• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 19, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Chandra Asri Tunjuk Kontraktor Front End Engineering Design, Tandai Tonggak Baru Pembangunan Kompleks Petrokimia Kedua

Indra Purnama by Indra Purnama
November 23, 2021
in Industri
0
Chandra Asri Tunjuk Kontraktor Front End Engineering Design, Tandai Tonggak Baru Pembangunan Kompleks Petrokimia Kedua

 JAKARTA, Cobisnis.com – PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri) melalui anak perusahaannya PT Chandra Asri Perkasa telah menunjuk empat kontraktor yaitu Toyo Engineering Corporation, Samsung Engineering Co., Ltd., Wood, dan PT Haskoning Indonesia untuk mengerjakan Front-End Engineering Design (FEED) bagi kompleks petrokimia kedua berskala global milik Chandra Asri di Indonesia (CAP2). Penunjukan tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama secara virtual bersama keempat kontraktor terkemuka berskala internasional hari ini; serentak di Indonesia, Jepang, Korea Selatan, dan Thailand.

FEED merupakan tahapan kunci untuk perencanaan rinci proyek CAP2 dan akan diikuti dengan proses seleksi untuk para kontraktor teknis, pengadaan, dan konstruksi (engineering, procurement, and construction (EPC)).  Final Investment Decision (FID) akan diambil oleh para pemegang saham setelah seleksi EPC selesai. Chandra Asri menargetkan untuk mengambil FID pada tahun 2022 dan operasional CAP2 akan dimulai dari tahun 2026.

Erwin Ciputra, Presiden Direktur Chandra Asri, mengatakan “Kami sangat antusias untuk mengumumkan bahwa proyek kompleks petrokimia kedua kami telah memasuki babak baru yang menarik dengan terpilihnya empat kontraktor internasional terkemuka untuk mengerjakan FEED. Kami akan bekerja sama dengan kontraktor terpilih untuk membuat kemajuan dalam proyek CAP2 sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan bersama. Dengan dimulainya pekerjaan FEED, kami berharap dapat merealisasikan proyek CAP2; mengandalkan rekam jejak kinerja kami dalam menyelesaikan Integration Master Plan untuk kompleks kami yang sudah terlebih dahulu ada dengan lancar dan aman. Hal ini akan memperkuat posisi kami sebagai mitra pertumbuhan bagi segenap sektor industri lainnya dan juga bagi perekonomian nasional.”

Haruo Nagamatsu, Presiden dan Chief Executive Officer Toyo Engineering Corporation, menyatakan, “Kami sangat senang mendengar deklarasi Chandra Asri tentang fase baru dari proyek penting ini dan bangga bahwa TOYO telah terpilih sebagai salah satu kontraktor FEED untuk paker Ethylene Cracker. Untuk keberhasilan penyelesaian proyek CAP2 dan kontribusinya terhadap pertumbuhan industri petrokimia Indonesia, kami berkomitmen untuk memberikan layanan profesional terbaik yang didukung oleh banyak pengalaman bersama Chandra Asri.”

Sungan Choi, Presiden dan CEO Samsung Engineering, menyatakan, “Chandra Asri memberikan kepada kami peluang besar untuk menjadi mitra yang berkelanjutan dengan mempercayakan pekerjaan CAP2 FEED kepada kami. Samsung Engineering akan memastikan bahwa kami akan melakukan upaya tak tertandingi untuk mengamankan penyelesaian proyek yang sukses dengan menyediakan kemampuan teknis dan layanan kami dan dengan demikian menciptakan nilai bagi Chandra Asri dan perekonomian Indonesia.”

Henry Ling, Vice President Thailand, Wood, mengatakan “Kontrak baru ini melanjutkan rekam jejak kami yang kuat dalam memberikan desain teknik yang kokoh dalam proyek-proyek petrokimia besar dan kompleks dan semakin memperkuat hubungan strategis kami dengan Chandra Asri. Tim ahli kami akan memanfaatkan pengalaman puluhan tahun untuk memberikan solusi yang sesuai dengan tujuan. Kami menantikan kemitraan dengan Chandra Asri dalam proyek CAP2.”

 

Lauren Peeters, Associate Director PT Haskoning Indonesia, menyatakan, “Kami merasa tersanjung sekaligus bersemangat untuk melanjutkan dukungan kami kepada PT Chandra Asri Perkasa dalam proyek CAP2. Kami berkomitmen penuh untuk menyiapkan desain fasilitas marine yang canggih secara teknis, berkelanjutan, dan ekonomis untuk memastikan kelancaran pengoperasian pabrik baru sepanjang masa pakainya. Dengan demikian, kami ingin menyoroti bahwa Royal HaskoningDHV akan memanfaatkan pengetahuan kelas dunia dan keahlian globalnya dalam mengembangkan marine terminals.”

 

Sebelumnya pada Juli 2021, Chandra Asri memilih Thaioil sebagai investor strategis untuk bermitra dalam pengembangan CAP2, setelah melalui proses seleksi yang ketat dan komprehensif. Pada bulan September 2021, Chandra Asri berhasil menyelesaikan proses Penawaran Umum Terbatas yang berhasil mengumpulkan modal ekuitas tambahan sebesar Rp15,5 triliun (USD1,1 miliar). Transaksi tersebut merupakan salah satu rights issue terbesar yang pernah dilakukan di BEI, dan memberikan dasar ekuitas yang solid bagi Perseroan untuk melanjutkan rencananya mengembangkan CAP2 dengan Neraca Keuangan yang kokoh. Pada Oktober 2021, Chandra Asri mengumumkan MOU dengan Aramco Trading Company untuk mengamankan pasokan bahan baku untuk CAP2, langkah lanjut setelah adanya komitmen Thaioil untuk juga memasok nafta dan LPG.

Kompleks petrokimia kedua Chandra Asri atau CAP2 merupakan upaya Perseroan dalam menjawab tantangan dan peluang yang muncul dari pertumbuhan permintaan produk petrokimia dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan impor. Kompleks terbaru berskala global ini nantinya akan terdiri terintegrasi sepenuhnya dengan pabrik Chandra Asri yang telah ada di Cilegon dan akan terdiri dari Naphtha Cracker, Butadiene, High Density Polyethylene (HDPE), Polypropylene (PP), Aromatic (Benzene, Toluene, dan Mixed Xylenes), serta Low Density Polyethylene (LDPE) – yang juga akan menjadi pabrik LDPE pertama di Indonesia. Kompleks CAP2 nantinya akan menambah kapasitas total produksi Perseroan dari 4,2 juta ton menjadi lebih dari 8 juta ton per tahun. Hal ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi industri petrokimia hilir lokal, mengurangi beban impor, serta mendukung penciptaan lapangan kerja dan cita-cita Industri 4.0 di Indonesia.

Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
download mobile firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
Tags: chandra asrichandra asri petrochemicalCobisnis

Related Posts

Ribuan Warga Tangsel Meriahkan Milad ke-18 Masjid Bani Umar

Ribuan Warga Tangsel Meriahkan Milad ke-18 Masjid Bani Umar

by Rizki Meirino
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Milad ke-18 Masjid Raya Bani Umar (MRBU) di Perigi Baru, Pondok Aren, Tangerang Selatan, digelar pada Minggu, 18...

Fondasi Burj Khalifa dirancang khusus untuk menghadapi tanah Dubai yang lemah, tekanan bangunan, dan risiko korosi. Ini teknologi di balik kekokohannya.

Rahasia Fondasi Burj Khalifa Bertahan di Tanah Pasir

by Desti Dwi Natasya
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Burj Khalifa di Dubai, Uni Emirat Arab, dikenal sebagai gedung tertinggi di dunia dengan ketinggian sekitar 828...

AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Persita vs Persija, Shin Tae-yong Waspadai Royco

by Desti Dwi Natasya
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persija Jakarta mewaspadai pergerakan pemain sayap Persita Tangerang bernomor punggung tujuh, Royco, menjelang pertemuan kedua tim pada...

AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Trump Ancam Hukuman Mati bagi Pembocor Rahasia

by Desti Dwi Natasya
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam hukuman mati bagi pegawai pemerintah yang membocorkan informasi rahasia kepada media,...

AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Sekjen PBB ke Indonesia, Ini Daftar Jalan Terdampak

by Desti Dwi Natasya
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres dijadwalkan mengunjungi Indonesia pada 17–19 Oktober 2026, dengan sejumlah ruas...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mantan Jendral AS Peringatkan Stok Rudal Menipis Hingga 2030

Mantan Jendral AS Peringatkan Stok Rudal Menipis Hingga 2030

October 18, 2026
Demo Besar di Prancis Memanas, Balai Kota Terbakar dan Toko Dijarah

Demo Besar di Prancis Memanas, Balai Kota Terbakar dan Toko Dijarah

October 18, 2026
Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

October 18, 2026
Kerusuhan di Prancis, Balai Kota Limoges Dibakar Massa

Kerusuhan di Prancis, Balai Kota Limoges Dibakar Massa

October 18, 2026
Serangan Udara Saudi Sasar Yaman Utara, 9 Orang Dilaporkan Tewas

Serangan Udara Saudi Sasar Yaman Utara, 9 Orang Dilaporkan Tewas

October 19, 2026
Bakom Buka Daftar Hasil Kerja Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun

Bakom Buka Daftar Hasil Kerja Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun

October 19, 2026
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi

Iran Siap Berdialog jika Ada Jaminan Keamanan, Tak Ada Serangan Terulang

October 19, 2026
Demo Ricuh Guncang Prancis, Macron Segera Bertemu Para Menteri

Demo Ricuh Guncang Prancis, Macron Segera Bertemu Para Menteri

October 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved