• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, August 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Clearview AI Hadapi Gugatan Pidana di Austria Atas Dugaan Pelanggaran Privasi

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
October 28, 2025
in Teknologi
0
Clearview AI Hadapi Gugatan Pidana di Austria Atas Dugaan Pelanggaran Privasi

JAKARTA, Cobisnis.com – Perusahaan teknologi pengenalan wajah asal Amerika Serikat, Clearview AI, menghadapi pengaduan pidana di Austria atas dugaan pelanggaran privasi data. Kasus ini menandai babak baru dalam upaya Uni Eropa menindak perusahaan non-Eropa yang memproses data biometrik warga benua tersebut tanpa izin.

Clearview, yang memasarkan alat pengenalan wajahnya terutama kepada lembaga penegak hukum dan mengklaim telah mengumpulkan lebih dari 60 miliar gambar di seluruh dunia, belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari Reuters.

Sebelumnya, perusahaan ini telah dinyatakan melanggar Peraturan Perlindungan Data Umum (GDPR) oleh otoritas di Prancis, Yunani, Italia, dan Belanda karena mengumpulkan serta memproses data jutaan warga Eropa tanpa dasar hukum yang sah. Total denda yang dijatuhkan mencapai hampir 100 juta euro (setara 116,6 juta dolar AS), selain penyelesaian gugatan kelompok di Amerika Serikat pada Maret lalu terkait praktik pengambilan data (data scraping).

Clearview juga tengah menggugat denda 7,5 juta poundsterling yang dijatuhkan di Inggris, dengan alasan bahwa layanan pengenalan wajahnya hanya dijual kepada lembaga asing sehingga tidak tunduk pada GDPR Inggris. Namun, pengadilan menolak banding pertama perusahaan tersebut pada Oktober lalu dan menegaskan bahwa penggunaan layanan tersebut oleh klien termasuk dalam ruang lingkup GDPR karena berkaitan dengan identifikasi individu dan analisis perilaku untuk mencegah tindak kejahatan.

Gugatan di Austria diajukan oleh organisasi Noyb yang dipimpin pengacara privasi ternama Max Schrems, tokoh yang dikenal karena memenangkan dua kasus besar di Pengadilan Uni Eropa yang membatalkan perjanjian transfer data lintas Atlantik. Schrems menilai Clearview mengabaikan keputusan otoritas Eropa, tidak memiliki kantor di Uni Eropa, dan belum membayar denda yang dijatuhkan. Kasus ini bertujuan menguji apakah penegakan pidana GDPR dapat lebih efektif dibandingkan sanksi administratif yang selama ini kurang berhasil.

Austria merupakan salah satu negara yang telah menerapkan ketentuan pidana untuk pelanggaran GDPR tertentu. Jika pengaduan ini diterima, kasus Clearview dapat menjadi preseden penting bagi penegakan hukum pidana atas pelanggaran privasi dan memperketat tekanan terhadap perusahaan non-Eropa yang memproses data biometrik warga Uni Eropa.

Schrems menyatakan, “Clearview AI telah mengumpulkan basis data global berisi foto dan data biometrik yang memungkinkan identifikasi seseorang dalam hitungan detik. Kekuasaan semacam ini sangat mengkhawatirkan dan mengancam kebebasan masyarakat di mana pengawasan seharusnya menjadi pengecualian, bukan aturan.”

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download lava firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
Tags: austriaclearview AIcobisnis.compidana

Related Posts

Apple

Apple PHK Ratusan Karyawan, Fokus Beralih ke AI

by Desti Dwi Natasya
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Apple dilaporkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 200 karyawan dari divisi pengembangan headset Vision...

Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

by Hidayat Taufik
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Istana membantah kabar yang menyebut pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam ditunjuk sebagai koordinator penanganan kebakaran...

TikTok dan ByteDance Sepakati Denda US$400 Juta dalam Kasus Privasi Anak

“Black August” di Rusia, Putin Hadapi Krisis di Tengah Musim Panas

by Zahra Zahwa
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Rusia kembali menghadapi periode yang dikenal sebagai “Black August” atau “kutukan Agustus”. Istilah tersebut menjadi sebutan populer...

Alejandro Balde tinggalkan Barcelona

Kecewa Hansi Flick, Alejandro Balde Ingin Tinggalkan Barcelona

by Desti Dwi Natasya
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Alejandro Balde dilaporkan telah mengambil keputusan untuk meninggalkan Barcelona setelah menyimpulkan dirinya tidak lagi menjadi bagian dari...

TikTok dan ByteDance Sepakati Denda US$400 Juta dalam Kasus Privasi Anak

Hayden Panettiere dan Perjalanan Hidupnya Setelah Menjadi Bintang Sejak Kecil

by Zahra Zahwa
August 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aktris Hayden Panettiere meninggal dunia pada usia 36 tahun setelah menjalani kehidupan panjang di bawah sorotan Hollywood....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Siswa Tojo Una-Una Cerita Perubahan Setelah Dapat MBG

Siswa Tojo Una-Una Cerita Perubahan Setelah Dapat MBG

August 23, 2026
10 Perusahaan Paling Banyak Mempekerjakan Orang di Dunia

10 Perusahaan Paling Banyak Mempekerjakan Orang di Dunia

August 23, 2026
Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

August 23, 2026
Saint Lucia - pexels/THARUN GOWDA

Pulau yang Lagi Tren untuk dikunjungi pada 2026

August 23, 2026
Apple

Apple PHK Ratusan Karyawan, Fokus Beralih ke AI

August 23, 2026
Menpar:  Bromo Kembali dibuka, Percepat Pulihnya Ekonomi Masyarakat

Menpar: Bromo Kembali dibuka, Percepat Pulihnya Ekonomi Masyarakat

August 23, 2026
Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Ini Kata Istana

August 23, 2026
TikTok dan ByteDance Sepakati Denda US$400 Juta dalam Kasus Privasi Anak

“Black August” di Rusia, Putin Hadapi Krisis di Tengah Musim Panas

August 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved