JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah akan menguji coba penggunaan tabung Compressed Natural Gas atau CNG 3 kg kepada masyarakat mulai pekan depan. Tabung tersebut disiapkan sebagai alternatif pengganti Liquefied Petroleum Gas atau LPG 3 kg.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan uji coba dilakukan setelah proses pengujian terhadap tabung CNG 3 kg memasuki tahap akhir. Pemerintah ingin memastikan aspek keamanan sebelum tabung digunakan masyarakat.
“Uji coba pekan depan. Nanti saya cek dulu ya,” ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, dikutip dari beberapa media, Rabu (12/8/2026).
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan tabung CNG 3 kg telah selesai menjalani pengujian di Lemigas. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, tabung dinyatakan aman untuk digunakan.
Uji coba akan dilakukan langsung kepada masyarakat di sejumlah kota besar. Salah satu wilayah yang disebut berpotensi menjadi lokasi awal uji coba adalah Jawa Barat.
“Uji cobanya di kota kota besar dulu ya. Mungkin salah satunya adalah di Jawa Barat dulu,” ujar Laode di Jakarta.
Pemerintah menegaskan tahap tersebut masih berupa uji coba dan belum masuk tahap pemasaran. Skema penyaluran tabung CNG Merah Putih kepada masyarakat juga masih dalam pembahasan.
“Bukan dipasarkan, hanya diujicobakan dulu. Ini masih kita bahas skemanya,” tegas Laode.
Selain lokasi dan mekanisme uji coba, pemerintah juga belum menentukan jumlah tabung yang akan diberikan kepada masyarakat. Fokus utama saat ini adalah memastikan keamanan tabung serta menyiapkan mekanisme penggunaannya.
“Kita belum bicara masalah angka ya, yang penting sekarang adalah satu, safety-nya. Kedua adalah mekanisme bagaimana menyiapkan ini ke masyarakat,” ujar Laode.
Penggunaan CNG 3 kg menjadi bagian dari upaya pemerintah menyiapkan alternatif energi untuk kebutuhan masyarakat. Namun, dari informasi yang disampaikan pemerintah, belum ada kepastian bahwa LPG 3 kg akan langsung dihentikan setelah uji coba.
Pemerintah masih akan melihat hasil uji coba sebelum menentukan langkah selanjutnya. Aspek keamanan dan kesiapan mekanisme distribusi menjadi pertimbangan utama sebelum CNG 3 kg digunakan secara lebih luas.













