• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, March 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Daur Ulang Plastik Perlu Digenjot di Tengah Pandemi Covid-19

Jawarul Kunnas by Jawarul Kunnas
April 22, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Daur Ulang Plastik Perlu Digenjot di Tengah Pandemi Covid-19

Cobisnis.com – Meningkatkan daur ulang plastik dan pengelolaan sampahnya dinilai sangat penting khususnya di tengah periode pandemi Covid-19.

Penekanan tersebut datang dari Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI), Ikatan Pemulung Indonesia (IPI), Indonesia Plastic Recyclers (IPR) dan Asosiasi Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (INAPLAS) dalam media breafing melalui aplikasi Zoom di Jakarta, Rabu 22 April 2020.

Persepsi negatif terhadap plastik sekali pakai yang ramai beredar akhir-akhir ini menunjukkan belum seimbangnya informasi tentang plastik yang beredar di tengah masyarakat. Padahal, beberapa pembuat kebijakan di luar negeri pun telah menunda pelarangan plastik sekali pakai di tengah situasi pandemi Covid-19.

Di Amerika Serikat, Negara Bagian Maine, New Hampshire, Oregon, Massachusetts, dan Kota San Fransisco di California telah menunda pelarangan dan mengarahkan retailer untuk menggunakan plastik sekali pakai dan tidak menganjurkan tas belanja guna ulang untuk mencegah penularan virus corona.

Asan Bakri, Sekretaris Jenderal IPI menyatakan, sekitar 3,5 juta pemulung anggota IPI tetap bekerja mengumpulkan sampah di tengah pandemi Covid-19. “Meskipun harganya jatuh dan hampir tidak ada yang membeli plastik yang kami kumpulkan, kami terus bekerja untuk membantu masyarakat mengumpulkan sampah dan juga menopang perekonomian kami sehari-hari,” tuturnya.

“Pelaku usaha daur ulang plastik sekarang berat membeli produk plastik yang kami kumpulkan karena terkena dampak wacana cukai dan bentuk pelarangan lainnya. Harapan kami, Pemerintah Indonesia dapat fokus ke tata kelola manajemen sampah agar tidak perlu ada pelarangan-pelarangan yang sesungguhnya tidak memberi solusi atau kepada masalah sampah di negeri ini,” papar dia.

Hal tersebut juga terjadi karena adanya perubahan dinamika di tengah masyarakat di tengah pandemi ini.

Justin Wiganda, Wakil Ketua Umum ADUPI menjelaskan bahwa kegunaan, dampak sosial, dan cara mengumpulkan plastik memang tengah berubah. “Industri daur ulang kesulitan mendapatkan bahan baku yang baik karena aktivitas di perkantoran, mall, atau restoran berkurang karena pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Proses pengumpulan dan transportasi juga terbatas geraknya, belum lagi harga bahan baku yang anjlok. Itu beberapa tantangan yang kami hadapi saat ini,” ungkap Justin.

Pemahaman yang benar akan manfaat plastik dan pentingnya pengelolaan sampah yang benar dirasa perlu untuk mengatasi tantangan tersebut.

Ahmad Nuzuluddin, Ketua Umum IPR menyampaikan, apabila masyarakat memahami bahwa plastik adalah bahan baku, bukan sampah, maka langkah awal pengelolaan sampah bisa mendapatkan angin segar.

“Kita tidak bisa memungkiri bahwa plastik tidak terpisahkan dari hidup manusia sekarang. Perlu dipahami bahwa plastik memang diciptakan untuk diguna ulang; bukan dibuang sembarangan,” tuturnya.

Di tengah pandemi ini, plastik terbukti bermanfaat sebagai bahan pembuatan masker, medical face shield, sarung tangan, alat pelindung diri (APD), bahkan hingga ruang perawatan pasien hingga kantong bantuan untuk donasi pandemi banyak komponennya yang terbuat dari plastik.

“Krisis Covid-19 ini juga menimbulkan pertanyaan baru: bagaimanakan pengelolaan sampah medis yang jumlahnya akan meningkat di periode ini? Ini kesempatan untuk memikirkan pengelolaan sampah, mengubah cara pandang plastik dari sampah menjadi bahan baku industri, menciptakan pasar daur ulang baru, mengurangi impor, dan mendorong terciptanya peraturan tentang daur ulang. Langkah awal memang sulit, tapi perlu dilakukan,” papar dia.

Direktur INAPLAS Edi Rivai memberikan gambaran tentang situasi Indonesia terkait permasalahan pengelolaan sampah plastik. “Industri daur ulang di Indonesia terus bertumbuh dan diharapkan bertumbuh secara holistik. Konsumsi plastik dalam negeri diperkirakan mencapai 6,5 juta ton akibat peningkatan konsumsi dan pertumbuhan ekonomi,” ucapnya.

INAPLAS memperkirakan recycling rate ada di kisaran 17%. “Tentu peranan hilir sangat besar untuk dalam menciptakan ekosistem yang baik sehingga menunjukkan bahwa plastik itu setelah digunakan juga tetap punya nilai,” tuturnya.

Ke depannya, angka konsumsi akan meningkat. “Untuk itu perlu mengarahkan fokus ke arah yang tepat dan dengan cara pandang yang lebih luas yaitu pengadaan infrastruktur yang diperlukan untuk pengelolaan sampah, perilaku konsumen yang bertanggung jawab, dan cara pandang yang tidak menyalahkan material tapi mendukung adanya sistem pengelolaan sampah yang baik dengan semangat kolaborasi semua pihak,” pungkasnya.

Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
lynda course free download
download lenevo firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
Tags: Cobisniscobisnis & bisniscovid-19daur ulang plastikplastik

Related Posts

Perang AS–Iran Memanas, Ledakan Besar Dilaporkan Mengguncang Dubai

Perang AS–Iran Memanas, Ledakan Besar Dilaporkan Mengguncang Dubai

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ledakan besar dilaporkan mengguncang pusat kota Dubai di tengah meningkatnya eskalasi perang antara Iran melawan Amerika Serikat...

AI Anthropic Diblokir Trump, Tapi Pentagon Masih Menggunakannya untuk Operasi

AI Anthropic Diblokir Trump, Tapi Pentagon Masih Menggunakannya untuk Operasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Amerika Serikat ternyata belum bisa sepenuhnya menghentikan penggunaan teknologi AI milik perusahaan Anthropic, meskipun Presiden Donald...

Purbaya Buka Suara soal Tertundanya Bea Keluar Batu Bara di Tengah Penolakan Industri

Purbaya Buka Suara soal Tertundanya Bea Keluar Batu Bara di Tengah Penolakan Industri

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah belum memberlakukan kebijakan bea keluar untuk komoditas batu bara meski sebelumnya ditargetkan mulai berlaku pada awal...

Purbaya Tanggapi Isu Defisit APBN di Atas 3 Persen, Keputusan di Tangan Presiden

Purbaya Tanggapi Isu Defisit APBN di Atas 3 Persen, Keputusan di Tangan Presiden

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal kabar pemerintah mempertimbangkan menaikkan batas defisit Anggaran Pendapatan dan...

Bitcoin Bertahan di US$69.000, Investor Waspadai Perang dan Harga Energi

Bitcoin Bertahan di US$69.000, Investor Waspadai Perang dan Harga Energi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan lonjakan harga minyak dunia mulai membayangi pergerakan pasar kripto. Investor kini...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Ilustrasi industri tekstil

KSPN Sesalkan Kerja Sama PSSI dengan Kelme, Soroti Nasib Industri Tekstil Nasional

March 14, 2026
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Kenapa Jakarta Terasa Lebih Panas? Ini Penjelasan BMKG

Kenapa Jakarta Terasa Lebih Panas? Ini Penjelasan BMKG

March 15, 2026
CEO Baru Disney Pimpin Transformasi Besar Taman Hiburan Global

CEO Baru Disney Pimpin Transformasi Besar Taman Hiburan Global

March 14, 2026
Pasangan Pengantin Terjebak di Maladewa Setelah Perang Pecah dan Gagal Pulang

Pasangan Pengantin Terjebak di Maladewa Setelah Perang Pecah dan Gagal Pulang

March 14, 2026
Pulau Kharg Jadi Titik Kritis Industri Minyak Iran di Tengah Konflik

Pulau Kharg Jadi Titik Kritis Industri Minyak Iran di Tengah Konflik

March 14, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved