• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

China Uji Turbin Angin Raksasa Mengambang di Udara untuk Energi Masa Depan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
March 7, 2026
in Teknologi
0
China Uji Turbin Angin Raksasa Mengambang di Udara untuk Energi Masa Depan

JAKARTA, Cobisnis.com – China kembali menunjukkan ambisinya dalam pengembangan energi terbarukan dengan menguji turbin angin raksasa yang dapat mengapung di udara. Proyek ini dikembangkan melalui kerja sama antara Tsinghua University di Beijing dan perusahaan rintisan Beijing SAWES Energy Technology Co., Ltd. melalui sistem yang disebut Stratospheric Airborne Wind Energy Systems (SAWES). Teknologi ini menggunakan balon aerostat berisi helium yang terhubung dengan kabel ke darat untuk menyalurkan listrik yang dihasilkan dari turbin di ketinggian.

Prototipe pertama teknologi ini diperkenalkan pada Oktober 2024 dan terus mengalami peningkatan ukuran serta kemampuan terbang. Model terbaru bernama SAWES Type S2000 diklaim sebagai sistem pembangkit listrik tenaga angin udara pertama di dunia dengan kapasitas kelas megawatt. Dalam uji coba yang dilakukan pada Januari di kota Yibin, Provinsi Sichuan, turbin tersebut berhasil terbang pada ketinggian sekitar 2.000 meter dan terhubung langsung ke jaringan listrik.

Selama pengujian, sistem ini mampu menghasilkan sekitar 385 kilowatt-jam listrik, jumlah yang cukup untuk memasok kebutuhan listrik rumah tangga rata-rata di Amerika Serikat selama sekitar 13 hari. Turbin udara ini memiliki panjang sekitar 60 meter dan dilengkapi 12 turbin kecil dengan kapasitas total hingga 3 megawatt. Teknologi ini memanfaatkan angin di ketinggian yang lebih kuat dan stabil dibandingkan dengan turbin konvensional di darat.

Menurut peneliti dari Peking University, Jianxiao Wang, sistem SAWES memiliki sejumlah keunggulan lingkungan. Turbin ini membutuhkan hingga 90% lebih sedikit material dibanding turbin konvensional karena tidak memerlukan fondasi beton besar maupun menara baja tinggi. Selain itu, sistem ini dinilai lebih ramah lingkungan karena dampak visual dan kebisingannya sangat kecil serta lebih mudah dihindari oleh burung.

Ke depan, teknologi ini direncanakan untuk digunakan di wilayah terpencil, daerah tanpa jaringan listrik, hingga kawasan yang ruang lahannya terbatas seperti pulau kecil. Berdasarkan data International Energy Agency, kapasitas energi angin global perlu meningkat lebih dari empat kali lipat sebelum 2030 untuk mencapai target emisi nol bersih. Dengan inovasi turbin udara ini, China berharap dapat memperluas produksi energi bersih dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
download redmi firmware
Download WordPress Themes Free
free online course
Tags: cobisnis.comEnergiTerbarukanSAWESTurbinAngin

Related Posts

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyampaikan keluhan kepada DPR terkait belum adanya kepastian dari Kementerian Agraria dan...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Emmy Awards 2026 Umumkan Pemenang, “Widow’s Bay” dan “The Pitt” Jadi Sorotan

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ajang Emmy Awards ke-78 menghadirkan sejumlah kejutan dan catatan sejarah. Salah satu sorotan utama datang dari serial...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Senator Mitch McConnell Hadiri Sidang Senat untuk Pertama Kalinya Sejak Juni 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Senator Amerika Serikat Mitch McConnell kembali ke Capitol Hill pada Senin setelah absen selama tiga bulan karena...

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Keuangan menggelar serah terima jabatan Menteri Keuangan pada Selasa (15/9/2026) di Jakarta. Dalam agenda tersebut, Purbaya...

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Siri kini menjadi salah satu asisten digital paling dikenal di dunia. Namun, para penciptanya mengungkap bahwa visi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
Pisang - pexels/Alleksana

Tingkat Kematangan Pisang Mempengaruhi Gula dan Serat

September 15, 2026
Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

September 15, 2026
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Emmy Awards 2026 Umumkan Pemenang, “Widow’s Bay” dan “The Pitt” Jadi Sorotan

September 15, 2026
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Senator Mitch McConnell Hadiri Sidang Senat untuk Pertama Kalinya Sejak Juni 2026

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved