu dilakukan usai pemeriksaan internal Kemenkeu menemukan dua indikasi. Penyalahgunaan wewenang, dan benturan kepentingan.

“Dari hasil pemeriksaan internal kami, setidaknya didapati ada indikasi benturan kepentingan dan kemungkinan penyalahgunaan wewenang,” ujar Nirwala melalui keterangan resmi, Senin (13/5).

Pencopotan REH sejak 9 Mei 2024 itu diapresiasi pengacara Andreas. Ia menilai itu menjadi momentum Sri Mulyani untuk membersihkan jajarannya yang kasusnya belakangan banyak terungkap.

“Kami mengapresiasi kinerja dari Kementerian Keuangan (yang telah membebastugaskan REH), namun di samping itu, saya rasa ini juga momen yang tepat buat Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan untuk bersih-bersih di jajarannya seperti yang dilakukan 1-2 tahun terakhir ini. Bukan hanya sekedar hukuman administratif, tapi harus diselidiki (aliran) uang ini kemana dan di mana,” kata Andreas di kantor Kemenkeu, Senin (13/5).

Andreas dari Eternity Global Law Firm adalah kuasa hukum pengusaha Wijanyo Tirtasana. Rupanya perselisihan hukum dengan klien Andreas itulah yang menjadi alasan utama dicopotnya REH.

Saat itu Andreas mendatangi Inspektorat Jenderal Kemenkeu untuk menyerahkan surat laporan. Andreas mengatakan REH memiliki harta jumlahnya lebih dari yang dilaporkan di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Menurut Andreas, pelaporan ke Itjen itu sebagai pelengkap laporan yang telah ia sampaikan ke KPK pada 22 April lalu terkait kejanggalan LHKPN Rahmady.

Bahkan, ia mengklaim laporan ke Itjen Kemenkeu ini juga sebagai pelengkap terhadap surat yang ia sampaikan langsung ke Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Meski ia tak mengungkap kapan surat itu disampaikan ke Sri Mulyani.

“Kami follow up surat kami yang pernah kami kirim ke Bu Menkeu hari ini, kami masukkan surat ke Itjen Kemenkeu untuk perkara yang kami laporkan di KPK,” ucap Andreas

Masalah REH dengan klien Andreas bermula pada 2017. Dimana REH meminjamkan uang kepada kliennya, Wijanto Tirtasana, sebesar Rp7 miliar. Padahal, harta REH yang tercatat di LHKPN saat itu hanya sekitar Rp3 miliar.

Uang itu kata dia tercermin di dalam LHKPN Rahmady, sehingga menjadi kewajiban kliennya untuk mempertanyakan harta kekayaan pejabat negara yang janggal.

“Jadi ini sebenarnya (masalah) personal, biarlah ranah hukum itu berjalan tetapi kami sekali lagi kuasa hukum setelah memegang perkara ini kami melihat ada kejanggalan dan sebagai warga negara yang baik kami melaporkan,” tutur Andreas.

“Karena kan negara meminta kepada masyarakat yang mengetahui adanya dugaan tindak pidana korupsi, kolusi, nepotisme, dan tindak pindana pencucian uang laporkan kepada negara, inilah tindakan kami untuk menyuarakan suara rakyat,” tegasnya.

Andreas juga menyinggung adanya dugaan tindak pidana pencucian uang atau TPPU yang dilakukan Rahmady beserta keluarganya. Sebab, dalam masalah bisnis dengan kliennya itu turut melibatkan istri Rahmady yang ia klaim memiliki perusahaan.

Selain itu, Andreas mempertanyakan oknum militer yang menemani REH saat melakukan penagihan dan intimidasi ke rumah kliennya.

“Apa kepentingan seorang pejabat Bea Cukai Utama yang tidak bertugas dan dikawal militer?” kata Andreas.

Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
free online course
download lava firmware
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: bea cukaikementerian keuanganPurwakartaREH

Related Posts

Kasus Cukai PT Djarum Diusut KPK, Kerugian Negara Diperkirakan Triliunan

Kasus Cukai PT Djarum Diusut KPK, Kerugian Negara Diperkirakan Triliunan

by Hidayat Taufik
October 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkirakan dugaan korupsi penerimaan negara di sektor cukai yang berkaitan dengan PT Djarum...

PT Djarum Ikut Terseret Kasus Cukai, KPK Hitung Kerugian Negara

PT Djarum Ikut Terseret Kasus Cukai, KPK Hitung Kerugian Negara

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan kerugian negara hingga triliunan rupiah dalam pengembangan perkara korupsi di lingkungan...

KPK Periksa Kantor PT Djarum dalam Pengembangan Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Kantor PT Djarum dalam Pengembangan Kasus Bea Cukai

by Hidayat Taufik
October 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Bea dan Cukai dengan menggeledah sejumlah lokasi...

Suahasil Bongkar Susunan Pimpinan Kemenkeu, Sekjen dan Dirjen Berganti

Suahasil Bongkar Susunan Pimpinan Kemenkeu, Sekjen dan Dirjen Berganti

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Suahasil Nazara melantik lima pejabat pimpinan tinggi madya atau eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan...

Mulai Semester II 2027, Minuman Manis Berpotensi Masuk Skema Cukai Baru

Mulai Semester II 2027, Minuman Manis Berpotensi Masuk Skema Cukai Baru

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan menargetkan cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) mulai berlaku...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sleeping with the Enemy Hadirkan Kisah Balas Dendam Cinta Laura di WeTV

Sleeping with the Enemy Hadirkan Kisah Balas Dendam Cinta Laura di WeTV

November 4, 2026
Hana Bank Tawarkan Tiket Gratis ke Korea Selatan lewat Program Tabungan

Hana Bank Tawarkan Tiket Gratis ke Korea Selatan lewat Program Tabungan

November 4, 2026
Kemenkes: Terapi Pencegahan TBC di Jakarta Meningkat 5 Kali Lipat

Kemenkes: Terapi Pencegahan TBC di Jakarta Meningkat 5 Kali Lipat

November 4, 2026
Prudential Indonesia Hadirkan PRUProsper Berbasis USD

Prudential Indonesia Hadirkan PRUProsper Berbasis USD

November 4, 2026
Peris.ai meraih Best Award – 1st Place di Korea–ASEAN AI Youth Festa 2026, mengungguli 23 startup dan membawa pulang hadiah USD 20.000.

Peris.ai Raih Juara Pertama Kompetisi AI ASEAN-Korea

November 5, 2026
BTN Dorong Ekonomi Sirkular Melalui Waste Station Banyumas

BTN Dorong Ekonomi Sirkular Melalui Waste Station Banyumas

November 5, 2026
Bank Mandiri dan Visa Dorong Pertumbuhan Brand Lokal Lewat Livin’ MARKT

Bank Mandiri dan Visa Dorong Pertumbuhan Brand Lokal Lewat Livin’ MARKT

November 5, 2026
Emiliano Martinez Berpeluang Comeback Lebih Cepat, Chelsea Dapat Kabar Baik

Kongres AS Selidiki Hubungan Gianni Infantino dengan Trump

November 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved