• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, January 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

BRI Salurkan Rp161 Triliun Kredit Mikro ke Sektor Pertanian selama Masa Pandemi

Fathi by Fathi
August 19, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
BRI Salurkan Rp161 Triliun Kredit Mikro ke Sektor Pertanian selama Masa Pandemi

JAKARTA, Cobisnis.com – UMKM menjadi penopang utama perekonomian nasional. Oleh karenanya, keberpihakan pemerintah kepada pelaku UMKM semakin tinggi, antara lain program percepatan inklusi keuangan 90 persen dan kenaikan porsi kredit UMKM sebesar 30 persen dari total kredit nasional di tahun 2024.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM RI, secara jumlah unit, UMKM memiliki porsi sekitar 99 persen dari total keseluruhan pelaku usaha di Indonesia dan 98 persennya adalah pelaku usaha mikro. Sehingga upaya mempercepat akses layanan keuangan kepada pelaku usaha mikro menjadi relevan.

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan bahwa layanan keuangan yang dibutuhkan oleh para pelaku usaha mikro, sebagian besar adalah layanan pembiayaan (kredit). Lebih dari 53 juta pelaku usaha mikro memerlukan kemudahan akses layanan keuangan formal dan sebagian besarnya atau lebih dari 31 persen adalah pelaku usaha mikro disektor pertanian.

Kemudahan akses layanan keuangan (pembiayaan) kepada mereka diharapkan dapat berkontribusi dalam percepatan program inklusi nasional & program porsi pinjaman UMKM terhadap total pembiayaan nasional.

Komitmen BRI dalam Sektor Pertanian

Portofolio kredit mikro BRI pada akhir 2019 sebesar Rp 307,7 triliun. Selama 1 tahun lebih masa pandemi Covid-19, BRI berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit mikro hampir 20 persen. Hal tersebut ditopang dari penyaluran kredit mikro sebesar Rp 339,1 triliun kepada 10,5 juta pelaku usaha mikro.

“Dari total penyaluran tersebut, sebesar Rp 161,6 triliun atau 47,5 persen disalurkan di sektor pertanian dengan 5 (lima) sub-sektor ekonomi prioritas. Selama 3 tahun terakhir, pembiayaan mikro BRI kepada sektor pertanian selalu mengalami peningkatan dan memberi kontribusi hampir 20 persen terhadap nasional”, ungkap Supari.

Selama masa pandemi covid-19 yang dimulai sejak Maret 2020, tidak menyurutkan BRI untuk semakin meningkatkan kontribusinya ke sektor pertanian. Supari mengungkapkan, sektor pertanian menjadi salah satu sektor pertumbuhan BRI di masa pandemi.

Oleh karena, itu seluruh infrastruktur yang relevan dilakukan penataan kembali untuk semakin dapat memberi ruang akses kepada pelaku usaha mikro sektor pertanian. Upaya itu, pertama diwujudkan dengan mendekatkan 28.000 mantri sebagai ujung tombak pemberdayaan BRI pada ekosistem desa.

Kedua, peningkatan berbagai program pemberdayaan klaster yang meliputi literasi dasar, bisnis & digital. Tercatat telah ada 10.000 klaster dan 4.700 klaster diantaranya adalah klaster pertanian.

Fenomena Pertumbuhan Sektoral Selama Pandemi

Supari menyoroti bahwa dalam kondisi pandemi terdapat fenomena terjadinya perubahan postur pertumbuhan sektoral yang sebelumnya didominasi oleh sektor perdagangan bergeser ke sektor yang lain, terutama sektor pertanian.

Ia menambahkan bahwa sepanjang masa pandemi, sektor pertanian terbukti bertahan dan justru mengalami pertumbuhan yang signifikan. “Perseroan memiliki komitmen untuk terus mendorong peningkatan produksi sektor pertanian melalui pembiayaan dan pemberdayaan kepada pelaku usaha di bidang pertanian,” lanjutnya.

Disamping mengubah postur pertumbuhan sektoral, juga terdapat indikasi berdampak kepada perubahan landscape kapasitas produksi, dalam pendekatan pembiayaan, antara Jawa & luar Jawa. Pulau Jawa terindikasi semakin kuat dengan intensifikasinya & luar Pulau Jawa terdapat perluasan sentra-sentra produksi pertanian.

Dilihat dari sub-sektor berdasarkan komoditas, juga terjadi indikasi penguatan pada komoditas – komoditas strategis, tercatat trend alokasi pembiayaan yang tumbuh signifikan dari tahun 2019 sampai dengan semester I – 2021 sebesar 47,7 persen.

Strategi BRI Dorong Pertumbuhan Komoditas Unggulan Baru

Strategi penyaluran pembiayaan BRI selama masa pandemi juga memunculkan potensi pertumbuhan komoditas unggulan baru dan hal ini bisa menjadi indikasi betapa masih besarnya potensi sektor pertanian berkembang untuk semakin mendukung kemandirian pangan.

Mengingat modal kerja merupakan salah satu unsur utama di sektor pertanian, upaya meningkatkan akses pembiayaan menjadi penting. Untuk itu, percepatan dan perluasan akses pembiayaan melalui ekosistem pertanian diharapkan dapat memitigasi risiko, baik secara individu maupun kelompok atau kita kenal dengan istilah klaster.

Pemberdayaan Pola Klaster

Supari menambahkan bahwa pola pendekatan kelompok/klaster terbukti mampu meningkatkan peran kelembagaan dengan nuansa kearifan lokal. Strategi pengembangan klaster binaan BRI sendiri diarahkan pada 3 hal.

Pertama, peningkatan produktivitas, lebih dari 6.000 pemberdayaan berupa pelatihan serta bantuan sarana produksi untuk peningkatan kapasitas dan produktivitas.

Kedua, peningkatan akses pasar, melalui inovasi dan kolaborasi, selain menciptakan berbagai payment tools, BRI menggandeng berbagai mitra, mulai dari penyedia platform blockchain hingga yang berkecimpung dalam bidang e-commerce.

Selain itu, kegiatan kurasi dan business matching (BRILIANPRENEUR) pun rutin dilakukan dalam rangka menjembatani pelaku UMKM mampu mengakses pasar Internasional. Tahun 2020 yang lalu, didapat 74 kontrak pembelian dengan total dealing amount sebesar US$ 57,5 juta.

Ketiga, peningkatan kualitas dan nilai tambah (value added) seluruh pelaku ekosistem bisnis yang terhubung dalam rantai nilai (perusahaan, petani, kelompok tani, pengumpul, pengolah, pedagang, pasar). Kegiatan pemberdayaan BRI tersebut, juga diarahkan kepada 8 klaster komoditas yang menjadi concern Kementerian BUMN RI.

“Sejalan dengan Kementerian BUMN RI, BRI konsisten mendukung peningkatan produksi komoditas unggulan melalui pemberdayaan klaster. Hal ini sebagai wujud nyata dukungan kepada Pemerintah untuk mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan nasional,” ungkapnya.

Untuk menciptakan sebuah ekosistem bisnis pertanian yang terintegrasi diperlukan kolaborasi dari berbagai pemegang kepentingan (stakeholders).

“Ekosistem ini sendiri memegang peranan penting dalam menjamin business process, dari hulu sampai ke hilir. Dalam menjamin berjalannya rantai bisnis tersebut, konsolidasi klaster melalui platform teknologi dapat membangun nilai tawar kepada para pelaku usaha untuk terlibat di dalamnya, dari penyedia teknologi budidaya pertanian, pemasaran yang terkoneksi dengan dengan off taker hingga produksi pasca panen dengan diversifikasi produk,” pungkas Supari.

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
download intex firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
Tags: bank bribank rakyat indonesiaCobisnisumkm

Related Posts

Kemenag Catat Toleransi Gen Z Paling Tinggi di Atas Generasi Lain

Kemenag Catat Toleransi Gen Z Paling Tinggi di Atas Generasi Lain

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Agama mencatat Generasi Z memiliki tingkat toleransi beragama paling tinggi dibanding generasi lainnya di Indonesia. Temuan...

Pria Tergemuk di Dunia Wafat di Usia 41 Tahun Akibat Infeksi Ginjal

Pria Tergemuk di Dunia Wafat di Usia 41 Tahun Akibat Infeksi Ginjal

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Juan Pedro Franco, pria asal Meksiko yang pernah tercatat sebagai manusia dengan obesitas terberat di dunia, meninggal...

Purbaya Sebut Ada Dana Rp 399 T untuk Belanja Negara Awal 2026

Purbaya Sebut Ada Dana Rp 399 T untuk Belanja Negara Awal 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan posisi kas pemerintah hingga akhir 2025 mencapai sekitar Rp 399 triliun....

Pemerintah Tahan Tarif Listrik, PLN Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

Pemerintah Tahan Tarif Listrik, PLN Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memutuskan tarif listrik periode Januari–Maret 2026 tidak mengalami kenaikan. Keputusan ini diambil untuk menjaga daya beli...

Indonesia Puncaki Daftar Negara Paling Optimistis Hadapi 2026

Indonesia Puncaki Daftar Negara Paling Optimistis Hadapi 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia menempati peringkat pertama sebagai negara dengan tingkat optimisme tertinggi di dunia untuk tahun 2026. Tingkat optimisme...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bank Mandiri Pertegas Peran BUMN Peduli, Dukung Pembangunan Huntara Danantara di Aceh Tamiang

Bank Mandiri Pertegas Peran BUMN Peduli, Dukung Pembangunan Huntara Danantara di Aceh Tamiang

January 2, 2026
Indonesia Puncaki Daftar Negara Paling Optimistis Hadapi 2026

Indonesia Puncaki Daftar Negara Paling Optimistis Hadapi 2026

January 2, 2026
Tak Semua Negara Rayakan 1 Januari sebagai Tahun Baru

Tak Semua Negara Rayakan 1 Januari sebagai Tahun Baru

January 2, 2026
Ukraina Klaim Rusia Kehilangan Lebih dari 400 Ribu Personel Sepanjang 2025 Demi Kuasai 0,8 Persen Wilayah

Ukraina Klaim Rusia Kehilangan Lebih dari 400 Ribu Personel Sepanjang 2025 Demi Kuasai 0,8 Persen Wilayah

January 3, 2026
Perkuat Transparansi dan Keamanan, IDNGOLD Gandeng CertiK serta Resmi Masuk DEX

Seminar Natal Nasional 2025 Soroti Ketahanan Keluarga di Tengah Tekanan Kota Metropolitan

January 3, 2026
Perkuat Transparansi dan Keamanan, IDNGOLD Gandeng CertiK serta Resmi Masuk DEX

Perkuat Transparansi dan Keamanan, IDNGOLD Gandeng CertiK serta Resmi Masuk DEX

January 3, 2026
Demam Olahraga Robot Di China Berpotensi Hadirkan Robot Humanoid Ke Rumah Tangga

Demam Olahraga Robot Di China Berpotensi Hadirkan Robot Humanoid Ke Rumah Tangga

January 3, 2026
Raja Mobil Listrik Dunia Berganti, Bukan Lagi Tesla

Raja Mobil Listrik Dunia Berganti, Bukan Lagi Tesla

January 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved