• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Polda Metro Bongkar Penyelundupan Merkuri ke Filipina Disamarkan dalam Karpet

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
May 13, 2026
in Nasional, News
0
Polda Metro Bongkar Penyelundupan Merkuri ke Filipina Disamarkan dalam Karpet

JAKARTA, Cobisnis.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai membongkar kasus penyelundupan bahan kimia merkuri ke Filipina. Barang ilegal tersebut disamarkan di dalam gulungan karpet.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Victor D Mackbon mengatakan kasus terbongkar saat pemeriksaan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pemeriksaan dilakukan pada 21 April 2026.

Petugas Bea Cukai menemukan ketidaksesuaian antara dokumen ekspor dan isi peti kemas. Temuan tersebut kemudian dikoordinasikan dengan Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lanjutan.

Dari hasil pengecekan, ditemukan 760 botol cairan berwarna silver berlabel “Mercury Gold 1 Kg”. Botol-botol tersebut disembunyikan dalam 145 gulungan karpet.

“Modusnya pelaku menyembunyikan di dalam gulungan-gulungan karpet,” ujar Victor saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (13/5/2026).

Polisi mengungkap barang tersebut milik tersangka MAL yang mendapat pasokan dari tersangka H. Merkuri itu disebut merupakan pesanan warga negara asing di Filipina berinisial AB.

Victor mengatakan praktik pengiriman merkuri ilegal itu diduga sudah berlangsung sejak 2021. Polisi masih mengembangkan penyelidikan terkait jaringan pelaku.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Undang-Undang Perdagangan dan Undang-Undang Minerba. Kerugian negara dalam kasus tersebut diperkirakan mencapai Rp30 miliar.

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Anton Hermawan menyebut merkuri tersebut berasal dari tambang ilegal di kawasan Gunung Botak, Ambon. Daerah itu dikenal sebagai lokasi penambangan emas ilegal.

Anton menjelaskan merkuri umumnya dipakai untuk pemurnian emas dan bahan campuran kosmetik ilegal. Penggunaan merkuri pada kosmetik dinilai berbahaya karena dapat merusak kulit dan kesehatan.

Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
download karbonn firmware
Download WordPress Themes
online free course
Tags: bea cukaicobisnis.comFilipinaGunung BotakHeadlinemerkuriPolda Metro JayaTambang ilegal

Related Posts

Gila! Drama 120 Menit Indonesia Vs Thailand Berakhir Lewat Adu Pinalti, Garuda Juara

Gila! Drama 120 Menit Indonesia Vs Thailand Berakhir Lewat Adu Pinalti, Garuda Juara

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Timnas Indonesia berhasil merengkuh gelar FIFA ASEAN Cup 2026 setelah melewati pertandingan dramatis melawan Thailand. Gelar juara...

Saudi Turunkan Harga Jual Minyak bagi Pembeli dari Asia

Saudi Turunkan Harga Jual Minyak bagi Pembeli dari Asia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Arab Saudi memangkas harga jual minyak mentah untuk pembeli di Asia pada November 2026. Keputusan ini berlawanan...

BGN Tegaskan Yayasan MBG Tak Boleh Minta Setoran dari Mitra

BGN Tegaskan Yayasan MBG Tak Boleh Minta Setoran dari Mitra

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Gizi Nasional atau BGN mengancam akan memutus kerja sama dengan yayasan yang dinilai hanya meminta setoran...

Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta,...

Di Tengah Perang dengan AS, Menteri Perminyakan Iran Pilih Mundur

Di Tengah Perang dengan AS, Menteri Perminyakan Iran Pilih Mundur

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengundurkan diri dari jabatannya di tengah perang Iran dengan Amerika Serikat yang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kualitas Air dan Izin Bermasalah, 18 DAMIU Ditutup

YE Bagikan Momen Jakarta, Antusiasme Jelang Konser Makin Terasa

October 5, 2026
Portugal memastikan tiket perempat final UEFA Nations League usai mengalahkan Norwegia, sementara Jerman ditahan Yunani.

Portugal Lolos, Jerman Masih Tertahan

October 5, 2026
Marc Marquez menang di GP Jepang 2026 dan memangkas jarak dengan Jorge Martin menjadi dua poin menjelang MotoGP Indonesia di Mandalika.

Marc Marquez Pangkas Jarak dari Jorge Martin

October 5, 2026
Di Tengah Perang dengan AS, Menteri Perminyakan Iran Pilih Mundur

Di Tengah Perang dengan AS, Menteri Perminyakan Iran Pilih Mundur

October 5, 2026
Gila! Drama 120 Menit Indonesia Vs Thailand Berakhir Lewat Adu Pinalti, Garuda Juara

Gila! Drama 120 Menit Indonesia Vs Thailand Berakhir Lewat Adu Pinalti, Garuda Juara

October 5, 2026
FBI Tangkap Perempuan yang Diduga Menguntit Keluarga Presiden Taiwan

FBI Tangkap Perempuan yang Diduga Menguntit Keluarga Presiden Taiwan

October 5, 2026
Saudi Turunkan Harga Jual Minyak bagi Pembeli dari Asia

Saudi Turunkan Harga Jual Minyak bagi Pembeli dari Asia

October 5, 2026
Kualitas Air dan Izin Bermasalah, 18 DAMIU Ditutup

Desa Maju Prudential Dorong Sanitasi dan Lingkungan Sehat di Bogor

October 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved