• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Clearview AI Hadapi Gugatan Pidana di Austria Atas Dugaan Pelanggaran Privasi

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
October 28, 2025
in Teknologi
0
Clearview AI Hadapi Gugatan Pidana di Austria Atas Dugaan Pelanggaran Privasi

JAKARTA, Cobisnis.com – Perusahaan teknologi pengenalan wajah asal Amerika Serikat, Clearview AI, menghadapi pengaduan pidana di Austria atas dugaan pelanggaran privasi data. Kasus ini menandai babak baru dalam upaya Uni Eropa menindak perusahaan non-Eropa yang memproses data biometrik warga benua tersebut tanpa izin.

Clearview, yang memasarkan alat pengenalan wajahnya terutama kepada lembaga penegak hukum dan mengklaim telah mengumpulkan lebih dari 60 miliar gambar di seluruh dunia, belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari Reuters.

Sebelumnya, perusahaan ini telah dinyatakan melanggar Peraturan Perlindungan Data Umum (GDPR) oleh otoritas di Prancis, Yunani, Italia, dan Belanda karena mengumpulkan serta memproses data jutaan warga Eropa tanpa dasar hukum yang sah. Total denda yang dijatuhkan mencapai hampir 100 juta euro (setara 116,6 juta dolar AS), selain penyelesaian gugatan kelompok di Amerika Serikat pada Maret lalu terkait praktik pengambilan data (data scraping).

Clearview juga tengah menggugat denda 7,5 juta poundsterling yang dijatuhkan di Inggris, dengan alasan bahwa layanan pengenalan wajahnya hanya dijual kepada lembaga asing sehingga tidak tunduk pada GDPR Inggris. Namun, pengadilan menolak banding pertama perusahaan tersebut pada Oktober lalu dan menegaskan bahwa penggunaan layanan tersebut oleh klien termasuk dalam ruang lingkup GDPR karena berkaitan dengan identifikasi individu dan analisis perilaku untuk mencegah tindak kejahatan.

Gugatan di Austria diajukan oleh organisasi Noyb yang dipimpin pengacara privasi ternama Max Schrems, tokoh yang dikenal karena memenangkan dua kasus besar di Pengadilan Uni Eropa yang membatalkan perjanjian transfer data lintas Atlantik. Schrems menilai Clearview mengabaikan keputusan otoritas Eropa, tidak memiliki kantor di Uni Eropa, dan belum membayar denda yang dijatuhkan. Kasus ini bertujuan menguji apakah penegakan pidana GDPR dapat lebih efektif dibandingkan sanksi administratif yang selama ini kurang berhasil.

Austria merupakan salah satu negara yang telah menerapkan ketentuan pidana untuk pelanggaran GDPR tertentu. Jika pengaduan ini diterima, kasus Clearview dapat menjadi preseden penting bagi penegakan hukum pidana atas pelanggaran privasi dan memperketat tekanan terhadap perusahaan non-Eropa yang memproses data biometrik warga Uni Eropa.

Schrems menyatakan, “Clearview AI telah mengumpulkan basis data global berisi foto dan data biometrik yang memungkinkan identifikasi seseorang dalam hitungan detik. Kekuasaan semacam ini sangat mengkhawatirkan dan mengancam kebebasan masyarakat di mana pengawasan seharusnya menjadi pengecualian, bukan aturan.”

Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
download intex firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
Tags: austriaclearview AIcobisnis.compidana

Related Posts

Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta,...

MUI Tegaskan Alat Bantu Seks untuk Warga Binaan Hukumnya Haram

MUI Tegaskan Alat Bantu Seks untuk Warga Binaan Hukumnya Haram

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan penggunaan alat bantu seksual atau sex toy untuk menyalurkan kebutuhan biologis warga...

Sering Ngorok Saat Tidur? Ini Penyebab dan Tanda Perlu ke Dokter

Sering Ngorok Saat Tidur? Ini Penyebab dan Tanda Perlu ke Dokter

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kebiasaan mendengkur saat tidur kerap dikaitkan dengan kondisi tidur yang nyenyak. Namun, dengkuran yang terdengar keras atau...

Video Dugaan Pesta Sabu di Rutan Depok Diselidiki, Dua Petugas Terseret

Video Dugaan Pesta Sabu di Rutan Depok Diselidiki, Dua Petugas Terseret

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Dugaan penyalahgunaan narkotika di Rutan Kelas I Depok tengah menjadi perhatian setelah sebuah rekaman video beredar di...

Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Saldi Isra Minta Semua Pihak Tenang

Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Saldi Isra Minta Semua Pihak Tenang

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Mahkamah Konstitusi (MK) telah menyelesaikan seluruh rangkaian persidangan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang mempersoalkan syarat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

October 4, 2026
DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

October 4, 2026
Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

November 21, 2025
WIG Artisan Market 2026 Perkuat Ekosistem Gastronomi Berkelanjutan

WIG Artisan Market 2026 Perkuat Ekosistem Gastronomi Berkelanjutan

October 4, 2026
Portugal memastikan tiket perempat final UEFA Nations League usai mengalahkan Norwegia, sementara Jerman ditahan Yunani.

Portugal Lolos, Jerman Masih Tertahan

October 5, 2026
Houthi mengklaim menyerang fasilitas Aramco di Riyadh dan Khurais dengan rudal serta drone hingga memicu kebakaran.

Houthi Klaim Serang Aramco di Riyadh

October 5, 2026
Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

October 5, 2026
Marc Marquez menang di GP Jepang 2026 dan memangkas jarak dengan Jorge Martin menjadi dua poin menjelang MotoGP Indonesia di Mandalika.

Marc Marquez Pangkas Jarak dari Jorge Martin

October 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved