• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, March 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Biaya Kereta Cepat Jepang Tembus Rp 1.200 Triliun, Ini Alasannya

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 5, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Biaya Kereta Cepat Jepang Tembus Rp 1.200 Triliun, Ini Alasannya

JAKARTA, Cobisnis.com – Jepang emang gak main-main kalau soal teknologi transportasi. Pembangunan kereta cepat di Negeri Sakura, alias Shinkansen, ternyata butuh biaya fantastis bahkan bisa tembus sampai Rp1.200 triliun untuk satu proyeknya.

Rata-rata, biaya pembangunan kereta cepat di Jepang mencapai ¥7 miliar sampai ¥10 miliar per kilometer atau sekitar Rp700 miliar – Rp1 triliun per km. Angka ini termasuk pembangunan rel ganda, sistem kelistrikan, keamanan, dan teknologi presisi yang jadi ciri khas Jepang.

Tapi biaya segede itu bukan tanpa alasan. Jepang harus membangun jalur di medan yang sulit, dengan lebih dari 30 persen jalur berupa terowongan dan jembatan raksasa. Belum lagi, wilayahnya padat penduduk, bikin biaya pembebasan lahan ikut melonjak.

Salah satu contoh paling mahal adalah proyek Chūō Shinkansen (Tokyo–Nagoya). Jalur sepanjang 285 km itu menelan dana lebih dari ¥11 triliun atau sekitar Rp1.200 triliun, karena 80 persen rutenya lewat bawah tanah dan pakai teknologi levitasi magnetik (maglev).

Maglev sendiri bukan kereta biasa. Teknologi ini bikin kereta “melayang” di atas rel tanpa gesekan, jadi kecepatannya bisa tembus lebih dari 500 km per jam. Tapi, ya itu tadi, biaya konstruksinya gila-gilaan karena infrastruktur dan sistemnya super kompleks.

Sementara itu, jalur Tōkaidō Shinkansen (Tokyo–Osaka) yang dibangun tahun 1960-an menelan biaya sekitar ¥380 miliar saat itu, atau setara puluhan triliun rupiah kalau disesuaikan dengan inflasi sekarang. Jalur ini jadi tonggak awal revolusi transportasi Jepang.

Meski mahal, proyek kereta cepat ternyata jadi penggerak ekonomi besar di Jepang. Selain menyerap ribuan tenaga kerja, Shinkansen juga mendorong pertumbuhan bisnis di sekitar stasiun, dari hotel sampai pusat belanja.

Bahkan, kehadiran kereta cepat terbukti meningkatkan produktivitas antarwilayah dan mempercepat arus bisnis. Efeknya, ekonomi lokal ikut hidup dan nilai properti naik drastis di kota-kota yang terhubung.

Kalau dibandingin dengan proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung di Indonesia yang menelan biaya sekitar Rp113 triliun untuk 142 km, Jepang memang lebih mahal per kilometernya. Tapi di sisi lain, teknologi dan keamanan yang ditawarkan juga beda level.

Pada akhirnya, Shinkansen bukan cuma alat transportasi, tapi juga simbol efisiensi, disiplin, dan inovasi Jepang. Meskipun biayanya bikin kaget, hasilnya jelas: kereta cepat Jepang masih jadi salah satu yang terbaik dan paling aman di dunia.

Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
download huawei firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
Tags: CobisnisInfrastrukturjepangkereta cepatPebisnismudaTransportasi

Related Posts

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat mulai mengevaluasi strategi militernya setelah menghadapi efektivitas serangan murah yang digunakan Iran dalam konflik terbaru....

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memastikan harga BBM subsidi tetap stabil per 1 April 2026, sementara harga BBM nonsubsidi masih dalam...

Konflik Memanas AS Hantam Isfahan Iran Balas Serang Kapal Minyak Bernilai Triliunan

Konflik Memanas AS Hantam Isfahan Iran Balas Serang Kapal Minyak Bernilai Triliunan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Serangan ke fasilitas nuklir Iran di Isfahan yang diduga dilakukan Amerika Serikat memicu eskalasi konflik. Iran langsung...

Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Timteng terhadap Haji 2026, Ini Rencananya

Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Timteng terhadap Haji 2026, Ini Rencananya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah menyiapkan sejumlah skenario penyelenggaraan haji 2026 di tengah konflik Timur Tengah. Fokus utama diarahkan pada keamanan...

Clara Shinta Blak-blakan Soal Suami: Nafkah Nihil, Rumah-Listrik Ditanggung Sendiri

Clara Shinta Blak-blakan Soal Suami: Nafkah Nihil, Rumah-Listrik Ditanggung Sendiri

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Clara Shinta mengungkapkan kekecewaannya terhadap suami, Muhammad Alexander Assad, yang disebutnya tidak pernah memberi nafkah. Ia menilai...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ini Daftar Tarif  Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

Ini Daftar Tarif Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

March 31, 2026
Memahami Masa Tunggu Asuransi Kesehatan, Ini Panduan untuk Nasabah

Memahami Masa Tunggu Asuransi Kesehatan, Ini Panduan untuk Nasabah

March 30, 2026
Ganjil Genap Jakarta Hari Ini (30 Maret 2026): Berlaku atau Ditiadakan?

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini (30 Maret 2026): Berlaku atau Ditiadakan?

March 30, 2026
RUPST 2026, WOM Finance Catat Kinerja Positif dan Setujui Perubahan Pengurus

RUPST 2026, WOM Finance Catat Kinerja Positif dan Setujui Perubahan Pengurus

March 30, 2026
AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

March 31, 2026
Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

March 31, 2026
Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

March 31, 2026
KAI Logistik Operasikan Container Yard 2 Merapi , Perkuat Akselerasi Distribusi Energi Nasional hingga 3 Juta Ton per Tahun

KAI Logistik Operasikan Container Yard 2 Merapi , Perkuat Akselerasi Distribusi Energi Nasional hingga 3 Juta Ton per Tahun

March 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved