• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, September 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Bukan Tuduhan, Begini Cara Pasar Membaca Saham yang Disebut Gorengan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 30, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Bukan Tuduhan, Begini Cara Pasar Membaca Saham yang Disebut Gorengan

JAKARTA, Cobisnis.com – Istilah “saham gorengan” kembali ramai dibicarakan seiring volatilitas pasar yang meningkat. Sebutan ini bukan label resmi, melainkan istilah pasar untuk menggambarkan saham yang pergerakannya lebih didorong sentimen dibanding kinerja fundamental.

Dalam praktiknya, saham yang sering disebut gorengan umumnya menunjukkan lonjakan harga dan volume secara tiba-tiba, tanpa diikuti perbaikan kinerja keuangan yang sepadan. Pola ini kerap menarik minat investor ritel karena pergerakannya agresif.

Beberapa saham kerap masuk radar diskusi pasar karena memiliki karakteristik tersebut. Namun penting dicatat, penyebutan ini bersifat historis dan kontekstual, bukan penilaian hukum atau kesimpulan permanen.

Salah satu contoh yang sering dibahas adalah saham BUMI. Emiten ini dikenal memiliki volatilitas ekstrem, dengan pergerakan harga yang kerap naik tajam meski laporan keuangan belum menunjukkan perbaikan signifikan.

BUMI memiliki basis investor ritel yang besar, sehingga sentimen mudah menyebar. Pola naik, ramai, lalu terkoreksi kerap berulang dan menjadikannya lebih cocok untuk trading jangka pendek dibanding investasi jangka panjang.

Saham AISA juga sering disebut dalam diskusi serupa. Setelah melewati fase krisis, saham ini sempat melonjak tinggi berkat narasi kebangkitan, meski konsistensi laba belum sepenuhnya terbentuk.

Kondisi tersebut mencerminkan pola klasik saham dengan cerita turnaround yang belum matang, tetapi harga sudah bergerak lebih cepat dari perbaikan fundamentalnya.

Sementara itu, saham berkapitalisasi kecil hingga menengah seperti SIAP dinilai rawan dimainkan karena likuiditas terbatas. Volume transaksi dapat melonjak mendadak setelah lama sepi, lalu kembali melemah.

AKPI juga masuk kategori saham lama yang jarang diperhatikan pasar. Ketika digerakkan, perubahannya terlihat mencolok karena kontras dengan periode “tidur” yang panjang tanpa perubahan bisnis signifikan.

TRAM sering dikaitkan dengan narasi restrukturisasi dan perubahan model bisnis. Harga sahamnya kerap bergerak mengikuti cerita, meski dampaknya terhadap laba belum selalu jelas.

Adapun IKAN menarik perhatian karena kekuatan merek yang dikenal luas. Namun margin laba yang tipis membuat ekspektasi kenaikan harga sering lebih bersifat psikologis ketimbang berbasis kinerja.

Pengamat pasar menekankan bahwa tidak ada saham yang secara permanen layak disebut gorengan. Saham yang hari ini spekulatif bisa kembali normal, dan sebaliknya, tergantung transparansi, kinerja, serta perilaku pasar.

Investor diimbau memahami perbedaan antara saham gorengan dan turnaround yang sehat. Turnaround sejati ditandai perbaikan laba dan arus kas, bukan sekadar lonjakan harga sesaat.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
online free course
download lenevo firmware
Download Premium WordPress Themes Free
online free course
Tags: CobisnisihsginvestasiPasar ModalPebisnismudaRitelsaham gorengan

Related Posts

Nico Paz Diproyeksikan Mengisi Nomor 10 Argentina Setelah Era Messi Berakhir

Nico Paz Diproyeksikan Mengisi Nomor 10 Argentina Setelah Era Messi Berakhir

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Lionel Messi telah memutuskan pensiun dari timnas Argentina setelah lebih dari 17 tahun mengenakan nomor punggung 10....

MAP Group Dipanggil Kemendag Usai Konsumen Keluhkan Promo Buy 1 Get 1 Free

MAP Group Dipanggil Kemendag Usai Konsumen Keluhkan Promo Buy 1 Get 1 Free

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Perdagangan atau Kemendag memanggil PT MAPCLUB Digital Asia dan PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk untuk meminta...

Kemenhub Naikkan Fuel Surcharge Pesawat dari 30% Jadi Maksimal 40%

Kemenhub Naikkan Fuel Surcharge Pesawat dari 30% Jadi Maksimal 40%

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Perhubungan menaikkan batas maksimal biaya tambahan atau fuel surcharge untuk tiket pesawat kelas ekonomi menjadi 40%...

Polisi Ungkap Modus Karyawan Kuras Rp1,28 Miliar dari Akun TikTok Vilmei

Polisi Ungkap Modus Karyawan Kuras Rp1,28 Miliar dari Akun TikTok Vilmei

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polisi mengungkap dugaan modus penggelapan uang senilai Rp1,28 miliar milik kreator konten TikTok Vilmei. Aksi tersebut diduga...

Menhan Israel Tegaskan Rencana Pengosongan Gaza Masih Berjalan

Menhan Israel Tegaskan Rencana Pengosongan Gaza Masih Berjalan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan pemerintahnya masih mendorong pengurangan jumlah warga Palestina di Jalur Gaza. Ia...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tokopedia dan TikTok Shop menghadirkan NYAM Awards 2026 untuk mengapresiasi pelaku F&B lokal sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis melalui #BeliLokal.

NYAM Awards 2026 Dorong Bisnis F&B Lokal Makin Berkembang

September 2, 2026
Stok Beras 5 Kg Langka di Ritel, Bulog Diminta Perluas Pasokan

Stok Beras 5 Kg Langka di Ritel, Bulog Diminta Perluas Pasokan

September 2, 2026
Kasus Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 566 Orang, Kepala SPPG Buka Suara

Kasus Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 566 Orang, Kepala SPPG Buka Suara

September 2, 2026
Donald Trump

Trump Beri Sinyal AS Siap Gempur Iran Lagi

September 2, 2026
XLSMART Peringati Hari Pelanggan Nasional di Bandung

XLSMART Peringati Hari Pelanggan Nasional di Bandung

September 3, 2026
Bank Mandiri Nilai Memasuki Semester 2-2026, Perekonomian Indonesia tetap Resilien

Bank Mandiri Nilai Memasuki Semester 2-2026, Perekonomian Indonesia tetap Resilien

September 3, 2026
XLSMART menggelar Customer Day 2026 di sembilan wilayah Indonesia untuk mendengar masukan pelanggan dan mempercepat tindak lanjut layanan.

Hari Pelanggan Nasional, XLSMART Dengarkan Masukan di 9 Wilayah

September 3, 2026
Mark akan merilis lagu solo My Friend pada 10 September 2026, menjadi karya pertamanya setelah keluar dari SM Entertainment dan subunit NCT.

Mark Eks NCT Rilis Lagu Solo My Friend

September 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved